AppGratis ditarik dari App Store karena melanggar beberapa ketentuan. Walaupun ini bukan pertama kalinya Apple menarik aplikasi sejenis dari App Store, tetapi kali ini adalah yang terheboh. Dan karena tindakan Apple ini orang berangapan bahwa Apple gila, Apple is evil, Apple is getting worst, dan sebagainya. Bahkan, pemerintah Perancis pun bereaksi atas tindakan Apple ini.

CEO AppGratis, Simon Dawlat telah membuat postingan khusus terkait penarikan AppGratis dari App Store, dan karena ini Apple pun dikatakan plin-plan.

Tapi tunggu dulu, ada hal yang tidak diutarakan oleh Simon pada postingan “Here’s the Full Story”.

Walaupun cukup panjang, tetapi inti dari postingan tersebut hanya membahas dua peraturan yang diduga dilanggar oleh AppGratis yang sebenarnya sepele.

2.25: Apps that display Apps other than your own for purchase or promotion in a manner similar to or confusing with the App Store will be rejected.

AppGratis sudah pernah bermasalah dengan ketentuan ini, dan pada akhirnya diperbolehkan lagi untuk muncul di App Store. Jadi, peraturan baru yang dilanggar adalah 5.6.

5.6: Apps cannot use Push Notifications to send advertising, promotions, or direct marketing of any kind.

Agak aneh kalau Apple menarik aplikasi yang memiliki 12 juta pengguna hanya karena masalah kecil seperti ini. Hapus saja push notifikasinya pada update berikutnya.

Lalu, apa yang sebenarnya dilanggar oleh AppGratis?

Simon tidak membahas masalah model bisnisnya karena tentunya akan membuat Simon terlihat buruk. Tapi di situlah inti permasalahannya.

But sources close to the company say it was more than a little troubled that AppGratis was pushing a business model that appeared to favor developers with the financial means to pay for exposure. “The App Store is intended as a meritocracy,”

AllThingsD

Ya, AppGratis memiliki model bisnis “promosi berbayar”. Aplikasi Anda bisa direkomendasikan ke user asalkan memberi sedikit imbalan pada AppGratis.

Sebenarnya model bisnis dari AppGratis ini sederhana:

  1. Anda membayar AppGratis untuk mempromosikan aplikasi buatan Anda.
  2. AppGratis mempromosikan aplikasi Anda.
  3. Aplikasi Anda meroket ratingnya di App Store.

Sederhana, tapi di sinilah masalahnya.

Sebagai pengguna, Anda ingin mencari aplikasi terbaik untuk kebutuhan Anda. Tentunya aplikasi yang berkualitas. Karena ini App Store, Anda ingin Apple yang menentukannya buat Anda. Inilah alasannya mengapa disebut Apple App Store, yakni karena Apple yang bertanggung jawab atas segala isinya, dan bukan pihak lain.

Ketika Anda menggunakan layanan AppGratis, Anda akan direkomendasikan beberapa aplikasi “rekomendasi” aka Deals. Masalahnya adalah, aplikasi tersebut dimasukkan dalam daftar rekomendasi bukan karena kualitas, fungsi atau nilai hiburannya. Tapi karena si developer aplikasi membayar AppGratis untuk mempromosikan aplikasi mereka, sehingga dengan begitu ratingnya menjadi naik.

Jadi sebenarnya, aplikasi rekomendasi tersebut tidak lain adalah iklan terselubung. Dan AppGratis layak untuk ditarik dari App Store.

Bagaimana daengan aplikasi sejenis seperti AppShopper dan AppsFire?

AppShopper sudah ditarik dari App Store sejak bulan Desember, dan sampai saat ini belum muncul kembali di App Store.

AppsFire masih aman, dan menurut Ouriel, CEO dari AppsFire, AppsFire tidak melakukan rekomendasi berbayar seperti AppGratis.

1. appsfire is based on unbiaised and unpaid recommendations
2. once a day in distinctive, clearly disclosed sections we may place an add for an app
3. we do not place apps in the top ranks, nor don t want to, nor aim to, nor garantee any performance (as you pointed)
4. our business if you check our site is built on bringing quality and engaged users via a set of developer tools including feedback, notifications, crm and analytics (please check our site) and not distort ranks.

Ouriel, CEO AppsFire

Jadi, kalau Anda ingin mencari aplikasi alternatif dari AppGratis (kalaupun saat ini Anda adalah pengguna AppGratis, Anda boleh menghapusnya), Anda bisa mencoba AppsFire. Bukan rekomendasi berbayar.

Update:
AppShopper sudah kembali ke App Store dengan nama AppShopper Social.