One package for all distros

Format pemaketan Click yang sebelumnya sudah ada di Ubuntu Touch kabarnya akan tersedia juga untuk Ubuntu versi desktop.

Dikutip dari artikel Softpedia yang berjudul “Ubuntu’s Click Packages Might End the Linux Packaging Nightmare”:

For now, only the Ubuntu SDK can make Click packages, but they present some advantages over regular ones. For example, they are much safer than regular packages, mostly because there are no maintainer scripts that can run as root. In conjunction with the Ubuntu Software Center and Apparmor, the Click packages are pretty safe.

One of the best features of Click packages is that they have no external dependencies, which means that you can basically run them on any system, regardless of the available libraries installed or in the repositories

Sebelum lebih jauh, apa sih Click itu? Kira-kira seperti ini penjelasan dari halaman dokumentasi Click:

Click is the code name used to describe a packaging format for Ubuntu mobile applications. This format specifies how individual apps are delivered to mobile devices, how they are packed into distributable format, and how they are installed on a mobile device by a system provided package manager.

Menurut Jamie Strandboge (@jdstrand) salah satu keunggulan utama dari Click adalah paket yang dibuat dari Click lebih aman daripada paket DEB…

The real power of click is when it is used in combination with a software repository with strong policies. For example, the security of a click package installed from the Ubuntu App Store is typically higher than that of a deb installed from a trusted archive. This is because in the Ubuntu App Store, the trust model is apps are considered untrusted* and policies and checks are in place to ensure that click packages in the store have a proper security manifest and therefore run under very strict confinement. Contrast that to deb packages in the Ubuntu archive– the trust model is that the software and deb packaging are considered trusted and in general the software does not run under confinement (though there are plenty of exceptions where an AppArmor profile is shipped with the software to guard against security bugs).

Click ini keren, terutama karena faktor keamanannya dan juga karena pengguna bisa menjalankan dua versi berbeda dari aplikasi yang sama.

“It was yet another Debian derivative”

Saya baru saja membacanya, dan dari semua artikel “10 years of Ubuntu” yang pernah saya baca, artikel dari Ars Technica ini adalah yang terbaik menurut saya.

Fans Ubuntu, wajib baca.

In October of 2004, a new Linux distro appeared on the scene with a curious name—Ubuntu. Even then there were hundreds, today if not thousands, of different Linux distros available. A new one wasn’t particularly unusual, and for some time after its quiet preview announcement, Ubuntu went largely unnoticed. It was yet another Debian derivative.

Continue reading ““It was yet another Debian derivative””

Download Ubuntu 14.10

Ubuntu 14.10 Utopic Unicorn resmi dirilis dan sudah tersedia untuk didownload.

Secara garis besar rilis ini tidak banyak perubahan dari Ubuntu 14.04, terutama pada sisi fitur dan tampilan, kebanyakan hanya perbaikan bug, perubahan kernel dan perubahan lain yang tidak tampak pada pengguna awam. Jadi, buat yang merasa tidak butuh upgrade, Anda tetap bisa bertahan di Ubuntu 14.04 LTS.
Continue reading “Download Ubuntu 14.10”

Mengenai USB Creator di Ubuntu 14.10

Tampaknya ada sedikit perubahan pada program USB Creator di Ubuntu 14.10 yang baru dirilis.

Berikut release notes Utopic Unicorn dari halaman wiki Ubuntu:

Due to changes in syslinux, it is not currently possible to use usb-creator from 14.04 and earlier releases to write USB images for 14.10; we believe that it is also not possible to use usb-creator from a 14.10 system to write USB images for earlier releases. For now the workaround is to use a matching release of Ubuntu to write the images, but we intend to issue updates soon to work around this incompatibility.

Yang artinya, Anda tidak bisa (untuk saat ini) menggunakan usb-creator dari Ubuntu 14.04 atau yang di bawahnya untuk membuat live USB Ubuntu 14.10. Untuk bisa membuat live USB 14.10 dari usb-creator, Anda harus membuatnya dari Ubuntu 14.10 juga, dengan kata lain versi pembuat dan yang ingin dibuat harus sama. Atau, Anda bisa menunggu sampai ada update untuk mengatasi masalah ini (atau… buat dari Windows dengan program-program sejenis).

Ubuntu 15.04 bernama “Vivid Vervet”

Mark Shuttleworth resmi mengumumkan nama/codename dari Ubuntu versi berikutnya, yaitu Ubuntu 15.04 Vivid Vervet.

Dari blog Mark Shuttleworth:

This is a time when every electronic thing can be an Internet thing, and that’s a chance for us to bring our platform, with its security and its long term support, to a vast and important field. In a world where almost any device can be smart, and also subverted, our shared efforts to make trusted and trustworthy systems might find fertile ground. So our goal this next cycle is to show the way past a simple Internet of things, to a world of Internet things-you-can-trust.

In my favourite places, the smartest thing around is a particular kind of monkey. Vexatious at times, volant and vogie at others, a vervet gets in anywhere and delights in teasing cats and dogs alike. As the upstart monkey in this business I can think of no better mascot. And so let’s launch our vicenary cycle, our verist varlet, the Vivid Vervet!

Buat yang belum tahu, Vervet adalah hewan jenis monyet.

10 tahun Ubuntu

Selamat ulang tahun Ubuntu!

Pada 20 Oktober 2004, alias 10 tahun yang lalu Ubuntu dirilis untuk pertama kalinya.

Versi Ubuntu dibuat berdasarkan waktu (tahun.bulan) rilisnya, jadi waktu itu namanya bukan “Ubuntu 1.0” tetapi Ubuntu 4.10, yang artinya Ubuntu yang dirilis pada bulan Oktober tahun 2004. Selain itu, Ubuntu juga memiliki codename yang diambil dari kata_sifat + nama_hewan, dan versi pertama Ubuntu bernama Warty Warthog.
Continue reading “10 tahun Ubuntu”

Zukimac

Ubuntu 14.04 LTS

Sepertinya hobi saya untuk ubah-ubah tema desktop Ubuntu muncul lagi 😀

Setelah lama bertahan dengan elementary OS Luna yang berbasis Ubuntu 12.04 LTS, kemudian ganti ke Ubuntu 14.04 LTS, mulai saat itu saya terpaksa harus menyukai Unity. Untungnya, sebuah tema GTK 3.x baru saja diupdate untuk versi GNOME terbaru dan mendukung Ubuntu 14.04 LTS. Dan, karena tema nya itu dirasa “pas” (ahem, masih senang dengan style nya elementary, plus OS X Yosemite baru saja diperkenalkan) well… tidak ada salahnya dicoba 🙂

Untuk mendapatkan desktop seperti pada screenshot di atas, bisa Anda dapatkan dengan bahan-bahan:

  1. GTK 3.x themes: Zukimac. Link download dan informasi lengkapnya bisa didapatkan di sini.
  2. Icon pack: Faba (Faba Dark) atau bisa juga dipadukan dengan icon Numix Circle. Bisa didownload dari halaman resmi Moka Project.

Selamat mencoba 😉 Silakan bertanya kalau ada yang kurang jelas.

Journey with Linux

Ubuntu 14.04 LTS Trusty
Ubuntu 14.04 LTS Trusty

Saya baru saja membaca sebuah artikel di Engadget, dan tersadar betapa mudahnya GNU/Linux jaman sekarang, khususnya distro yang saya gunakan, Ubuntu.

Sebagai seorang pengguna GNU/Linux sejak tahun 2009, saya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada para veteran GNU/Linux, kepada orang-orang yang menggunakan GNU/Linux di masa sebelum saya meskipun waktu itu dukungan hardware sangat susah, aplikasi minim, banyak bug, dan masalah-masalah lainnya. Mereka-mereka inilah orang yang berperan besar membawa GNU/Linux ke era yang lebih baik, terutama dukungan hardware dan software yang semakin bertambah.

Mungkin “it just works” tidak berlaku untuk semua orang, tapi setidaknya itulah pengalaman saya selama menggunakan Ubuntu beberapa tahun belakangan ini. Sekali lagi, thanks buat kakak-kakak dan om-om yang sudah duluan pakai GNU/Linux.