Seperti yang kita tahu, file iso Ubuntu sudah bisa didownload bahkan sebelum versi final dikeluarkan. Ini karena iso ubuntu yang masih berstatus Development Release dirilis setiap tahap perkembangannya, misalnya Alpha 1, Alpha 2, Beta 1, Beta 2, RC (Release Candidate) dan seterusnya, orang-orang bisa mendownload dan mencobanya sehingga perkembangannya bisa dipantau, misalnya jika ada bug dilaporkan untuk difix, atau penambahan/pengurangan fitur dan lain sebagainya.

Sekarang pertanyaannya adalah, jika misalnya Anda sudah mendownload file iso Ubuntu yang masih berstatus Alpha lalu esoknya versi Beta sudah dirilis, apa yang akan Anda lakukan dengan file iso Alpha tersebut? apakah Anda akan mendowload versi Beta lagi, lalu mendownload versi RC ketika sudah dirilis? Jika ya, pasti isi harddisk Anda sekarang sudah dipenuhi dengan file iso Ubuntu yang satu file bisa mencapai 700 MB.

Untuk mencegah penumpukan file iso Anda harus mencoba zsync. Zsync adalah sebuah program yang mengupdate file iso lama dengan cara mendownload perubahan/pembaruannya saja tanpa harus mendownload keseluruhan file iso dari awal.

Misalnya, Anda mendownload Ubuntu Natty Beta 2 hari ini, lalu 2 hari kemudian versi Final dirilis, maka hanya dengan file iso yang lama (Beta 2) Anda bisa mengupdatenya menjadi Ubuntu Natty Final tanpa mendownload satu file iso secara utuh, menggunakan zsync.

Install Zsync

Jalankan perintah berikut:

Lalu ubah direktori di mana Anda menyimpan file iso Ubuntu yang akan diupdate, misalnya jika sebelumnya Anda sudah mendownload file saucy-desktop-i386.iso dari sini, buka kembali link itu dan cari file saucy-desktop-i386.iso.zsync atau saucy-desktop-amd64.iso.zsync seperti ini:

Ubuntu Daily Build

Kemudian klik-kanan dan Copy Link Location atau Copy Link Address. Buka Terminal lalu:

Catatan:
Anda harus menjalankan perintah di atas di dalam direktori yang berisi file iso lama yang akan diupdate

Selain itu, ada pula versi GUI dari Zsync. Zsync gui adalah sebuah script zenity yang menampilkan gui untuk zsync, dibuat oleh girha.

Tampilan dari zsync gui:

Cara pakai zsync GUI:
Copy link dari file iso yang berekstensi.zsync dan paste ke message box lalu OK. Jika pada folder tujuan sudah ada file iso Ubuntu yang lama, maka file iso tersebut akan terupdate, tetapi jika belum ada maka zsync akan mendownload keseluruhan file iso Ubuntu tersebut.

Sumber:
[Ask Ubuntu]