Moto 360

Moto 360

Gambar di atas adalah penampakan dari Moto 360, jam tangan pintar dari Motorola yang mengusung Android Wear, sistem operasi Android yang dikhususkan untuk wearables.

Kalau dilihat sekilas, Anda mungkin akan berpikir kalau jam tangan yang ada pada gambar di atas hanyalah jam tangan analog biasa yang punya jarum yang berputar. Padahal bukan, Anda tertipu. Tampilan jam analog tersebut adalah satu sisi tampilan/fitur dari Moto 360 yang memang bergaya ala jam analog. Jadi, Anda seolah-olah sedang mengenakan jam tangan analog biasa yang sebenarnya adalah sebuah smartwatch, alias jam tangan pintar.

Nah, karena memiliki “mode jam tangan” atau watch faces (atau whatever lah namanya), pastinya layarnya (seharusnya) akan menunjukkan waktu secara terus menerus. Atau dengan kata lain, layarnya harus nyala terus.

Lalu yang jadi pertanyaan, bagaimana dengan daya tahan baterainya? Dengan gagdet sekecil ini apakah akan cukup tahan lama digunakan dengan layar berwarna yang hidup secara terus menerus? Apa teknologi layar yang digunakan?

iPod nano 6th generation with clock face

iPod nano generasi ke-6 dengan clock face.

Sampai saat ini, sebelum benar-benar diperkenalkan secara resmi, “iWatch” hanyalah rumor belaka. Rumor yang dimulai ketika Apple memperkenalkan iPod nano generasi ke-6 pertama kali.

Waktu itu, di tahun 2010, Apple memperkenalkan sebuah iPod nano dengan model persegi dengan layar multitouch. Anda bisa membayangkannya sebagai sebuah iPhone tanpa tombol Home, iOS 4 dan layar yang hanya memuat ikon 2×2 saja. Apple merancangnya sedemikian rupa sehingga ketika iPod nano ini diberikan tali jam tangan, iPod nano ini akan lebih mirip sebuah jam tangan daripada sebuah iPod (seperti pada gambar di atas).

Sebuah iPod, aplikasi, layar multitouch, dan sebuah tali jam tangan? Yeah, ide “iWatch” telah dilahirkan oleh Apple. Tanpa kita sadari.

Sengaja atau tidak sengaja? Kalau dibilang tidak sengaja, Apple tidak mungkin mengubah desain iPod nano kembali ke desain yang “lebih iPod nano”, seperti iPod nano generasi ke-7 sekarang ini. Sepertinya Apple pada saat itu memang sedang bereksperimen dengan smartwatch, dan iPod nano generasi ke-6 ini cukup bisa untuk dijadikan kelinci percobaan, tanpa harus meluncurkan sebuah produk dengan kategori baru.

Apple telah mencoba ide smartwatch dengan meluncurkan iPod nano generasi ke-6 yang bisa ditambahkan dengan tali jam tangan. Tapi gagal. Kenapa? Karena untuk berfungsi sebagai jam alias penunjuk waktu, layarnya harus hidup terus menerus, dan itu tentu saja akan membuat baterainya cepat habis, belum lagi kalau fitur-fitur lainnya juga aktif digunakan. Sedangkan kalau layarnya dibiarkan mati, Anda harus menghidupkan layarnya terlebih dahulu sebelum bisa melihat jam di layarnya. Kondisi ini malah membuat “iPod smartwatch” ini kehilangan fitur watch nya.

Tapi, untung saja itu hanyalah sebuah iPod nano, bukan sebuah smartwatch resmi dari Apple. Apple hanya tinggal menghentikan produksinya dan mengubah desainnya saja ke desain standar. Just act like nothing happened.

Yep, daya tahan baterai adalah intinya. Saya rasa selain “apa kegunaan”, atau “apakah sebenarnya masalah yang bisa di atasi/diselesaikan dengan meluncurkan smartwatch” masih diteliti dan dipelajari oleh Apple, masalah baterai juga adalah satu masalah yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

Untuk smartwatch seperti Pebble Smartwatch yang memiliki display e-paper/e-ink, tidak ada masalah sama sekali ketika menampilkan waktu/jam secara terus menerus. Always-on display bukan lah masalah. Bahkan daya tahan baterainya ada pada hitungan hari (aktif sampai dengan 5-7 hari untuk sekali charging), bukan jam.

Menciptakan sebuah smartwatch dengan mengutamakan spesifikasi saja dibanding kegunaannya sebagai “watch” dan tanpa memperhatikan daya tahan baterainya hanya akan membuatnya menjadi the next Galaxy Gear, the next POS, the next DOA smartwatch, biarpun spesifikasi dan fiturnya lebih lengkap dari Pebble.

Feature rich tapi hanya tahan sehari? Di laci saja deh yah.

BTW, Moto 360 ini keren juga, dan saya lebih pilih Moto 360 yang bulat dibanding punya LG yang kotak. Dan benar, Moto 360/Android Wear ini bikin smartwatch lain jadi kayak mainan, dan membuat Galaxy Gear dalam bahaya.

Yang belum lihat video Android Wear, coba cek review dari MKBHD berikut.

Bagaimana menurut Anda dengan desain Moto 360 ini? Cukup Apple-ish atau unApple?

Soal iWatch, saya yakin kalau Jony Ive dan kawan-kawan masih duduk santai sambil menikmati secangkir teh, menunggu waktu yang tepat untuk meluncurkan sesuatu yang telah mereka pelajari sejak iPod nano generasi ke-6 diluncurkan.