Sebenarnya ini adalah informasi yang sudah lama beredar, bahwa serial number iPhone bisa memberitahukan banyak informasi termasuk di antaranya adalah kode pabrik, lokasi pembuatan (perakitan) dan tahun pembuatan*.

Tapi kali ini saya tidak mau membahas keseluruhan kode-kode dari serial number iPhone. Saya hanya mau membahas soal kode pabriknya saja.

Seperti yang sudah umum diketahui, bahwa iPhone adalah produk buatan perusahaan Apple, perusahaan Amerika. Walaupun Apple mendesain atau mengembangkan iPhone di California, Amerika, tetapi sebenarnya perakitan iPhone dikerjakan di pabrik-pabrik yang tersebar di Cina. Makanya pada setiap iPhone ada tulisan “Designed by Apple in california assembled in China.” Salah satu perusahaan pembuatan alat elektronik yang juga mengerjakan perakitan iPhone yang cukup terkenal adalah Foxconn.

Foxconn adalah perusahaan yang besar. Pabrik Foxconn beroperasi di banyak negara mulai dari Australia, Brazil, Cina, di beberapa negara-negara di Eropa, India, Jepang, Malaysia, Meksiko, Korea Selatan, dan bahkan di Amerika Serikat juga ada.

Klien alias perusahaan yang mempercayakan perakitan produknya pada Foxconn cukup banyak dan terkenal. Mulai dari Acer, Apple, Cisco, Dell, Amazon, Google, Huawei, Microsoft, Nokia, Sony, Toshiba, Xiaomi dan lainnya. Nah, khusus di Cina sendiri Foxconn memiliki 12 pabrik yang beroperasi di sembilan kota di Cina. Di sinilah produk-produk Apple dibuat.

Sekarang Anda paham kalau iPhone yang Anda punyai itu sebenarnya datangnya dari Cina sana. Tapi tahukah Anda dari mana tepatnya? Di sinilah serial number pada iPhone berguna untuk memberitahukan kita.


*) Untuk mengetahui informasi selengkapnya dari sebuah serial number, Anda bisa memanfaatkan situs-situs seperti IMEIData, Chipmunk atau AppleSerialNumberInfo.com.

Kode pabrik

Berikut adalah kode-kode pabrik pembuat iPhone yang bisa Anda temukan dari dua karakter pertama pada serial number iPhone:

C0 : Quanta Computer
C3 : China
C5 : China
C7 : China, Shanghai – Pegatron-Protek
C8 : China
DL : China – Foxconn
DM : China – Foxconn
DN : China, Chengdu – Foxconn
DQ : China – Foxconn
FK : China, Zhengzhou – Foxconn
F1 : China, Zhengzhou – Foxconn
F2 : China, Zhengzhou – Foxconn
F4 : China, Shanghai – Pegatron-Protek
F7 : China – Foxconn

Dan berikut ini adalah kode-kode pabrik atau wilayah pembuatan untuk produk-produk lain selain iPhone.

F, FC, XA, XB, QP, G8 : Amerika Serikat
RN : Meksiko
CK : Irlandia
SG, E : Singapura
MB : Malaysia
PT, CY : Korea Selatan
EE, QT, UV : Taiwan
1C, 4H, W8, YM, VM, WQ, 7J : China

Pesan “Maybe Refurbished?” atau “Possible Refurbished”

Pada saat memeriksa serial number iPhone Anda pada situs-situs yang sudah saya sebutkan di atas, mungkin saja Anda akan mendapatkan pesan “Maybe Refurbished?” atau “Possible Refurbished” pada kolom Factory dari tabel yang tampil dan Anda langsung kaget setengah mati. Apa maksud dari pesan tersebut? Apakah berarti iPhone yang baru saja Anda beli 3 hari yang lalu itu ternyata adalah iPhone refurbished alias rekondisi?

Sabar, tenang dulu. Pesannya sebenarnya sudah sangat jelas, ada “maybe refurbished” atau “posible refurbished”-nya yang berarti kemungkinan rekondisi dan belum pasti rekondisi. Kalau muncul pesan seperti itu dari serial number yang Anda cek, itu artinya pabrik yang merakit iPhone Anda itu termasuk pabrik yang besar, yang memiliki perlengkapan atau peralatan yang dibutuhkan untuk membuat iPhone sekaligus bertanggung jawab untuk proses perbaikan pada perangkat-perangkat yang rusak. Tidak semua pabrik menampilkan pesan seperti ini, itu berarti tidak semua pabrik bertugas mereparasi perangkat yang rusak.

Sejauh ini hanya serial number berawalan C3 yang memunculkan pesan “possible/maybe refurbished”. Dari situ kita bisa simpulkan kalau pabrik C3 ini adalah pabrik yang menerima perangkat rusak dari Apple untuk diperbaiki atau diganti komponennya dan kemudian diuji coba kembali. Setelah perangkat lolos uji coba kualitas, perangkatnya dikirim kembali sebagai perangkat rekondisi resmi dari Apple. Ke depannya mungkin ada kode lain selain C3 yang juga mengandung pesan seperti itu. Tapi intinya maksudnya sama saja, sama-sama “possible” atua “maybe”.

Jadi, jangan langsung panik kalau setelah dicek ternyata muncul pesan “maybe refurbished” karena pesan tersebut hanya sebagai tambahan informasi bahwa pabrik yang membuat atau merakit iPhone Anda itu juga digunakan sebagai pabrik untuk mereparasi iPhone dan perangkat lainnya.