Mark Shuttleworth: Thanks to the Ubuntu community

Mark:

For the first time with Ubuntu 12.04 LTS, real desktop user experience innovation is available on a full production-ready enterprise-certified free software platform, free of charge, well before it shows up in Windows or MacOS. It’s not ‘job done’ by any means, but it’s a milestone. Achieving that milestone has tested the courage and commitment of the Ubuntu community – we had to move from being followers and integrators, to being designers and shapers of the platform, together with upstreams who are excited to be part of that shift and passionate about bringing goodness to a wide audience. It’s right for us to design experiences and help upstreams get those experiences to be amazing, because we are closest to the user; we are the last mile, the last to touch the code, and the first to get the bug report or feedback from most users.

Ubuntu 12.04 LTS adalah rilis pertama Ubuntu yang berani saya gunakan sejak versi aplha. Hampir tiap hari update-an untuk Ubuntu 12.04 LTS dikeluarkan, hampir tiap hari pula laporan crash dikirim ke Launchpad, dan mengikuti perkembangannya dari rilis alpha sampai dengan rilis beta membuat saya semakin betah dengan Unity.

Engineers are human beings too!

The hard core Linux engineers can use… anything, really. Linus is probably equally comfortable with Linux-from-scratch as with Ubuntu. But his daughter Daniela needs something that works for human beings of all shapes, sizes, colours and interests. She’s in our audience. I hope she’d love Ubuntu if she tries it. She could certainly install it for herself while Dad isn’t watching Linus and other kernel hackers are our audience too, of course, but they can help himself if things get stuck.

Again, thanks to the Ubuntu community, 500 amazing people at Canonical, the contributors to all of the free software that makes it possible, and our users.

Yup, I hope Daniela will give Ubuntu 12.04 a test-run.

Ubuntu desktop dalam Android

Ubuntu Android
Mark Shuttleworth telah mengumumkan> sebuah produk baru dari Canonical, yaitu “Ubuntu for Android“, yaitu sistem operasi Ubuntu (desktop) yang terintegrasi dengan Android.
Mark:

Carry just the phone, and connect it to any monitor to get a full Ubuntu desktop with all the native apps you want, running on the same device at the same time as Android. Magic. Everything important is shared across the desktop and the phone in real time.

Continue reading “Ubuntu desktop dalam Android”

Install dan jalankan Ubuntu di Android

Yo dawg, I herd you don’t like malware, so I put an Ubuntu inside your Android so you can browse the internet safely.
Ubuntu Installer
Ubuntu Installer adalah sebuah aplikasi yang memudahkan Anda untuk menginstall Ubuntu pada Android. Yang penting, Android Anda sudah di root sebelumnya (Di bawah ada daftar perangkat/ROM yang kompatibel).
Ubuntu akan berjalan di atas Android, yang berarti Ubuntu hanya berjalan secara virtual saja. OS Android nya masih tetap berfungsi normal, menelepon dan SMS masih tetap bisa dilakukan. Dan yang paling penting, tidak ada dualboot dan tidak ada proses reboot untuk berpindah-pindah OS.
Continue reading “Install dan jalankan Ubuntu di Android”

Tipe pengguna Linux yang menjengkelkan

Bergabung ke forum-forum diskusi yang membahas tentang Linux dan distro-distro nya membantu saya dalam mengenali tipe-tipe pengguna Linux. Dan dari semua pengguna Linux, ada tipe yang cukup menjengkelkan kalau kita sampai bertemu dengannya.

Anti Windows

Tipe pengguna seperti ini kadang sangat berlebihan kalau membahas tentang Windows dan Linux. Mereka tidak hanya tersinggung kalau ada orang yang berkata-kata jelek tentang Linux, tetapi mereka juga tersinggung kalau ada orang yang membicarakan hal yang baik-baik tentang Windows.
Continue reading “Tipe pengguna Linux yang menjengkelkan”

Perbedaan “Unmount”, “Eject”, “Safely Remove Drive”

Update:
Diperbarui per-rilis Ubuntu 14.04 LTS.

Setelah Anda selesai menggunakan USB flashdisk atau harddisk (HD) external Anda di Ubuntu (atau pada dasarnya di komputer), tentunya Anda tidak bisa langsung mencabutnya dari port USB-nya. Cara yang benar adalah dengan mengikuti prosedur pemutusan hubungan dari sisi software/sistem operasinya terlebih dahulu sebelum memutuskan hubungan dari sisi hardware.

Untuk melepaskan media storage/drive (USB flashdisk/HD) khususnya di Ubuntu biasanya ada pilihan “Unmount”, “Eject”, “Safely Remove Drive”.

Sebenarnya apa saja fungsi dari tiap-tiap menu tersebut, dan kapan akan digunakan?
Continue reading “Perbedaan “Unmount”, “Eject”, “Safely Remove Drive””

Satya’s GNOME Shell PPA

Satya adalah salah satu member deviantART yang cukup produktif dalam merilis tema GNOME, terutama GNOME Shell. Aqua, Shine, dan Minty adalah contoh beberapa tema buatan Satya yang cukup populer di deviantART. Kini Satya telah membuat PPA dan mengupload semua tema buatannya sehingga Anda bisa dengan mudah menginstallnya dan bisa mendapatkan update-an.

Untuk menambahkan PPA Satya ke Ubuntu Anda jalankan perintah berikut ini pada Terminal:

sudo add-apt-repository ppa:satyajit-happy/themes
sudo apt-get update

Continue reading “Satya’s GNOME Shell PPA”

Menghilangkan Recent Items dari Dash Ubuntu

Unity Dash
Unity Dash

Pada saat melakukan pencarian baik itu file-file atau aplikasi dari Dash Unitu di Ubuntu, biasanya akan muncul file-file yang pernah atau baru saja dibuka yang disebut dengan recent items.
Sebenarnya fitur recent items yang muncul pada Dash Ubuntu ini cukup membantu kita, terutama untuk mengakses file-file secara cepat tanpa harus membuka file manager lagi. Tapi fitur ini juga bisa menggangu privasi dari pemilik komputer kalau seandainya komputernya sedang digunakan orang lain. Nah, bagaimana caranya menghilangkan daftar file atau aplikasi yang muncul pada recent items Ubuntu?
Continue reading “Menghilangkan Recent Items dari Dash Ubuntu”