Model Voltage Kapasitas
Original 3.7 V 1400 mAh 5.18 W·h
3G 3.7 V 1150 mAh 4.12 W·h
3GS 3.7 V 1219 mAh 4.51 W·h
4 3.7 V 1420 mAh 5.25 W·h
4S 3.7 V 1432 mAh 5.3 W·h
5 3.8 V 1440 mAh 5.45 W·h
5c 3.8 V 1507 mAh 5.73 W·h
5s 3.8 V 1570 mAh 5.96 W·h

Setelah membandingkan kapasitas baterai pada setiap generasi iPhone, saya baru sadar kalau kapasitas baterai iPhone telah diturunkan setelah iPhone original. Dan kemudian berangsur-angsur naik namun tidak begitu besar jika dibandingkan dengan kapasitas awalnya, hingga pada iPhone 5s (1570 mAh), 6 tahun sejak iPhone generasi awal.

Padahal, RIM (sebelum berganti ke BlackBerry) saja berpikir seperti ini:

The iPhone “couldn’t do what [Apple was] demonstrating without an insanely power hungry processor, it must have terrible battery life,”

Kenyataannya adalah, Apple justru merilis iPhone 3G dengan kapasitas baterai 1150 mAh, lebih rendah dari iPhone original yang 1400 mAh.

Boom!

Yang terpenting adalah, kapasitas baterai bukanlah faktor utama yang menentukan seberapa lama smartphone kita bisa digunakan sebelum harus dicharge kembali, tetapi prosesor dan softwarenya juga.

Meski dengan kapasitas baterai yang termasuk rendah jika dibandingkan dengan smartphone lainnya, kita tetap bisa menggunakan iPhone seharian bahkan lebih karena adanya peningkatan dari sisi hardware (non-baterai) dan juga software pendukungnya.

Perbandingan spesifikasi baterai antara iPhone 5s, iPhone 5c dan iPhone 4s.

Perbandingan spesifikasi baterai antara iPhone 5s, iPhone 5c dan iPhone 4s.

Rerferensi:
[Wikipedia]