Dibandingkan dengan istilah “jailbreak”, istilah “failbreak” mungkin lebih jarang terdengar. Tapi buat yang sudah mendalami dunia jailbreaking pasti tidak asing, soalnya keduanya masih mirip-mirip, ada break break-nya.

Istilah ini sering muncul dan digunakan oleh para developer atau hacker pada masa-masa sulitnya jailbreak, biasanya pas muncul versi iOS atau perangkat Apple yang baru.

Apasih failbreak itu? Dari segi bahasa saja kita sudah bisa menebaknya. Failbreak = fail + jailbreak, artinya jailbreak yang gagal.

Namun ada pula yang mengartikannya sebagai sebuah jailbreak yang dihasilkan dari sebuah atau beberapa exploit terhadap kode-kode yang membutuhkan hak akses developer (iOS), sehingga jailbreak tersebut tidak boleh dipublikasikan karena hanya kalangan developer atau orang yang memiliki akun developer saja yang berhak mengakses kode-kode tersebut. Sama seperti yang diungkapkan pada tweet @planetbeing di atas.

Tapi pengertian sebenarnya dari failbreak lain dari itu.

Berikut penjelasan dari Saurik, pembuat Cydia:

Specifically, a “failbreak” is one that has malfunctioning kernel patches that prevent Substrate from operating. I provide a tool called “vmcheck” that people developing jailbreaks use to “unit test” their patches, and when it fails… well, that’s a “failbreak”. If you ran that tool on the jailbreak from chpwn/pheonix, that tool would fail.
The term was actually first used years ago by chpwn on a released jailbreak as there was something wrong with it that caused Substrate to only work in some processes; I was then later using it with regards to jailbreaks where the kernel patches didn’t support the various memory protection changes required by C Substrate.

Singkatnya begini, failbreak adalah kondisi di mana sebuah jailbreak yang tidak stabil karena terdapat kegagalan fungsi pada kernel iOS yang dapat menyebabkan Substrate (Mobile Substrate, dan beberapa tweaks) tidak dapat bekerja dengan sempurna (atau hanya bekerja pada proses tertentu).