Mencoba Zsh di Ubuntu

Selama ini saya hanya menggunakan Bash kalau lagi buka Terminal di Ubuntu. Sebagai shell default, saya belum merasa perlu untuk menggantinya dengan yang lain. Tapi, gara-gara mengaplikasikan autocd di Bash, saya akhirnya berkenalan dengan sebuah shell lain, yang kata orang-orang lebih keren dari Bash.

Namanya, Z shell atau disingkat zsh.

Apa itu zsh, dan mengapa dikatakan lebih cool dari shell punya saya? Silakan lihat slide presentasi berikut ini.
Continue reading “Mencoba Zsh di Ubuntu”

Perbandingan konsumsi memori beberapa desktop Ubuntu

Jika Anda sama seperti saya, punya komputer/laptop dengan RAM pas-pasan, Anda mungkin butuh desktop environment yang baru yang lebih ringan.

RAM yang terinstall di laptop saya ini (Acer 4736Z) belum pernah diupgrade, masih sama saat pertama kali dibeli sekitar empat tahun yang lalu. Karena itu, laptop saya ini sudah tidak kuat lagi menggunakan desktop standar Ubuntu (Unity) karena laptop dengan RAM yang hanya 1GB sangat tidak nyaman menggunkan Unity.

Solusinya cuma satu, ganti desktop. Cari yang lebih ringan.
Continue reading “Perbandingan konsumsi memori beberapa desktop Ubuntu”

Pindah direktori di Terminal dengan autocd

Sebagai pemula, Anda pastinya sudah paham dengan kegunaan perintah cd, yaitu salah satu perintah dasar di Terminal yang yang pertama kali diperkenalkan kepada Anda, sebagai pengguna Linux (dan OS X?). Kegunaan dari perintah cd ini adalah berpindah dari satu direktori ke direktori lainnya. Masuk atau keluar dari sebuah direktori sama-sama membutuhkan perintah cd.

Meskipun cd adalah perintah yang sangat singkat, dan tidak akan merugikan kalau diketik setiap kali, tapi ada satu cara yang bisa Anda lakukan untuk tidak menggunakan cd ini. Yaitu dengan menggunakan autocd.
Continue reading “Pindah direktori di Terminal dengan autocd”

Elementary OS Luna Beta 2

Hampir enam bulan setelah Beta 1 dirilis, versi beta berikutnya dari elementary OS Luna akhirnya dirilis untuk publik.

Saya sudah mencoba desktop elementary OS Luna bahkan sebelum versi Beta 1 dirilis. Sejauh ini saya suka, tetapi karena perkembangannya saya rasa terlalu lama, terpaksa saya harus meninggalkannya.

Elementary OS Luna kalau tidak salah berbasis Ubuntu LTS, jadi bisa dibilang fitur-fiturnya ketinggalan dengan Ubuntu versi saat ini. Kelamaan di versi Beta, bayangkan saja, dari versi beta 1 ke beta 2 jaraknya sekitar enam bulan. Hampir sama dengan jarak rilis Ubuntu desktop. Begitu versi finalnya dirilis, mungkin orang-orang tidak akan tertarik lagi karena Ubuntu yang dirilis pada saat itu mungkin lebih menggoda, dan Luna akhirnya ketinggalan, padahal new release. Tapi, meskipun begitu saya yakin masih banyak fans setia elementary OS yang masih setia menggunakannya.
Continue reading “Elementary OS Luna Beta 2”

Ubuntu by Urban Dictionary

Benarkah ini…?

Ubuntu is an ancient african word, meaning “I can’t configure Debian”.

“I installed Ubuntu yesterday, it was way more easier than Debian”

Catatan: Jangan pernah menanggapi Urban Dictionary terlalu serius 😀

S Hits features

S Hits features

CNET:

Nearly half of the S4’s storage space (after a factory reset, our 16GB Galaxy S4 showed 8.49GB of available room) is taken up with the phone’s operating system and built-in apps, limiting the amount of data you can store on the company’s quad-core monster.

Wow! Instalasi standar untuk Linux (Ubuntu 13.04) yang sudah termasuk dengan aplikasi office saja masih muat pada flash disk 4GB.

It doesn’t take a genius…

Ubuntu 13.04 Manual

Ubuntu 13.04 Manual

Ebook Ubuntu Manual versi terbaru untuk Ubuntu 13.04 telah dirilis dan telah tersedia untuk didownload. Buku manual ini akan membantu Anda menjadi akrab dengan tugas sehari-hari yang bisa dilakukan di Ubuntu seperti browsing, mendengarkan musik, menonton film, dan sebagainya.

Sangat cocok untuk semua jenis pengguna, termasuk pengguna baru.

Untuk mendownloadnya, bisa langsung dari halaman ini.

Ubuntu 13.10: Saucy Salamander

Salamander

Beberapa jam setelah perilisan Ubuntu 13.04 Raring Ringtail, Mark Shuttleworth juga secara resmi mengumumkan codename untuk Ubuntu versi berikutnya, yaitu Ubuntu 13.10 yang akan dirilis pada bulan Oktober tahun ini.

Which is why, upon not very deep reflection, I would like to introduce you to our mascot for the next six months, the saucy salamander.

The salamander is one of nature’s most magical creatures; they are a strong indicator of a pristine environment, which is a fitting way to describe the new world emerging around Ubuntu Touch – new applications, a new SDK, a gorgeous clean interface. You’ll find salamanders swimming in clear, clean upstreams – which is exactly what’s forming around Ubuntu’s mobile ecosystem.

Mark Shuttleworth