Android adalah sistem operasi mobile paling populer dari Google, dan Ubuntu adalah salah satu sistem operasi non-Windows yang terpopuler dari Canonical. Selain Android, Google juga punya Chrome OS, sistem operasi yang menjalankan Chromebook. Walaupun semua orang sudah tau kalau ketiganya berbasis Linux, namun sayangnya Google maupun Canonical tidak meyebut fakta tersebut.

Pengguna Linux marah, mengapa Google dan Canonical melakukan ini?

Think about it. If you’re a Linux user, what do you think of when you hear “Linux.” You think about stability, security, open-source, flexibility, power, and control. You probably also think about Tux, the Linux penguin.

But, now what do the 95% plus of the population who don’t use Linux directly think about it when they hear “Linux.” They think, hard-to-use, command-line, something that only a techie geek—and I don’t mean that in a fun Big Bang Theory kind of way—could use, never mind enjoy using.

Apakah Anda setuju dengan pernyataan di atas?