Nokia XL, X+ dan X

Dari kiri ke kanan: Nokia XL, X+ dan X. Via The Verge

Setelah sempat diberitakan bahwa Nokia telah lama menguji coba Android pada smartphone mereka, kini Nokia menunjukkan hasilnya kepada publik dengan memperkenalkan Nokia ber-OS Android mereka sendiri yang diberi nama Nokia X.

BTW, mungkin ada yang heran, bukannya Nokia sudah dibeli oleh Microsoft dan itu artinya Nokia wajib menggunakan Windows Phone? Benar, (divisi smartphone) Nokia memang sudah dibeli Microsoft, tetapi pembeliannya belum berjalan 100%. Nokia yang merilis Android sekarang ini masih sama dengan Nokia yang dulu sewaktu belum dibeli Microsoft. Jadi, masih ada kesempatan bagi Nokia untuk bereksperimen dengan Android sebelum proyek ini, kemungkinan, “dibunuh” oleh Microsoft ketika pembeliannya sudah berjalan sukses.

Dikutip dari The Verge:

The X introduces a new “forked” version of Android that’s akin to what Amazon does with its Kindle Fire line. Nokia is effectively taking the open-source elements of Android and then bolting on its own services, a Windows Phone-like UI, and yet another Android app store. The downside to this is that the Nokia X devices won’t have access to Google’s Play store or Google-specific apps like Gmail, Chrome, Maps, and others.

Nokia dan Android? Desain hardware khas Lumia ditambah dengan sistem operasi Android yang open source? Wow, kedengarannya seperti smartphone impian. Tapi, jangan terlalu senang dulu. Saya khawatir kalau Nokia X ini tidak dapat memenuhi definisi “impian” Anda.

Ya, Nokia X benar-benar menjalankan Android. Tapi Android yang ada di Nokia X bukanlah Android yang biasa Anda lihat pada smartphone Android lainnya. Karena Android yang ada pada Nokia X adalah versi forked.

Yang artinya…

Nokia membedah Android, mengambil bagian open source dari Android (4.1.2) dan merancang sesuatu yang baru dengan memaketkan layanan-layanan Nokia (dan Bing!) dan membungkusnya dengan tampilan ala Windows Phone dan memasukkannya ke hardware low-end mirip Lumia. Dan… Lupakan ekosistem kaya yang bisa Anda dapatkan pada smartphone Android lainnya karena di Nokia X tidak ada Google Play Store dan tidak ada aplikasi-aplikasi Google (Google apps). Malahan, Nokia punya toko alternatif tersendiri.

What the…

Nokia X seharusnya menjadi smartphone yang hebat tetapi sebaliknya, Nokia justru menghilangkan keunggulan terbesar Android dibanding Windows Phone, dan menggantinya dengan kelemahan terbesar Windows Phone.

TL:DR Nokia baru saja memperkanalkan smartphone “Android” pertamanya (dan mungkin yang terakhir) yang tidak layak disebut Android.

Saya sarankan, baca juga Neither Microsoft, Nokia, nor anyone else should fork Android. It’s unforkable.