The great Nexus 4

Singkat saja..

Ketika iPhone 4S dirilis, semua orang (dan hampir semuanya adalah Apple hater atau Android fanboy) mengkritiknya karena tidak adanya LTE, desain yang sama sekali tidak berbeda dengan iPhone 4; masih tetap dengan body kaca. iPhone 5 pun kebagian kritikan, thanks to efek cahaya ungu pada hasil kameranya, meskipun isu tersebut sangat umum terjadi (Galaxy Nexus, Galaxy S III).

Lalu…

Bergabunglah ketiga masalah di atas (termasuk masalah efek ungu) menjadi satu pada sebuah perangkat yang kita kenal dengan nama “Nexus 4” (sebenarnya masih ada satu kekurangan iPhone lagi, yaitu tidak mendukung external storage, yang dari dulu sampai sekarang masih jadi kritikan buat Apple, tapi nyatanya Nexus 4 juga begitu).

Produk Nexus adalah produk unggulan Google yang merepresentasikan semua yang terbaik dari Android. Nexus adalah “wajah” nya Android, walaupun tidak membawa pangsa pasar yang besar ke dunia Android. Jadi, kritikan ke Nexus berarti kritikan ke Android dan Google.

Namun, sepertinya kritikan tidak berlaku pada Nexus 4. Semua kekurangan, bug, sumber utama kritikan yang diterima iPhone 4S/5 dulu, adalah fitur buat Nexus 4.

Buktinya, coba baca review Nexus 4 tentang glass back di bawah ini, manis-manis saja:

Glass back:

The most premium-feeling Android phone in existence. It’s so rigid that it feels like one solid block of glass.

Ron Amadeo dari Android Police

Yeah, solid.

The other complaint I’ve heard is that this phone has a glass back, and it will break if you drop it. This is true, but guess what? Every phone will break if you drop it. Electronics aren’t made to be dropped.

Ron Amadeo dari Android Police

Haha.. “Every phone will break if you drop it”, tapi apa yang terjadi kalau itu buatan Apple? Pasti akan berakhir sama dengan iPhone 4 dulu.

LTE:
Srsly? sebuah flagship device tidak punya LTE? Atau jangan-jangan Nexus 4 ini tidak dianggap flagship device oleh Google.

Andy Rubin berkomentar:

Android head Andy Rubin calls the lack of LTE a “tactical issue,” and cites cost and battery life as major concerns with devices that have to support multiple radios. “A lot of the networks that have deployed LTE haven’t scaled completely yet — they’re hybrid networks […] which means the devices need both radios built into them,” he said. “When we did the Galaxy Nexus with LTE we had to do just that, and it just wasn’t a great user experience.”

The Verge

Oke, Nexus 4 tidak dilengkapi LTE karena butuh baterai yang lebih besar? Apple malah membuat iPhone 5 lebih tipis dari iPhone 4/4S, dan coba tebak… ada LTE-nya.

Mari berbicara masalah kontrol…

And though partners build the hardware, Google wants direct control of the software on Nexus devices with no carrier intervention.

Dieter Bohn dari The Verge

Ahh.. inikan kekurangannya Apple, terlalu banyak kontrol pada iPhone. Kurang lebih mirip dengan yang dikatakan Ballmer dulu:

On the Apple ecosystem, Ballmer called it “High priced” and “Highly controlled.”

Dan inilah pamungkas dari Andy Rubin:

Tactically, we want to make sure the devices are available for every network on the planet.

Andy Rubin pada The Verge

Dikarenakan produk Nexus belum pernah menjadi best selling, Google ingin mengabsenkan LTE pada Nexus 4 agar pembeli Nexus 4 tidak dibatasi oleh ketersediaannya jaringan LTE. Google ingin menjual Nexus 4 sebanyak-banyaknya walaupun dengan mengorbankan fitur LTE. Singkatnya. tidak ada LTE di Nexus 4 karena…yeah, belum perlu.