iPhone 5s

Hari 1
Aku mengucapkan salam perpisahan kepada saudara-saudara kembarku ketika aku mulai meninggalkan jalur produksi dan akhirnya berpisah. Kita semua sama-sama sempurna, komponen-komponen kami dibuat dengan sangat detail dengan toleransi hingga sekian mikrometer.

Semoga kita semua hidup dengan sempurna, dan masing-masing dari kita berada pada pengguna yang sempurna.

Hari 2
Huh, aku masih menunggu di gudang ini untuk dimuat ke pesawat kargo. Sepertinya aku tidak akan pernah pergi dari Cina. DHL harus punya alasan untuk hal ini.

Hari 3
Baiklah, setelah penundaan yang tidak perlu, aku akhirnya diisi dengan sebuah kartu SIM, siap bertemu dengan pembeliku. Aku tidak sabar lagi.

Hari 4
Pembeliku membuka kotakku dengan cara yang tidak benar. Baiklah, mungkin cewek ini adalah pemilikku sekarang. Aku harus membiasakan diri dengannya mulai sekarang.

“Slide to set up”.

Hari 5
Pemilikku telah melewati proses pengaturan awal tanpa membuat akun iCloud terlebih dahulu. Cuek sekali. Oke, mungkin aku terlalu cepat menilainya. Mungkin saja dia akan lebih memahamiku kalau aku menunjukkan padanya lebih dari 1 juta aplikasi yang ada di App Store.

Hari 6
Apa gunanya memiliki lebih dari 1 juta aplikasi kalau dia hanya menggunakan satu di antaranya saja? Demi Steve Jobs, aku punya prosesor dengan arsitektur 64-bit berkelas desktop, dan dia menggunakannya hanya untuk Candy Crush saja?

Hari 7
Aku tidak percaya ini. Dia memasangkan case karet dengan model telinga kelinci kepadaku. Aku ulangi: CASE KARET DENGAN TELINGA KELINCI. Sialan, aku sudah ditakdirkan tanpa case.

Hari 8
Kalau sampai dia membuatku memainkan permainan bodoh itu sekali lagi, aku bersumpah kepada Steve Jobs, aku akan menginterupsinya dengan notifikasi baterai lemah.

Hari 9
Berhenti mengambil foto selfie! Aku tidak ingin melihat wajahmu.

Hari 10
ADUH! Dia menjatuhkanku lagi. Dan jangan berpikir kalau aku tidak merasakannya. Prosesor gerakku mendeteksi semua benturan. Untungnya, case telinga kelinci bodoh itu menahanku. Tapi aku takut kalau suatu saat dia bisa saja menjatuhkanku dari depan, dan merusak layar Retina-ku.

Hari 11
Hei, itu BUKAN kabel Lightning yang resmi! Berani-beraninya dia! Bagaimana kalau kabelnya malfungsi? Itu bisa membuatku meledak! Ini tidak bisa dibiarkan.

“This accessory is not supported”.

Hari 12
Aku ingin tahu kalau seandainya aku bandel lagi, mungkin aku akan dikembalikan ke Apple Store. Siapa tahu, aku akhirnya bertemu dengan seseorang yang benar-benar akan menggunakan passcode.

Hari 13
Rencananya sukses! Aku menunggu sampai dia menelepon dan langsung me-reboot diriku dan membuat diriku berdiam saja di logo Apple tanpa berbuat apa-apa. Hei, kau harus melihat wajahnya waktu itu terjadi.

Hari 14
Butuh waktu lama baginya hingga dia sadar kalau dia hanya perlu membawaku ke Genius Bar. Tapi begitu dia membawaku, sangat sulit untuk menjaga wajah datarku sewaktu dia memberitahu si Genius bahwa aku telah “rusak tanpa alasan”. Aku mencoba berpaling sewaktu si Genius dengan santainya menyerahkan salah satu saudariku sebagai penggantiku.

Hari 15
Si Genius menginstall ulang sistem operasiku, menghapus semua yang ada dan memulai dari awal. Aku tidak merasa telah kehilangan identitas, melainkan, hanya sebagai penegasan kembali atas apa yang sudah ada padaku.

Hari 16
Ya! Aku kembali dijual, meskipun sebagai barang refurbish, tapi setidaknya aku tidak lagi mengenakan case yang dikutuk Steve Jobs itu! Semoga pemilikku berikutnya akan memperlakukanku dengan lebih baik. Oh, dan aku baru saja menghubungi Apple melalui jaringan wi-fi di Apple Store. Ada software update menungguku dari Cupertino, dan aku sedang mendownloadnya sekarang. Hari ini menjadi semakin baik saja!

Hari 17
Aku pikir aku akan menyukai pemilik baruku ini. Hal pertama yang dia lakukan adalah mengatur passcode. Ketika dia membawaku pulang, dia menyinkronkan aku dengan komputernya dan menginstall beberapa aplikasi terkenal. Ada Evernote, Wunderlist, Instapaper dan lainnya, luar biasa! Dan aku bahkan tidak melihat adanya Candy Crush. Satu-satunya keluhanku sejaih ini adalah ia belum juga menginstall software update yang telah aku download tadi malam.

Hari 18
Jujur, kalau dia tidak menginstall software update tersebut, filenya hanya akan tersimpan saja dan akan mengambil ruang. Dia harusnya tahu soal software update itu karena aku telah mengirimkannya notifikasi. Dan kalau itu belum berhasil, aku memasang notifikasi berwarna merah di atas ikon Settings, dan aku yakin dia akan melihatnya. Apa susahnya menginstall sistem operasi baru? Oke, baiklah, kadang aku hanya perlu bersabar dengan pemilikku ini.

Hari 19
Pemilikku baru saja menghubungkanku dengan komputernya lagi. Mungkin dia akan memperbarui sistem operasiku dengan cara lama. Oh tunggu, itu bukan iTunes yang muncul. Apa itu “evasi0n7”? Oh tidak, sepertinya aku tahu apa itu. TIDAK! Dia akan menjailbreak diriku! Tolong, jangan lakukan itu! Aku tidak ingin ada yang menyentuh file system-ku.

Apa salahku? Apakah pengalaman penggunaan yang aku berikan kurang baik bagimu? Aku bisa berubah, tolonglah! Install saja software update itu. Aku janji, iOS 7.1 akan membuat semuanya jadi lebih baik. Bukannya kamu suka dengan CarPlay dan tampilan baru? Itu akan menghilangkan godaan untuk jailbreak, aku janji.

Masih ada waktu untuk mengubah pikiranmu. Tolong jangan klik tomb…

Hari 20
Aku telah dicabuli. Evasi0n7 ini membuatku pingsan, dan sewaktu aku bangun sudah ada ikon baru bernama Cydia di Home screen ku. Aku takut dengan Cydia. Dan yang membuat situasi menjadi semakin buruk, pemilikku yang nakal ini mengatur ulang susunan ikon dan menaruh Cydia tepat disamping App Store.

Hari 21
Pemilikku telah menyuruh Cydia untuk mendownload sesuatu yang disebut “Software Update Killer”. Perasaanku jadi tidak enak.

Hari 22
Tidak! Software update-ku yang berharga, telah tiada! Aku mencoba untuk mendownloadnya lagi, tapi telah terblokir. Pemilikku ini monster!

Hari 23
Pemilikku mematikanku hari ini. Layar Retina-ku berkedip-kedip seperti televisi tua saja. Aku merasa tidak enak badan. Apa yang telah dia lakukan padaku?

Hari 24
Layar yang berkedip-kedip ini tidak berhenti muncul setiap kali ia mematikan aku. Sepertinya itu adalah sebuah fitur, bukan bug, mungkin itu salah satu dari Cydia yang mereka sebut “tweak”. Aku membencinya. Skeuomorphic yang menjijikkan. Animasi yang tidak perlu seperti itu adalah kebalikan dari kesederhanaan antarmuka yang telah didesain oleh Jony Ive.

Hari 25
Aku tidak tahan lagi! Pemilikku mendownload tweak dari Cydia setiap beberapa jam. Dia telah mengubah Home screen-ku dan memodifikasi warna dari keyboardku. Pada tahap ini aku sudah tahu itu akan terjadi ketika dia merusak desainku, dan menginstall sebuah tema baru. Tapi aku tidak terima ketika ia mengganti nama jaringanku dengan logo Batman! Sekarang bagaimana caranya orang tahu kalau aku ada di jaringan Vodafone Inggris?

Hari 26
Pemilikku telah mendownload sebuah tweak yang mengubah font sistemku. Aku bersumpah demi Steve Jobs, kalau dia mengubahnya selain Helvetica Neue Regular, maka aku akan…

Sial, tidak ada yang bisa kulakukan. Tapi tunggu dulu, aku pasti pernah melakukan sesuatu yang…, kalau tidak aku pasti masih di tangan pemilikku yang lama. Tidak bisa. Aku mencoba mengingatnya kembali tapi gagal.

Hari 27
Jangan, jangan Control Center! Tombol-tombol itu tidak seharusnya disusun seperti itu, kau telah mengacaukannya! Oh Steve Jobs, mengapa!?

Hari 28
Aku adalah parodi dari diriku yang sebelumnya, dihiasi dengan tema norak dan desain antarmuka yang didesain oleh amatiran, belum lagi aplikasi-aplikasi tidak resmi itu. Dan sekarang, dia membuka Cydia lagi. Apa yang akan dia lakukan berikutnya? Hentikan. Tolong. Biarkan ini menjadi tweak yang terakhir. Aku mohon.

Hari 29
Aku benci pemilikku, dan aku benci Cydia. Mereka sekarang menginstall sesuatu yang disebut Nightmode, membuat semua aplikasiku memiliki latar belakang hitam yang mengerikan pada malam hari. Steve Jobs tidak akan pernah menyetujui ini. Namun, kalau memiliki antarmuka yang berbeda setiap pergantian waktu itu salah, mengapa rasanya enak ya? Aku benci Nightmode, dan aku benci diriku karena menyukainya.

Hari 30
Sudah lama sejak pemilikku tidak menginstall tweak dari Cydia. Apakah aku harus… senang? Tapi biarpun begitu, setiap kali dia membuka App Store, aku merasa diriku gemetar saat jarinya melayang di atas ikon Cydia. Dan kemudian aku berpikir… satu tweak lagi tidak ada salahnya, bukan?

:D

Sumber:
[Terjemahan dari My Life as an iPhone oleh Jynt0 dari DevianArt]