*Today I Learned.
Toy Story
Bagi pengguna Linux, terutama pengguna distro Debian dan turunannya (Ubuntu/Linux Mint) mungkin pernah mendengar atau akrab dengan nama Lenny, Squeeze, Wheezy, dan Sid. Mereka adalah codename untuk setiap rilis Debian, sekaligus merupakan karakter-karatker dalam film Toy Story.

Mengapa codename yang diambil berdasarkan karakter dalam film Toy Story? Mari kita simak…

Setelah pengembangan Debian mencapai versi 1.x, Ian Murdock yang memulai proyek Debian sejak Agustus tahun 1993 akhirnya meninggalkan proyek. Ian kemudian menunjuk Bruce Perens sebagai pemimpin berikutnya untuk proyek Debian.

Bruce Perens sendiri baru tertarik pada Debian setelah ia mencoba membuat sebuah distro Linux pada CD yang ia namakan sebagai “Linux for Hams”. Dikarenakan untuk melaksanakan proyeknya tersebut Bruce terpaksa harus mempelajari Debian secara mendalam.

Ian mengungkapkan:

“Bruce was the natural choice to succeed me, as he had been maintaining the base system for nearly a year, and he had been picking up the slack as the amount of time I could devote to Debian declined rapidly.

Setelah mengambil alih kepemimpinan proyek debian dari Ian Murdock, Bruce akhirnya memberikan codename pada rilis Debian sejak versi 1.1 dengan nama Buzz. Sebelum mencapai versi 1.x, Debian belum memiliki codename.

Mengapa Bruce yang saat itu bertindak sebagai pemimpin proyek memberikan codename berdasarkan karakter dari film Toy Story? Jawabannya adalah karena pada saat itu Bruce juga bekerja pada Pixar, studio animasi yang menciptakan film Toy Story.

Gambar:
[Disney Picture]
Referensi:
[Debian Documentation]
[Debian Documentation]