Apple workers

Pekerja sedang merakit dan memeriksa kualitas pada layar MacBook Pro

KOMPAS:

Kerja lembur berlebihan tanpa hari libur dalam seminggu, tinggal berjejal dalam asrama yang penuh sesak, serta berdiri terlalu lama sehingga kaki bengkak dan nyaris tidak bisa berjalan setelah kerja shift selama 24 jam. Itulah kehidupan sejumlah buruh yang mengaku bahwa mereka berkerja di pusat-pusat pabrik Apple di China.

Beberapa hari terakhir ini pemberitaan tentang buruh di China yang nasibnya memburuk . Pertanyaan saya, mengapa cuma Apple yang disorot?

CNET:

Apple may be the poster child for manufacturing abroad, but HP also uses Foxconn heavily. Analysts estimate that Apple will be roughly 40 percent of Foxconn’s revenue in 2012. Hewlett-Packard is about 25 percent, according to Fubon Research. No one is writing about HP, though, even though its supply chain report reads just like Apple’s. Every electronic device you have on you right now goes through China.

Apple bukanlah satu-satunya perusahaan besar yang mempunyai pabrik di China. Tahu kan Foxconn? Foxconn juga membuat produk untuk Acer, Amazon, Cisco, Dell, HP, Intel, Microsoft, Nintendo, Nokia, Sony, Toshiba dan juga Samsung. Tetapi karena Apple adalah yang teratas, maka Apple lah yang paling mengundang perhatian.

NYTimes:

Apple is not the only electronics company doing business within a troubling supply system. Bleak working conditions have been documented at factories manufacturing products for Dell, Hewlett-Packard, I.B.M., Lenovo, Motorola, Nokia, Sony, Toshiba and others.

Apple adalah sasaran empuk pemberitaan media. Orang-orang lebih mau membaca berita tentang Apple (apalagi Apple haters dan sekutunya) daripada membaca berita-berita dari perusahaan kecil. Orang-orang yang membenci Apple akan mencari cara agar Apple terlihat buruk. Kalau Anda mengatakan pada orang-orang tersebut kalau masalahnya bukan pada Apple, tetapi karena sistem yang rusak, maka mereka akan segera menyebut Anda sebagai fanboy.

Orang-orang sebaiknya berhenti berfokus kepada Apple, mulailah berfokus ke persoalan yang sebenarnya tentang bagaimana industri manufaktur di China bekerja.

Gandhi:

Serng terjadi ini kesalahan perusahaan lokal, Apple datang bilang mrk perlu membuat jtaan HP setahun, perusahaan lokal manggut2 bilang bisa. Yah Apple gak banyak peduli sampe sekarang terbukti, mrk gak bikin tiga-gelombang buruh (kerja max 8jam sehari dll), malah cuma 2-gelombang aka satu buruh kerja 12jam non-stop. Yang jelek namanya Apple, dan mrk bakal ganti vendor kalo begini.

:)

Frino Firdaus:

Jadi berpikir ulang mau beli smartphone Apple… Kebayang darah dan keringat yg dikorbankan pekerja itu..

Kalau begitu sekalian jangan beli produk dari Acer, Dell, HP, Intel, Microsoft, Nokia dan Samsung. Setuju?

Referensi:
[Wikipedia]
[NYTimes]