Media Indonesia:

Mereka ternyata tidak mengunduh Instagram dari Google Play Store, melainkan dari sebuah situs berbahasa Rusia. “Berdasarkan hasil tes yang kami lakukan, aplikasi palsu tersebut tidak 100% dapat meniru Instagram karena tidak bisa menemukan jaringan operator yang digunakan untuk mendapatkan keuntungan dari layanan SMS,” jelas juru bicara Sophos.

Ini peringatan buat pengguna Android; Jangan keseringan mendownload aplikasi yang sumbernya tidak jelas. “Open” bukan berarti boleh mendownload dari mana saja. Google Play Store saja yang merupakan toko resmi bisa dimasuki aplikasi bervirus, apalagi toko yang tidak resmi.