Manga Steve Jobs

Seorang mangaka bernama Mari Yamazaki kabarnya akan membuat sebuah manga yang diadaptasi dari buku biografi Steve Jobs edisi Jepang:

The manga will be an adaptation of the Japanese edition of “Steve Jobs: The Exclusive Biography,” an official biography based on interviews with Jobs and published in 2011 with his blessing.

Continue reading “Manga Steve Jobs”

Tapbots permalukan pembajak Tweetbot

Trik mengurangi pembajakan dengan cara menyisipkan Tweet “pengakuan” seperti ini tampaknya lumayan bekerja, tapi hanya untuk pengguna yang berbahasa Inggris saja. Masyarakat kita pastinya cuek-cuek saja, toh followers yang membacanya akan menganggapnya sebagai status English yang biasa-biasa saja. Kalaupun ada yang ngerti maksud dari “I’ve been demoing a pirated copy of @tweetbot…” mungkin hanya beberapa, itu pun cuek juga.

Tapi buat orang lain, terutama English user, ini cukup membuat mereka malu.

Ada banyak yang mendukung Tapbots, tapi banyak pula yang menentangnya. Tapi hey, Tweet pengakuan semacam ini tidak akan terbit secara otomatis tanpa persetujuan langsung dari pengguna Tweetbotnya. Artinya, pengguna Tweetbot bajakan masih bisa membatalkan pengiriman Tweet tersebut dan menggantinya dengan Tweet yang lain.

Dan siapakah yang kecolongan mempublikasikan Tweet pengakuan tersebut? Pastinya orang-orang tolol saja, atau orang yang kurang ngerti maksud dari Tweet yang akan ia kirimkan, dengan kata lain, mereka tidak ngerti bahasa Inggris. Jadi sekali lagi, ini hanya masalah bahasa saja.

Mungkin lebih bagus kalau Tweetbot bisa mendeteksi bahasa apa yang diguanakn penggunanya dan secara otomatis mengirimkan Tweet sesuai dengan bahasa yang dipilih penggunanya, Indonesia misalnya?

Camel Case

Camel Case:

When I worked with HyperCard in pre-PowerMac days, the style of capitalizing the first letter of each word and smushing them together seemed to be called InterCapping? (for both product names and variable names). Searching Google for InterCapping? returns a number of references to support this, many of them expired WikiPages. camelCase, on the other hand, seems to be more closely connected with function calls in Pascal, C/C++, Java, and object-oriented languages using the dot-notation. Though AppleComputer has definitely given camelCase exposure with the iMac, eMac, xServe, iTunes, and other numerous hardware and software. — MarcinJeske?

Falcon Pro

Ausdroid:

On Saturday night, Falcon Pro seemingly hit its 100,000 user token limit. New users are unable to use Falcon Pro to connect to their Twitter account, and existing users now have to jump through some extra hoops to authenticate the application. This means that a popular Android Twitter client has only taken 2.5 months to reach the limit.

Interestingly, the Play Store page for Falcon Pro says that the application has between 10,000 and 50,000 installs, which puts it quite short of the 100,000 user limit, if we’re to assume that one install = one user (Falcon Pro is yet to gain features to deal with multiple accounts). In actual fact, users can purchase Falcon Pro once and install it on any device registered to their Google account, and could be using it for different accounts on different devices, causing one purchase to use multiple user tokens.

Even so, this doesn’t seem to account for the rather large gulf between 50,000 and 100,000. While it’s likely that a portion of those tokens went to multi-device users, it seems likely that the rest fell to piracy.

Batas maksimal token yang 100.000 sudah terpenuhi, tetapi install masih 40.000+. Ada apa dengan Falcon Pro?

Ultrafail

Walaupun resolusi kamera dari HTC One hanya 8 MP saja, namun teknologi yang digunakannya sangat mirip dengan teknologi PureView yang digunakan Nokia Lumia 920. Menyerap cahaya lebih banyak, plus menawarkan fitur stabilisasi gambar optik (OIS). HTC menyebut teknologinya dengan “Ultrapixel”.

Karena iPhone 5 dan HTC One sama-sama memiliki resolusi kamera 8 MP, maka kedua smartphone ini cocok untuk diperbandingkan. Apalagi, hanya dengan cara ini HTC One bisa meraih sertifikasi iPhone killer.

Namun sayangnya, setelah dilakukan percobaan ternyata hasil kamera dari iPhone 5 masih lebih baik dari HTC One, baik pada percobaan dengan mengambil gambar dengan resolusi penuh (8 MP), maupun dengan resolusi yang dikurangi (1.6 MP).

Hasil percobaan yang dilakukan GSMArena:

When upsized to 8MP, the HTC One amazingly holds its own and resolves almost the same level of detail as the iPhone 5 in the low light studio shot. Unfortunately, it didn’t have an advantage in the levels of noise as these were a tie.

It would be wrong to think that the process of downsizing would be only to the HTC One advantage. Downsizing lowers the perceivable digital noise, so the iPhone’s photos benefit from that operation just as well.

Downsizing the photos of both cameraphones levels out the playing field a bit better. Unfortunately, the iPhone 5 mostly retains its superiority in resolved detail even when you downsize all samples to 1.6MP.

Fail. Atau anggap saja HTC One yang digunakan CNET/GSMArena adalah prototype, masih belum menggunakan software final.

G-Gradiente iPhone

Mengenai Gradiente, perusahaan pemilik merek dagang “Iphone” dari Brazil:

Brazilian here, just to clarify about the “G-Gradiente Iphone”. Gradiente , the company registered the iPhone name in the year of 2000, but never used it. After it, the iPhone was launched and stuff, and them , after the Success of the iPhone Gradiente decided to make its own iPhone. Problem was, there is no G-Gradiente Iphone, they just announced it and this phone simply does not exist in any store here in Brazil, so apple is now trying a last resort on that implying that they announced the phone but it still doesn’t exists.

Caio Carvalho via iDownloadBlog

Betul-betul beruntung. Mereka (Gradiente) mungkin tidak pernah menyangka kalau telah menggunakan merek yang akan digunakan Apple 7 tahun kemudian.