Apple akan mengumumkan iPad 3 pada 7 Maret

iPad 3
Apple akan menggelar sebuah event untuk memperkenalkan generasi terbaru dari iPad. Acara ini rencananya akan berlangsung pada hari Rabu 7 Maret 2012 pukul 10 pagi waktu setempat (San Francisco).
Belum ada kepastian apa saja fitur-fitur terbaru dari generasi iPad terbaru, tetapi satu yang sudah diyakini adalah “iPad 3” akan memiliki layar resolusi tinggi atau yang disebut dengan Retina Display dan prosesor yang lebih cepat dari sebelumnya.
Continue reading “Apple akan mengumumkan iPad 3 pada 7 Maret”

Linux USB Creator untuk Mac

Linux USB Creator
Linux USB Creator adalah salah satu program untuk membuat LiveUSB/bootable usb untuk distro-distro Linux yang khusus berjalan di sistem operasi OS X. Linux USB Creator dibuat oleh Henry Mound sebagai alternatif dari UNetbootin.

I have tried this on almost all the computers in the Apple Store and it works perfectly. Its completely free and if anybody is having trouble booting from a USB on a mac you can download the application at penguintosh.com.

Continue reading “Linux USB Creator untuk Mac”

Sejarah dan perkembangan toko aplikasi mobile (Infographic)

Mobile App Stores
App Store di launching pada tanggal 10 Juli 2008 dengan aplikasi yang tersedia sebanyak 500 buah. Android Market di launching pada 22 Oktober sedangkan Ovi Store milik Nokia di rilis secara resmi (internasional) pada 26 Mei 2009. Itu adalah beberapa informasi tentang toko aplikasi mobile dari beberapa platform teratas, untuk mengetahui lebih lengkap silakan lihat infographic di bawah ini.
Continue reading “Sejarah dan perkembangan toko aplikasi mobile (Infographic)”

Samsung memperkenalkan Galaxy Tab 2

BGR:

Samsung on Sunday unveiled the Galaxy Tab 2 (10.1) from Mobile World Congress in Barcelona, and it’s definitely not the high-definition tablet we’ve been waiting for ever since BGR revealed the device in December.

In summation it’s a Galaxy Tab 10.1 with Ice Cream Sandwich and a slightly modified case.

Samsung akan merilis Galaxy Tab versi HD? Kayaknya bukan dalam waktu dekat ini, soalnya Samsung harus menunggu Apple merilis iPad 3 dulu supaya ada yang bisa di copy.

Why is Apple catching so much heat?

Apple workers
Pekerja sedang merakit dan memeriksa kualitas pada layar MacBook Pro

KOMPAS:

Kerja lembur berlebihan tanpa hari libur dalam seminggu, tinggal berjejal dalam asrama yang penuh sesak, serta berdiri terlalu lama sehingga kaki bengkak dan nyaris tidak bisa berjalan setelah kerja shift selama 24 jam. Itulah kehidupan sejumlah buruh yang mengaku bahwa mereka berkerja di pusat-pusat pabrik Apple di China.

Beberapa hari terakhir ini pemberitaan tentang buruh di China yang nasibnya memburuk . Pertanyaan saya, mengapa cuma Apple yang disorot?
Continue reading “Why is Apple catching so much heat?”

Penyebab iPhone 4S lebih boros data

iPhone 4S lebih boros data dibanding iPhone generasi sebelumnya dan penyebab utamanya adalah Siri, berdasarkan tulisan yang dimuat di Tekno KOMPAS:

Vendor teknologi telekomunikasi, Arieso, melaporkan bahwa iPhone 4S mengonsumsi data dua kali lebih banyak dibandingkan iPhone 4. Arieso mengklaim penyebabnya adalah aplikasi Siri.
Dalam laporan yang dikutip CNN, penggunaan data pada iPhone 4S dua kali lebih banyak dibandingkan iPhone 4 dan tiga kali lebih banyak dibanding iPhone 3G. Sementara iPhone 4 hanya mengonsumsi 1,6 kali lebih tinggi dibanding iPhone 3G.

Oh please, memangnya perbedaan antara iPhone 3G, iPhone 4 dan iPhone 4S hanya pada Siri saja? Saya rasa kita tidak perlu bantuan seorang analis atau insinyur untuk mengetahuinya.
Siri memang butuh koneksi internet agar bisa merespon dan memberi jawaban dari penanya, tapi Siri bukan satu-satunya alasan mengapa pengguna iPhone 4S lebih banyak menggunakan data.
Berdasarkan laporan Ars Technica, tugas-tugas yang diberikan kepada Siri seperti, menghidupkan alarm, membuat janji, dan mencari nomor telepon membutuhkan data sekitar 220 KB, atau kalau dirata-ratakan sekitar 36.7 KB per query. Penggunaan data pun bervariasi, tergantung tingkat kesulitannya.

We performed six tasks that would be considered to be local tasks. These queries included things like, “Set an alarm for 3 hours from now,” “Make an appointment for 2pm on Friday” (and then telling Siri to cancel the task), “Remind me to file expense reports when I get home,” and “What is the contact info for Ars Technica?”
These tasks added up to a total of 220KB of data usage, or an average of 36.7KB per query. The actual numbers ranged from 60KB down to 18KB, and we believe this is correlated to the complexity of the specific query and language we used to perform it.

Dan kalau Anda menggunakan Siri sebanyak 2 sampai 3 kali dalam satu hari dengan rata-rata 63 KB per query, maka penggunaan data Anda mungkin sebanyak 126 Kb hingga 189 KB perhari, atau sekitar 3.7 MB hingga 5.5 MB perbulan. Untuk penggunaan Siri sebanyak 10 sampai 15 kali perhari, maka penggunaan data Anda mungkin sekitar 630 KB hingga 945 KB perhari atau 18.5 MB hingga 27.7 MB perbulan.

If you use Siri 2-3 times per day at an average of 63KB per instance, you might expect to use 126KB to 189KB per day, or 3.7 to 5.5MB per month. For 4-6 times a day, that might come out to 252KB to 378KB per day, or 7.4 to 11MB per month. If you use it 10-15 times per day, you might end up using 630KB to 945KB per day, or 18.5 to 27.7MB per month.

Pemakaian 27 MB perbulan untuk smartphone itu masih wajar menurut saja, untuk mendownload data >50 MB perbulan pun semua smartphone bisa, apalagi aplikasi yang tersedia di App Store ukurannya bisa lebih dari 10 MB per aplikasi.
Lalu selain Siri, apalagi yang bisa membuat pengguna iPhone 4S lebih boros data? Ya, apalagi kalau bukan kameranya.
Resolusi kamera iPhone 4 lebih tinggi dari iPhone 3GS (5 Mp vs. 3.2 Mp), dan resolusi kamera iPhone 4S lebih tinggi lagi, yaitu 8 Mp. Sebagai contoh, hasil kamera dari iPhone 4 adalah sekitar 2.2 MB – 3 MB sedangkan hasil kamera dari iPhone 4S sekitar 3.3 MB – 3.5 MB. Hasil foto yang lebih besar berarti memakan banyak data.
Seandainya spec kamera dari iPhone 4 dan iPhone 4S tidak berbeda saya rasa tidak akan ada istilah “lebih boros data“.

Adobe meninggalkan Linux

Flash
Adobe akan menghentikan pengembangan Flash Player (plugin) versi Linux, begitu Flash Player versi 11.2 dirilis.
Adobe:

For Flash Player releases after 11.2, the Flash Player browser plugin for Linux will only be available via the “Pepper” API as part of the Google Chrome browser distribution and will no longer be available as a direct download from Adobe. Adobe will continue to provide security updates to non-Pepper distributions of Flash Player 11.2 on Linux for five years from its release.

Seperti yang dijelaskan oleh Adobe, Pepper ini adalah sebuah API, dan begitu versi berikut dari Flash Player 11.2 dirilis (misalnya 11.2.5, 11.3, dst) maka Flash Player hanya akan tersedia via Pepper yang sudah menjadi satu dengan Google Chrome. Adobe tidak lagi menyediakan plugin flash yang didownload langsung seperti sebelumnya. Kalau mau melihat konten flash di Linux, maka Anda harus menggunakan browser Google Chrome.

Because of this work, Adobe has been able to partner with Google in providing a “Pepper” implementation of Flash Player for all x86/64 platforms supported by the Google Chrome browser. Google will begin distributing this new Pepper-based Flash Player as part of Chrome on all platforms, including Linux, later this year.

Jadi menurut Adobe, Pepper ini lebih mudah diimplementasikan. Saya sendiri sudah menjadikan Google Chrome sebagai browser utama dan Firefox sebagai browser cadangan sejak memakai Ubuntu 10.04. Tapi kita tunggu saja reaksi dari pengguna Linux lainnya.