Server dengan uptime 18 tahun akhirnya dipensiunkan

Sebuah komputer server (200MHz Pentium, 32MB RAM, 4GB SCSI-2 drive) akhirnya dipensiunkan setelah berjalan selama lebih dari 18 tahun lamanya, non-stop.

Dikutip dari mailing list AusNOG (via The Register):

Just switched off our longest running server.
Built and brought into service in early 1997, it’s been running 24/7 for
18 years and 10 months.

In its day, it was a reasonable machine – 200MHz Pentium, 32MB RAM,
4GB SCSI-2 drive…. and up until recently, it’s still be doing its job
fine. Hard drive finally started throwing errors, it was time to retire it
before it gave up the ghost!

Luar biasa. Server ini memiliki uptime 18 tahun 10, yang berarti belum pernah direboot sama sekali, belum pernah update kernel (setiap update kernel membutuhkan reboot), dan juga belum pernah mati karena listrik padam sekalipun! Tapi pada umumnya server itu dihubungkan ke UPS (backup power) untuk mencegahnya mati tiba-tiba dari padamnya listrik, tetapi itu juga berarti bahwa UPS yang digunakan sangat awet dan bisa bertahan lama.

Served by a Raspberry Pi

Raspberry Pi

Yesterday I switched the primary source of my blog to Kaho, my Raspberry Pi behind a broadband connection.

Mengetahui mesin sekecil itu bisa menjalankan sebuah blog dan dikunjungi oleh ribuan orang dari seluruh dunia membuat saya cukup terkesan. Mungkin cuma saya sih, soalnya sudah ada beberapa teman saya yang punya Raspberry Pi, dan “menjalankan blog” mungkin terlalu sepele buat mereka.

Saya pikir saya akan mulai menabung buat beli Raspberry Pi terbaru, dan menamakannya… Kaho :*.

Ubuntu sebagai server Time Machine

Jika Anda ingin menggunakan Time Machine melalui WiFi, maka Anda membutuhkan Time Capsule yang harganya lumayan mahal. Biar murah, solusi alternatifnya adalah gunakan komputer dengan distro Ubuntu (Linux) sebagai server Time Machine.

Solusi murah ini bisa didapatkan berkat Netatalk

Netatalk is a freely-available Open Source AFP fileserver. A *NIX/*BSD system running Netatalk is capable of serving many Macintosh clients simultaneously as an AppleShare file server (AFP).

Continue reading “Ubuntu sebagai server Time Machine”