Satya Nadella CEO Microsoft

Satya Nadella secara resmi terpilih sebagai CEO Microsoft yang baru, menggantikan Steve Ballmer. Sementara itu, Bill Gates juga memiliki jabatan baru, yakni founder dan technology advisor (penasehat).

Siapakah Satya Nadella ini? Berikut yang bisa saya kutip dari Wikipedia:

Later, he was made the president of Microsoft’s $19 billion Server and Tools Business and led a transformation of the company’s business and technology culture from client services to cloud infrastructure and services.

He has been credited for bringing Microsoft’s database, Windows Server and developer tools to its Azure cloud. The revenue from Cloud Services grew to $20.3 billion in June 2013 from $16.6 billion when he took over in 2011. Nadella’s 2013 base salary is nearly $6.7 million (plus stock bonuses), which adds up to $7.6 million. Satya Nadella played major role in Microsoft’s transition to the cloud.

Satya mungkin kurang dikenal, wajahnya jarang terpampang di majalah atau situs-situr teknologi. Tapi bukan berarti ia adalah seorang pendatang baru.

Satya adalah orang yang punya track record mengesankan di Microsoft. Satya Nadella adalah pemain kunci yang bertugas menangani hampir semua aspek pada divisi Cloud and Enterprise, sebuah divisi yang dibangun dari dasar yang kemudian telah menjadi salah satu divisi terbesar dan paling menguntungkan di Microsoft. Pada dasarnya, Satya adalah orang yang bertanggung jawab atas teknologi cloud di Microsoft, alias cloud boss.

Gelar insinyur di Electrical & Electronics, master di Computer Science dan Business Administration, plus, ia sudah bekerja selama 22 tahun dengan posisi kepemimpinan membuat Satya adalah orang yang paling cocok untuk menjadi CEO Microsoft.

CEO Amazon: Orang-orang tidak ingin gadget, mereka ingin layanan

CEO Amazon, Jeff Bezos, berpendapat bahwa alasan mengapa hanya sedikit orang yang membeli tablet Android yang diluncurkan tahun lalu adalah karena orang-orang tidak butuh gadget, tetapi mereka butuh layanan.

Jeff Bezos via AllThingsD:

Amazon CEO Jeff Bezos says there is a simple reason that few people bought the dozens of Android tablets launched last year.

Most folks don’t want gadgets, Bezos said. They want services.
And the Kindle Fire, Bezos said, is more a service than a gadget.

Jadi menurut Jeff Bezos, Android menang di gadget yang ber-spec tinggi tetapi kurang di layanan. Kindle Fire unggul dengan layanan mereka. Lalu Apple?

Sculley memuji Samsung Galaxy Tab

detikINET:

Mantan CEO Apple John Sculley mempunyai pendapatnya sendiri. Dia memuji tablet Samsung dalam sebuah wawancara dengan The Economist, di mana ia juga mengisyaratkan bahwa tablet Windows 8 akan menggoyang di pasar tablet. Selain Galaxy Tab, tidak ada lagi yang disebut Sculley, termasuk tablet Android lainnya seperti Xoom 2 atau Asus Transformer Prime.

Galaxy Tab memang bagus, dan Anda tidak harus menjadi seorang CEO/mantan CEO dulu untuk mengatakan kalau Galaxy Tab itu bagus, dan betul-betul penantang iPad. Tapi, Sculley tidak tahu banyak tentang teknologi. Sculley hanyalah seorang mantan penjual “air bergula” yang pernah memecat Steve Jobs dan hampir saja mencegah kelahiran iPod, iPhone dan iPad, seandainya Steve Jobs tidak kembali ke Apple. Sculley tidak tahu apa-apa tentang teknologi yang dimiliki Apple. (sumber saya)

Pesawat untuk Steve Jobs

FAA Aircraft
Ini dia GULFSTREAM AEROSPACE G-V, sebuah pesawat pribadi milik Steve Jobs yang diberikan oleh Apple sebagai hadiah:

“Apple’s market cap has risen from less than $2 billion to over $16 billion under Steve’s leadership since his return to the Company two and a half years ago,” said Apple Board member Ed Woolard. “Steve has taken no compensation thus far, and we are therefore delighted to give him this airplane in appreciation of the great job he has done for our shareholders during this period.”

Continue reading “Pesawat untuk Steve Jobs”

Steve Jobs meninggal dunia

Steve Jobs

Telah meninggal dunia Steven Paul Jobs (Steve Jobs) pada usia 56 tahun (1955-2011). Berita ini dikonfirmasi langsung dari Apple pada hari rabu waktu setempat (5 Oktober 2011).

Statemen dari Apple’s Board of Directors:

We are deeply saddened to announce that Steve Jobs passed away today.

Steve’s brilliance, passion and energy were the source of countless innovations that
enrich and improve all of our lives. The world is immeasurably better because of Steve.

His greatest love was for his wife, Laurene, and his family. Our hearts go out to them and to all who were touched by his extraordinary gifts.

Continue reading “Steve Jobs meninggal dunia”