Jika Anda sama seperti saya, punya komputer/laptop dengan RAM pas-pasan, Anda mungkin butuh desktop environment yang baru yang lebih ringan.

RAM yang terinstall di laptop saya ini (Acer 4736Z) belum pernah diupgrade, masih sama saat pertama kali dibeli sekitar empat tahun yang lalu. Karena itu, laptop saya ini sudah tidak kuat lagi menggunakan desktop standar Ubuntu (Unity) karena laptop dengan RAM yang hanya 1GB sangat tidak nyaman menggunkan Unity.

Solusinya cuma satu, ganti desktop. Cari yang lebih ringan.

Saat memilih desktop, yang utama untuk diperhatikan adalah penggunaan memori dari desktop tersebut saat dijalankan. Karena jangan sampai Anda sudah ganti desktop tapi rupanya penggunaan memori dari desktop baru tersebut lebih parah dari desktop yang sebelumnya.

Berikut ini adalah perbandingan penggunaan memori dari beberapa desktop Ubuntu:

  • Unity: Sekitar 437MB. Untuk laptop yang RAMnya hanya 1GB, Unity sangatlah kejam.
  • KDE: Ini adalah desktop default saudara terdekat Ubuntu, yaitu Kubuntu. Sama kejamnya dengan Unity. Konsumsi memori 435MB saat dijalankan.
  • GNOME: Desktop dari distro baru yang sudah bergabung dengan keluarga Ubuntu, yaitu Ubuntu GNOME, memerlukan memori sekitar 304MB saat berjalan.
  • Razor-qt: Desktop yang berbasis QT ini mungkin masih baru di telinga Anda. Lumayan, hanya memerlukan 288MB.
  • Xfce: Desktop dari Xubuntu ini cukup bisa Anda andalkan untuk komputer lawas Anda, hanya butuh 281MB saja.
  • LXDE: Selain Xfce, LXDE juga bisa dijadikan alternatif. Memakan memori sebesar 184MB saat dijalankan. Desktop default dari Lubuntu ini adalah yang paling ringan diantara desktop keluarga Ubuntu.
  • Enlightenment: Saingan terdekat LXDE, hanya butuh 182MB!

Kesimpulan
Anda tidak perlu ganti distro. Anda tetap bisa menggunakan Ubuntu 13.04 namun dengan desktop yang lebih layak untuk spesifikasi komputer Anda, karena Anda bisa memilih desktop yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda tanpa harus ganti distro.

Sumber:
[Layer 3 Networking Blog]