Bergabung ke forum-forum diskusi yang membahas tentang Linux dan distro-distro nya membantu saya dalam mengenali tipe-tipe pengguna Linux. Dan dari semua pengguna Linux, ada tipe yang cukup menjengkelkan kalau kita sampai bertemu dengannya.

Anti Windows

Tipe pengguna seperti ini kadang sangat berlebihan kalau membahas tentang Windows dan Linux. Mereka tidak hanya tersinggung kalau ada orang yang berkata-kata jelek tentang Linux, tetapi mereka juga tersinggung kalau ada orang yang membicarakan hal yang baik-baik tentang Windows.

Anti Ubuntu

Hampir sama dengan si Anti Windows, tetapi pengguna tipe ini lebih fokus ke Ubuntu. Ubuntu adalah distro Linux yang banyak dikritik orang tetapi juga banyak yang menyukainya. Umumnya mereka berpikir bahwa mereka lebih unggul daripada pengguna Ubuntu karena mereka menggunakan distro Linux yang lebih “berat” seperti Arch, Slackware, Gentoo, dll. Mereka juga menganggap kalau pengguna Ubuntu adalah orang-orang malas karena Ubuntu itu terlalu “gampang” dibanding distro lainnya.

Evangelists Ekstrim

Evangelists itu bisa juga disebut dengan tukang promosi. Blog atau forum yang membahas tentang Linux dan distro-distro nya adalah salah satu bentuk promosi, termasuk blog ini :P. Saya dan semua pemilik blog yang bertema Linux pasti menjadikan blognya sebagai ajang promosi untuk menyebarkan Linux ke masyarakat. Tapi, ada beberapa orang yang cukup “ekstrim”. Mereka sangat mendukung semua yang free (freedom) dan gratis dan sangat menentang yang tidak gratis dan tidak free. Dan itu semua mereka lakukan karena ingin memaksa orang lain memahami cara berpikir mereka, atau bisa jadi karena mau show-off pengetahuan mereka.

Tukang komplain/mengeluh

Ini yang paling menjengkelkan. Mereka memang menggunakan Linux, tapi mereka selalu mengeluh dan komplain karena beberapa hal yang tidak sesuai dengan keinginan mereka. Mereka selalu berharap untuk dibantu dan selalu mau dimengerti. Yang penting, semua program harus berjalan sesuai dengan keinginan mereka, kalau tidak maka mereka akan segera mengeluh. Yang paling umum adalah, “kenapa tidak bisa install program …?”, “Kenapa modem susah sekali konek di Linux?”, atau “Kenapa Ubuntu tidak bisa putar MP3?” dan masih banyak keluhan lainnya. Parahnya, kebanyakan yang mereka tanyakan/keluhkan itu adalah pertanyaan dasar yang solusinya bisa didapatkan dengan sedikit usaha saja.

Pengguna tidak jelas/samar-samar

Pengguna tipe ini biasanya tidak lama bertahan dalam menggunakan Linux. Mereka tidak mau repot-repot belajar Linux, mereka maunya semua yang mereka butuhkan di Linux sudah tersedia secara instant. Mereka tidak mau repot memperbaiki kerusakan, maunya selalu dibantu orang lain padahal semua yang dibutuhkan untuk belajar Linux sudah lengkap. Dan biasanya mereka juga menghindari yang namanya console atau Terminal.

Pengguna tipe ini juga tidak kalah menjengkelkannya dengan tukang komplain. Mereka sering meminta bantuan kepada orang lain, tapi bagaimanapun besarnya bantuan orang lain tsb, mereka tetap saja cepat menyerah kepada Linux, tanpa menghargai usaha dari orang yang sudah mau repot-repot membantunya. Percayalah, membantu pengguna Linux yang tipenya seperti ini hanya buang-buang tenaga dan waktu saja.

Sumber:
[Linuxaria]