iPhone 5s

Dengan memperkenalkan iPhone terbaru pada 10 September yang lalu, Apple juga memperkenalkan teknologi sensor sidik jari yang memperkuat iPhone 5s, yang disebut Touch ID. Apakah Touch ID itu, dan apa saja kegunaannya di smartphone, khususnya iPhone 5s? Mari kita simak beberapa hal berikut.

Kegunaan Touch ID

Untuk saat ini pemilik iPhone 5s bisa menggunakan jarinya untuk membuka kunci iPhone, dan melakukan pembelian konten di App Store, iBooks dan iTunes. Jadi, kalau biasanya saat ingin membeli aplikasi di App Store kita mesti memasukkan password Apple ID kita terlebih dahulu, dengan adanya Touch ID ini kita cuma perlu menggunakan sidik jari saja sebagai passwordnya. Dan saat ini fitur Touch ID ini belum terbuka untuk pihak ketiga.

Cara kerjanya

Cara kerjanya simple. Jari Anda ditempatkan di tombol Home, dengan orientasi apapun, tanpa harus mengosoknya seperti pembaca sidik jari biasa.

Jari yang dibutuhkan

Anda bisa gunakan jari manapun, karena Touch ID ini tidak hanya mendukung satu jari saja. Anda bisa juga mendaftarkan jari dari orang-orang terdekat Anda, misalnya istri/suami atau saudara atau siapapun orang yang Anda percayai. Maksimal 5 jari.

Apakah aman memberikan sidik jari saya ke Apple?

Sebenarnya, sidik jari Anda tidak “diberikan” ke Apple. Semua informasi sidik jari terenkripsi dan tersimpan secara aman di dalam chip A7 yang ada di dalam iPhone 5s. Informasi sidik jari tersebut tidak ke mana-mana, tidak ke iCloud, apalagi ke pihak ketiga.

Kalau jari saya luka? Lalu bagaimana kalau pembaca sidik jarinya tiba-tiba tidak bekerja?

iPhone nya masih bisa dibuka dengan password.

Bagaimana kalau ada pencuri yang memotong jari saya?

Tidak. Itu tindakan bodoh. Si pencuri masih bisa mengancam Anda dengan balok kayu untuk meminta Anda menonaktifkan fitur keamanan sidik jarinya. Kalaupun pencurinya nekad, itu akan jadi usaha yang sia-sia. Karena sensor dalam iPhone 5c akan memeriksa jarinya apakah asalnya dari orang yang masih hidup atau bukan.

Sumber:
[WSJ]