Cracking aplikasi (apps) iOS sudah ada/terjadi sejak App Store dirilis pada tahun 2008. Hackulous sudah ada sejak bulan September 2008, tidak lama setelah App Store dirilis dan mulai menawarkan apps seperti Installous dan layanan seperti Apptrackr bagi komunitas.

Permulaan

Pada WWDC tahun 2008, Steve Jobs mengumumkan perilisan iPhone App Store (beserta SDK nya). Namun, App Store mempunyai sebuah kekurangan, yaitu Anda tidak bisa mencoba aplikasi sebelum membelinya. Sebenarnya aplikasi yang tersedia di App Store adalah aplikasi yang hebat, tetapi kualitas aslinya dipertanyakan. Kebanyakan dari aplikasi tersebut memiliki deskripsi/penjelasan yang manipulatif, selain itu banyak pengembang aplikasi yang bermain-main dengan sistem review di App Store. Akibatnya adalah aplikasi yang terpajang di App Store kelihatan lebih baik dari yang sebenarnya.

Crack Pertama

Beberapa hari setelah App Store dibuka secara resmi, Super Monkey Ball yang merupakan aplikasi terpopuler pada saat itu, telah berhasil di crack dan didistribusikan. Identitas asli dari orang yang meng-crack Super Monkey Ball tidak diketahui. Tapi ada seseorang yang bernama Labrat yang berusaha mengambil keuntungan dengan cara berpura-pura mengaku sebagai orang yang meng-crack Super Monkey Ball dan beberapa aplikasi lainnya, tetapi pada akhirnya diketahui bahwa dia sebenarnya hanya berpura-pura. Labrat kemudian membuat sebuah website (yang dia sebut Haklabs) dan mengajak orang-orang untuk mendiskusikan metode cracking, sebagai upaya untuk belajar secara serius bagaimana caranya meng-crack aplikasi.

Sekelompok orang berbakat (termasuk lsemtex) dipertemukan dalam sebuah kanal IRC untuk menemukan metode meng-crack sebuah aplikasi. Setelah mem-porting sebuah debugger kedalam iPhone dengan beberapa percobaan, lsemtex berhasil menemukan sebuah metode dan mempostingnya ke website miliknya. Metode ini masih sedikit cacat, tapi dengan beberapa pengerjaan, Kyek berhasil menyelesaikan metode tersebut dan menjelaskannya secara rinci ke forum Haklabs.

Kemajuan

Keterampilan teknis yang dibutuhkan untuk meng-crack dan menginstall aplikasi hasil crack merupakan hambatan bagi komunitas. Seiring berjalannya waktu, muncullah program untuk meng-crack seperti Autop (buatan Flox) yang membuat proses cracking menjadi lebih mudah.

Kemudian Kyek memberitahukan idenya kepada anggota geniusblog.net tentang sebuah aplikasi database yang mengumpulkan semua data aplikasi iOS hasil crack. Setelah mendapat umpan balik yang positif, Kyek mulai bekerja membuat sebuah aplikasi yang akan dikenal sebagai Appulous.

Hackulous

Genius, Kyek, SaladFork dan Holosoth, yang merupakan anggota dari Genius Blog memutuskan untuk membuat sebuat forum baru yang disebut Hackulous. Pengembangannya sempat dirahasiakan selama beberapa minggu, dan saat sementara dikembangkan, Hackulous mulai diisi dengan konten-konten dari situs web Genius Blog. Begitu Appulous dan Hackulous sudah siap, keduanya dirilis secara bersamaan pada 4 September 2008. Seketika itu Hackulous mulai menjadi pusatnya aplikasi cracked. Pada akhirnya Installous menjadi sebuah proyek resmi dari Hackulous ketika puy0 dan AppShare merilisnya sehari kemudian.

Pengembangan lebih lanjut dari website Hackulous dan perbaikan-perbaikan yang diterima Appulous membuat SaladFork ikut bergabung ke komunitas. Pengembangan program crack seperti xCrack sudah mulai lazim, dan berbagai metode crack juga telah dirilis. Kemudian SaladFork merilis Crackulous pada Februari 2009, setelah source code nya sempat bocor ke publik.

Melambat

Setelah melakukan beberapa kali modifikasi untuk membuat Appulous menjadi stabil, Kyek mengalami masalah pribadi yang membuat ia sempat lama absen dari komunitas. Kyek sempat muncul beberapa kali untuk mendiskusikan tentang perilisan Appulous V2 atau API Appulous. Akan tetapi, karena perhatian Kyek sudah mulai berkurang kepada komunitas, progres menjadi stagnan, dan kualitas dari Appulous menjadi semakin menurun.

puy0 kembali, dan mengumumkan pengembangan dari Installous 3. Meskipun ia memiliki dukungan dari staf Hackulous, tetapi karena kurangnya perhatian dari Kyek akhirnya puy0 memutuskan untuk mengembangkan Installous sendirian (dengan nama install0us). Tanggung jawab Kyek untuk membiayai server juga sudah mulai dipertanyakan, dan Dissident menyarankan untuk mengganti website. Ide ini diterima dengan baik oleh beberapa anggota inti (termasuk Genius). Awalnya, website pengganti ini disebut dengan “CrackedApps.com” (dimiliki oleh pr0x), tetapi karena ditentang oleh Genius akhirnya namanya menjadi “apptrackr”.

Dari sini pengembangan apptrackr dimulai. Karena Appulous tidak memiliki fungsi moderasi yang cukup baik, maka pengembangan apptrackr dijaga serahasia mungkin. Karena kalau sampai ketahuan, maka akan menjadi sasaran spammer.

Pengrusakan

Suatu hari pada bulan Oktober 2009, seorang hacker berhasil mengakses server milik Kyek dan melakukan deface pada forum Hackulous. Setelah berdiskusi dengan hacker tersebut, Dissident akhirnya dapat kembali mengakses forum dan mengembalikan keamanannya. Setelah kejadian itu, Genius mempromosikan Dissident sebgai administrator. Beberapa hari kemudian Kyek kembali setelah mendengar kabar ini dan berhadapan dengan Dissident melalui SSH. Setelah melakukan diskusi, Dissident mencabut perilisan apptrackr dengan syarat Kyek tidak boleh lagi menghilang tanpa kabar, atau setidaknya Kyek harus memberikan kontrol website ke staff Hackulous.

Periode ini menjadi sangat kontroversial. Si hacker membocorkan beberapa detail dari pengembangan apptrackr kepada publik, dan Dissident yang dipromosikan secara tiba-tiba rupanya menjadi ajang perebutan kekuasaan untuk menggantikan Kyek. Meskipun Kyek telah menstabilkan Appulous dan memperkenalkan Troll Bridge, Kyek mendapat sikap sinis dari staf dan komunitas, dan kembali menghilang tanpa kabar. Setelah sempat satu bulan tidak aktif, Genius dan Dissident kembali melanjutkan pengembangan apptrackr.

Apptrackr dirilis

Pada bulan Januari 2010, Dissident merilis Apptrackr sebagai pengganti resmi Appulous. Dan pada bulan berikutnya, Appulous ditutup oleh Kyek.

Sehari setelah puy0 mengumumkan bahwa dukungan untuk install0us telah ditutup, docmorelli merilis Installous 3 sebagai update resmi. Sejak dirilis, Apptrackr dan Installous telah digunakan oleh hampir tiga juta iDevices di seluruh dunia.

Apptrackr dan Installous menjadi layanan penyedia aplikasi crack paling populer, dan Hackulous menjadi komunitas paling sukses untuk pengembangan aplikasi crack.