Apakah virus yang ada di OS Android bisa menginfeksi OS ubuntu? Sebab kedua OS tersebut bersumber dari kernel yang sama yaitu Linux.

Chandra via detikinet

Terima kasih buat Android, pertanyaan-pertanyaan seperti ini akhirnya menjadi populer.

Selama kurang lebih 4 tahun menggunakan Linux/Ubuntu, saya sama sekali tidak pernah takut Ubuntu saya terinfeksi virus. Saya tidak pernah berusaha mencegahnya. Buang-buang waktu saja. Karena saya tahu, apa yang akan terjadi pada sebuah virus atau malware jika sampai pada lingkungan UNIX atau Linux.

Kemudian, muncul Android yang kini menjadi sangat populer. Sistem operasi mobile milik Google yang dinobatkan sebagai distribusi (distro) Linux paling sukses. Yang membuat nama Linux dikenal di mana-mana.

Masalahnya adalah, kernel yang digunakan oleh Android sudah sangat berbeda dengan kernel mainstream Linux (tidak hingga versi 3.3).

Kernel Linux yang digunakan oleh Android sudah mengalami beberapa perubahan arsitektur yang membuatnya berbeda dengan kernel Linux konvensional lainnya.

Vaksincom via detikinet

Selain itu, Android sama sekali tidak mendukung library GNU, yang merupakan karakteristik utama dari distro-distro Linux (yang sebenarnya namanya adalah GNU/Linux). Jadi sebenarnya, Ubuntu itu GNU/Linux sedangkan Android itu GNU/Linux sans GNU.

Dua hal ini saja sudah cukup membuat Android berbeda dengan distro-distro Linux pada umumya, misalnya Ubuntu.

Tapi masyarakat awan tidak tahu, dan tidak mau tahu apa itu library GNU. Yang jelas bagi mereka, Android itu asalnya dari (kernel) Linux, dan Ubuntu juga adalah Linux. Apa yang mereka percaya adalah, jika smartphone Android mereka bisa terkena virus atau malware, maka Ubuntu pun demikian. Sebuah kepercayaan yang muncul karena kepopuleran Android dan virusnya.