John Resig: WebKit adalah jQuery dari browser

Berita mengenai Opera yang beralih ke WebKit mendapat perhatian dari John Resig, pembuat jQuery, the missing JavaScript library. John Resig berpendapat bahwa WebKit bagi browser layaknya jQuery bagi JavaScript.

I would argue that WebKit (a common framework for implementing the standards-compatible portion of a web browser) is exactly like jQuery (a common framework for implementing a DOM standards-compatible experience in a web page) at this point.

John Resig

Selain itu, John Resig juga mengomentari beberapa argumen terkait masalah WebKit dan web standar. Misalnya, tentang stagnasi, dan masalah bug yang bisa menjadi de facto.

As to the bugs: WebKit is a common code base that a number of browsers contribute to, however every browser vendor has the ability to make changes to their own fork of the code base. I see no reason why these “now-standard” WebKit bugs wouldn’t be fixed by any single vendor.

Anda bisa membacanya secara lengkap dari blog John Resig.

“Sad day for the Web”

The news about Opera switching to Webkit is disappointing. It’s a sad day for the Web, since I thought highly of their Presto engine and their Web standards work. Their impact on Web standards will be dramatically reduced, especially where they want to do something differently to Apple and Google.

Robert O’Callahan

-o-pera beralih ke -webkit-

WebKit

Opera mengumumkan bahwa saat ini pengguna browser Opera telah berjumlah sekitar 300 juta orang.

Namun saya tidak peduli dengan jumlah tersebut, berita yang lebih penting dari pengumunan tersebut adalah Opera akan beralih ke WebKit 🙂

On the same day as announcing that Opera has 300 million users, we’re also announcing that for all new products Opera will use WebKit as its rendering engine and V8 as its JavaScript engine. It’s built using the open-source Chromium browser as one of its components.

Seperti yang diungkapkan di blognya, produk Opera berikutnya akan menggunakan WebKit sebagai rendering engine dan V8 sebagai JavaScript engine-nya. Spec seperti ini memang mirip dengan yang digunakan pada Google Chrome karena pada dasarnya komponen tersebut dikembangkan dan digunakan pada Chromium, proyek open source dari Google Chrome milik Google.
Continue reading “-o-pera beralih ke -webkit-“

Opera confirms WebKit prefix usage

Bruce Lawson via .netmagazine:

Opera, along with Microsoft and Mozilla, announced at a CSS Working Group meeting that we would support some WebKit prefixes. This is because too many authors of mobile sites only use the WebKit-prefixed version, and not even the standard, unprefixed one, when it is available. This leads to a reduced user experience on Opera, Mobile Firefox and Mobile IE, which don’t receive the same shiny effects, such as transitions, gradients and the like, even if the browser supports those effects.

Install Opera Mobile di Ubuntu

Opera Mobile

Selain versi desktop yang biasa kita install, kita juga bisa menginstall Opera versi mobile di Ubuntu. Opera Mobile yang sudah tersedia untuk smartphone berbasis Windows mobile, Symbian dan iOS juga tersedia untuk desktop. Ada 3 versi Opera Mobile untuk desktop, yaitu Opera Mobile for Mac, for Windows dan for Linux.

Pada dasarnya Opera Mobile untuk desktop ini merupakan emulator yang berguna bagi para web developer untuk menguji website mereka pada tampilan mobile dan menguji kompabilitas halaman web dengan browser tertentu (terutama mobile). Daripada mencoba langsung dari ponsel, mengapa tidak memanfaatkan Opera Mobile ini?
Continue reading “Install Opera Mobile di Ubuntu”