Instagram - Android

Pengguna Android yang berubah menjadi hijau karena iri setiap kali melihat pengguna iPhone mengupload foto ke #Twitter melalui Instagram akhirnya bisa kembali ke warna aslinya (eh warna aslinya apa ya? saya lupa :P) dan bersantai, karena aplikasi Instagram untuk Android sudah tersedia.

Sama dengan versi iOS nya, Instagram untuk Android tersedia secara gratis dan bisa didownload langsung dari Google Play Store (sebelumnya bernama Android Market). Harap dicatat bahwa untuk dapat menginstall Instagram pada smartphone Android Anda versi Androidnya harus versi 2.2 atau yang lebih terbaru.

Instagram bukan hanya sekedar aplikasi untuk manipulasi foto saja, Instagram lebih daripada itu. Mungkin sudah ada banyak aplikasi sejenis yang jauh lebih baik daripada Instagram yang tersedia di App Store atau Google Play Store, tetapi tidak ada yang menandingi kepopuleran Instagram.

Apa yang membuat Instagram begitu populer? Instagram adalah gabungan dari aplikasi berbagi foto dan juga jejaring sosial. Di Instagram kita bisa mention teman (kalau upload ke Twitter), bisa follow orang-orang terkenal, join ke komunitas fotografi khusus smartphone, dan… ehem, pamer cups Starbukcs. Singkatnya, Instagram adalah Twitter + Flickr.

“Instagram for Android effect” adalah sebuah fenomena saat Instagram mempertemukan jutaan pengguna iDevice dengan pengguna Android yang “terlambat datang ke pesta” dalam satu jejaring sosial.

Efeknya?

  1. Instagramer “senior” akan panen follower
  2. Instagram

    Jangan sombong, bukannya kalian (Instagramer) akan senang kalau punya teman baru dan follower yang bertambah setiap hari? So, nikmati sajalah. Kalau Instagramer iOS bisa tekan shutter-pake filter-upload, Instagramer Android juga bisa.

  3. Banyaknya benda-benda tidak penting yang berkeliaran di Twitter/Facebook
  4. Instagramer iOS juga bisa (bahkan banyak) menghasilkan foto-foto annoying ini, tapi bertambahnya user dari kalangan pengguna Android malah akan memperparah keadaan ini. Kalau Anda sering mengupload foto-foto sembarangan ke Facebook, jangan kaget kalau nanti Akan di unfriend oleh teman Anda. Anda boleh sebut saya orang yang tidak tau seni fotografi, tapi please, saya sudah bosan melihat foto-foto sampah berkeliaran di timeline saya.

  5. Hashtag tak berujung
  6. Karena Instagram itu adalah jejaring sosial, maka belum lengkap rasanya kalau kita mengupload foto tanpa memberinya hashtag (#inihashtag) alias kata kunci alias label alias aksesoris. Misalnya saja #iphoneography #instagram #iphonesia #photooftheday #iphonegraphy #picoftheday #apaajayangpentingramai.

    Logikanya, semakin banyak pengguna Instagram berarti hashtag yang muncul di Twitter akan semakin banyak pula (maklum, upload foto dari Instagram ke Twitter mudah sekali). Ini berarti timeline di Twitter akan dibanjiri hashtag-hashtag yang kadang-kadang kurang penting, kadang sama sekali tidak menggambarkan makna dari objek atau foto yang diupload.

    Buat yang barusan mencoba Instagram, sebaiknnya Anda menuliskan hashtag pada kolom komentar di foto, jangan di judulnya. Kalau nulis hashtagnya di judul maka hashtag nya akan terposting ke Twitter, bisa-bisa follower Anda berkurang.

    Kalau dulu Instagram hanya eksklusif di iOS saja sekarang ceritanya lain lagi. Kalau dulu hashtag nya selalu yang berbau-bau iPhone (device utama Instagramer iOS) maka nanti mungkin bau-baunya hashtag nya lain lagi. Smartphone yang dominan di dunia Instagram (dulu) adalah iPhone, jadi setiap ada yang share fotonya ke Twitter maka sudah bisa dipastikan kalau fotonya diambil dari iPhone, walaupun mungkin sebagian ada yang ambil foto dengan iPod touch 4G. Oleh karena itu, jarang ada yang pasang hashtag #ios atau #iphone, #iphone3g #iphone4 karena sudah jelas fotonya diambil dengan iPhone. Tapi bagaimana setelah pengguna Android bergabung? saya bisa pastikan kalau hashtag will never be the same again. Kenapa? jelas, smartphone yang menjalankan Android bukan hanya satu seperti iPhone pada iOS.

    #instagram #samsung #galaxy #picoftheday #gtab #galaxys2 #android #gnote #galaxynote #htcone #droid adalah contoh kecil, masih banyak yang menanti dimasa depan.

  7. Bagi-bagi “pin” di Twitter
  8. Ada sekitar 800 ribu lebih smartphone Android yang diaktivasi setiap harinya. Cukup 10 persen yang menginstall Instagram akan membuat Twitter dipenuhi dengan orang-orang yang tukaran username Instagram.

Saya rasa sekian dulu cerita saya, kalau ada yang terbaru pasti akan saya tambahkan :D.