iPhone

Ketika Apple akan memperkenalkan generasi berikut dari iPad 2 orang-orang sudah bisa menduganya, namanya pasti iPad 3. Namun, ternyata perkiraan orang-orang meleset. Generasi ketiga iPad ini bukan disebut “iPad 3” seperti yang seharusnya, tetapi hanya “iPad”, atau “new iPad” (iPad terbaru). Walaupun begitu, orang-orang tetap menyebutnya sebagai “iPad 3” supaya yang mendengarkannya tidak bingung untuk membedakannya dengan generasi pertama.

Lain halnya dengan iPhone. Segera setelah nama iPad terbaru diumumkan, orang-orang lalu berpikir whats next untuk iPhone? Apakah mengadopsi penamaan dari iPad atau tetap terus menggunakan angka dibelakangnya?

Dari undangan yang dikirimkan Apple ke media pers, terlihat jelas angka 12 dengan bayangan “5”. “12” sudah jelas, yaitu tanggal acara diselenggarakan yaitu 12 September. Tapi “5” nya? Apa maksudnya?

Bukan generasi ke-5

iPhone yang diumumkan nanti bukan iPhone generasi ke-5.

iPhone generasi pertama disebut iPhone. Generasi kedua disebut iPhone 3G karena sudah dilengkapi dengan konektivitas 3G. Generasi ketiga disebut iPhone 3GS, yang mana “S” berarti speed, lebih cepat dari iPhone 3G. Generasi keempat disebut iPhone 4. Di sinilah sebenarnya awal mula kekacauan penamaan iPhone. Apakah 4 merujuk ke generasi keempat, atau dulu Apple berencana membuat iPhone dengan dukungan 4G tetapi gagal? Lalu kemudian muncullah generasi kelima dengan nama iPhone 4S.

Berdasarkan nama yang diberikan, sudah jelas bahwa Apple menamai iPhone 4 bukan dari generasinya. iPhone 4S adalah iPhone 3GS bagi iPhone 3G, yang artinya versi upgrade-setengahnya.

Nah, apakah generasi penerus iPhone 4S alias generasi keenam akan dinamai iPhone 5? Mungkin saja, mengingat penamaan iPhone bukan berdasarkan generasinya. Kalaupun Apple akan menamakannya “iPhone 6” sebagai pertanda bahwa itu adalah iPhone generasi keenam, lalu mana “5” nya?

The new iPhone? Sama seperti iPad? Entahlah…