Linus Torvalds:

End result: extensions.gnome.org may be a really cool idea, but it seems to have some serious usability problems in practice. And the whole gnome3 approach of “by default we don’t give you even the most basic tools to fix things, but you can hack around things with unofficial extensions” seems to be a total UX failure.

Bagaimanapun juga saya setuju dengan Linus. Saya memang sempat jatuh cinta dengan GNOME 3 aka GNOME 3 Shell sewaktu pertama kali menginstallnya di Ubuntu 11.10 , tapi itu tidak bertahan lama. Semakin hari saya mulai bosan menggunakannya, selain karena pekerjaan yang sedikit melambat juga karena masalah kompatibilitas extension nya. Akhirnya saya pun balik lagi ke Unity di Ubuntu 12.04 dan tidak lagi menginstall GNOME Shell.

Untungnya bagi pengguna Ubuntu GNOME Shell itu cuma pilihan karena masih ada GNOME Classic dan Unity. Tapi bagaimana dengan pengguna Fedora misalnya yang harus menggunakannya secara default dan tergantung dengan extension? inilah yang dirasakan oleh Linus.