Sejak Apple memperkenalkan iOS 7, praktek jual beli iPhone khususnya yang bekas tidak lagi sebebas seperti sebelumnya. Bersamaan dengan iOS 7, Apple memperkenalkan sebuah fitur keamanan yang akan mengunci iDevice kecuali dibuka oleh Apple ID dari pemilik sebelumnya. Fitur ini bernama Activation Lock.

Fitur Activation Lock ini terintegrasi dengan iCloud dan Apple ID pengguna. Dengan begitu, Apple ID akan bertindak sebagai kunci dari setiap iDevice yang terhubung. Ketika iDevice direstore atau direset, maka iDevice akan meminta “kuncinya”, yaitu Apple ID dari pemilik iDevice tersebut. Kalau Apple ID nya diterima, maka iDevice akan terbuka dan bebas digunakan, sebaliknya kalau salah, maka iDevice akan terkunci.

Fitur ini berguna melacak iDevice yang hilang dan untuk mengurangi pencurian, tetapi sebenarnya fungsi dasar dari fitur Activation Lock adalah membuat iDevice tidak bisa diapa-apakan kalau dipegang oleh orang lain.

Meskipun fitur Activation Lock cukup ampuh untuk menjamin proses jual beli iPhone hanya dilakukan oleh pembeli dan pemilik asli iPhone, tetapi ada saja orang-orang nakal yang mencoba mengakali sistem, terutama karena masih banyak orang yang belum paham cara kerja fitur ini.

Ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab berusaha menjual iPhone yang terkunci (sering disebut sebagai locked iCloud) sebagai barang normal ke orang-orang yang tidak tahu apa-apa. Akibatnya, si penjual nakal ini mendapatkan keuntungan yang besar sedangkan pembeli hanya mendapatkan sebongkah gantungan kunci mahal berbentuk iPhone.

Hal seperti ini sangat umum terjadi terutama pada proses jual beli secara online. Yaitu ketika pembeli sangat gampang untuk dikelabui karena barangnya tidak berada di tangan calon pembeli untuk diuji coba. Namun begitu tidak jarang juga seseorang kena tipu langsung meskipun proses jual belinya terjadi di toko alias saling bertatap muka.

Untuk itu, untuk menghindari kena tipu sebaiknya utamakan membeli iPhone secara langsung dari toko/COD dan usahakan untuk menguji cobanya secara langsung sebelum dibawa pulang. Kalaupun terpaksa beli secara online, ada baiknya untuk memeriksa apakah iPhone yang akan dibeli sudah aman dari pengguna sebelumnya, yang artinya Apple ID dari pemilik sebelumnya tidak lagi terkait.

Anda bisa memeriksanya dari IMEI iPhone yang bersangkutan, apakah Activation Lock-nya aktif atau tidak langsung dari situs Apple.

Waspadai pemeras

Selain pembeli yang gampang kena tipu, ternyata penjual juga harus waspada dari tidak kejahatan yang memanfaatkan fitur Activation Lock ini.

Baru-baru ini saya membaca sebuah kisah dari seseorang yang hampir menjadi korban pemerasan dari seorang yang berpura-pura sebagai pembeli di situs eBay.

Modusnya seperti ini:

  1. Si pemeras mencari sasaran yang menjual iPhone.
  2. Awalnya mencoba berkomunikasi dengan penjual dengan cara yang sesopan mungkin.
  3. Setelah proses menawar hingga deal terjadi, si pemeras kemudian membayar si penjual dengan harga yang sesuai.
  4. Si penjual mengirim iPhone dalam paket ke si pemeras ini.
  5. Setelah barang diterima, si pemeras melaporkan bahwa iPhone yang diterima ternyata masih berisi Apple ID. Meskipun sebenarnya sejak awal si penjual sudah mengeluarkan Apple ID yang terdaftar pada iPhone tersebut.
  6. Later I get a message from the buyer saying that the iPhone is iCloud activation locked, displaying “This iPhone is currently linked to an Apple ID (e**@address.com). Sign in with the Apple ID that was used to set up this iPhone.”

  7. Si pemeras kemudian meminta nomor telepon si penjual untuk kemudian meminta Apple ID dan password si penjual.
  8. Kalau si penjual menolak, si pemeras kemudian mulai menuduh si penjual sebagai penadah atau penipu.
  9. They accuse me of being an iPhone dealer, a scammer, untrustworthy – the implication being the iPhone is stolen and I am not the previous owner – booga booga. They say I know damned well that an iCloud locked iPhone can be had on eBay for hundreds of pounds less than what the buyer paid hint hint.

  10. Si pemeras mulai menuduh kalau iPhone yang dia beli adalah locked iCloud (Activation Lock-nya masih aktif).
  11. Si pemeras kemudian meminta refund atau ganti rugi.
  12. … I should agree to a partial refund to ensure positive feedback from them. WAIT WHAT.

Pada akhirnya si pemeras tersebut mengaku juga kalau iPhone yang tadinya locked sudah kembali “unlocked“, untuk memberikan kesan kalau si pemeras ini telah mengeluarkan usaha dan sebagai imbalan dari usahanya tersebut si pemeras meminta imbalan berupa refund, padahal si pemeras sendiri lah yang mengunci iPhone tersebut menggunakan Apple ID yang mereka buat sendiri dan membuat kondisi seolah-oleh Apple ID tersebut adalah milik si penjual.

Akhir cerita, si penjual selamat dari tipu daya si pemeras karena berhasil membuktikan kalau iPhone yang dia jual benar-benar sudah bersih/aman dari lock iCloud.

Dari pengalamannya itu, si penulis (si penjual) memberikan beberapa saran atau tips buat siapapun yang ingin menjual iPhone miliknya, terutama secara online.

  1. Kalau Anda menjual barang via eBay, selalu gunakan fasilitas perpesanan dari eBay (atau situs apapun, kalau ada) untuk berkomunikasi dengan calon pembeli. Dengan begitu segala bentuk percakapan terekam langsung dari eBay.
  2. Sebelum menjual iPhone, siapkan segala hal yang bisa dijadikan bukti. Ambil foto atau screenshot yang menunjukkan kalau status Activation Lock dari iPhone Anda itu sudah nonaktif (bisa dicek di sini).
  3. Anda mungkin saja bisa dituduh memalsukan foto/screenshot tersebut dengan cara mengambil foto terlebih dahulu lalu menguncinya, oleh karena itu sebisa mungkin panggil seseorang untuk dijadikan saksi dan foto bersama orang tersebut (dilengkapi dengan keterangan waktu, dan info-info pendukung lain)
  4. Alternatif lain adalah Anda pergi ke agen pengiriman barang dan rekam video yang memperlihatkan Anda sedang menonaktifkan Activation Lock dari iPhone Anda dan meresetnya sebelum dikirim.

Cara-cara tersebut mungkin sedikit ekstrim tapi lebih baik bersiap daripada menyesal, bukan?

Kasus seperti di atas sudah biasa terjadi di situs-situs besar seperti eBay di mana biasanya eBay cenderung berpihak pada pembeli, yang pada akhirnya membuat si penjual terpaksa membayar ganti rugi karena sudah menyalahi aturan “barang yang dijual tidak sesuai dengan yang diterima”. Tetapi walau Anda tidak atau belum ada rencana menjual iPhone Anda di eBay ada baiknya Anda mulai waspada sejak awal dengan modus pemerasan seperti itu dan mengenali trik-trik yang bisa mereka gunakan sehingga Anda bisa terhindar dari kejahatan serupa.

Baca juga: