Freeform window mode

Menarik juga nih mode freeform window-nya Android N. Semakin mirip OS desktop dengan “traditional multitasking”-nya. Mungkin kalau ada semacam window manager di Android lebih keren lagi 😀

Dulu waktu Remix OS pertama kali diperkenalkan beberapa bulan yang lalu, beberapa orang langsung memprediksi kalau Remix OS ini akan jadi saingan beratnya Chrome OS karena UI/UX nya yang menyerupai OS desktop pada umumnya, plus dukungan aplikasi yang banyak dari Google Play Store. Eh ternyata Google sudah duluan mengembangkan Android ke arah itu. RIP Chrome OS.

Chrome OS tidak lagi mendukung ext2/3/4 untuk external drive/SD card

Sepertinya Google nge-troll pengguna GNU/Linux lagi…

Chromium Dev

Chrome OS itu sendiri berbasis Linux, menjalankan kernel Linux, dan ext2/3/4 adalah file system untuk Linux, tapi yang lebih dipentingkan malahan file system Windows (NSTF/FAT), karena dukungan terhadap ext2/3/4 adalah “unnecessary features“.

Lucu ya 😀

Saya sedang membayangkan nasib Google Drive for Linux ditentukan oleh developer malas yang sama…

Ayy m8 let’s drop support for Drive for Linux..

Eric and Mark, any objections?

No. Last time Larry and I checked, the usage was low,

‘K fine. Done!

Mencoba Chrome OS di Ubuntu

Chrome OS

Chrome OS adalah sistem operasi yang dikembangkan oleh Google yang berbasis pada Linux (open source). Chrome OS dirancang dengan tampilan yang sederhana dan ringan untuk pengguna yang sebagian besar pekerjaan komputasinya dilakukan dari browser web.

Tertarik ingin mencoba Chrome OS tetapi tidak ingin membeli Chromebook atau tidak ingin repot membuat LiveCD/USB? Jika Anda pengguna Ubuntu, Anda bisa dengan mudah mencoba Chrome OS dengan menginstallnya sebagai desktop environment.
Continue reading “Mencoba Chrome OS di Ubuntu”