Speedtest
Saya adalah salah satu pengunjung setia WiFi.id Corner di kota Makassar. Tetapi karena biasanya saat saya datang corner-nya sudah ramai yang artinya sudah banyak orang yang mendownload anime, saya terpaksa harus puas dengan kecepatan ~50 KB/s yang hanya biasa buat buka Facebook dan browsing Reddit seadanya. Setidaknya sampai download-an mereka selesai yang only god knows when.

Biasanya kalau sudah begini cara saya untuk menarik sedikit demi sedikit bandwidth ke komputer saya adalah dengan mendownload file apa saja dari internet dan menunggu sampai kecepatannya naik perlahan. Tapi terkadang mendownload file dari browser tidak cukup mempan. Memancing lewat Transmission (torrent) pun tidak membantu.

Jadi, trik saya adalah dengan memanfaatkan sebaris perintah wget (downloader bawaan Ubuntu) dari Terminal. Perintahnya adalah seperti ini

Perintah di atas sebenarnya umumnya digunakan untuk menguji kecepatan (speed test) internet melalui Teminal tetapi saat menggunakannya dulu pada jaringan lambat saya tiba-tiba menyadari kalau setelah menjalankannya kecepatan yang saya peroleh menjadi naik meskipun di tengah-tengah banyaknya pengguna.

Perintahnya memang menggunakan wget tetapi tenang saja karena lokasi downloadnya adalah /dev/null yang merupakan direktori yang tidak eksis di GNU/Linux. Itu artinya proses speed test tersebut tidak akan memenuhi harddisk Anda dari file-file download-an.

Sebenarnya ukuran file yang didownload juga bisa diubah sesuai dengan kebutuhan. “test10.zip” untuk menguji kecepatan dengan file berukuran 10 MB, “test100.zip” untuk 100 MB dan “test500.zip” untuk 500 MB. Saya sendiri paling sering menggunakan yang paling besar yaitu “test500.zip” biar jaringannya benar-benar bisa di-take over.

Untuk memundahkan menjalankannya dari Terminal, copy perintah di atas dan paste ke file .bashrc atau .bash_aliases dan jadikan sebagai alias agar mudah dipanggil.

Ini contoh alias yang saya gunakan:

Sejauh ini cara ini cukup berkerja dengan baik bagi saya. Saya biasanya pakai yang 100 sebelum streaming lagu dari Spotify atau pas mau buka YouTube biar videonya lebih stabil tanpa buffer. Lumayan, bisa menyedot ratusan KB/s. Tapi terkadang juga saat hotspotnya lagi betul-betul penuh sesak, saya pakai yang 500.