18 Years of GNOME Design and Software Evolution

GNOME (GNU Object Model Environment) adalah desktop environment (DE) untuk Linux yang dikembangkan oleh Miguel de Icaza and Federico Mena di tahun 1997 sebagai alternatif yang open source dari KDE yang saat itu bergantung pada Qt widget toolkit yang merupakan perangkat lunak proprietary.

Ubuntu MATE resmi menjadi keluarga Ubuntu

Ubuntu MATE

Ubuntu punya “rasa” baru lagi, selain KDE, Xfce, LXDE, dan Ubuntu GNOME. Yaitu Ubuntu MATE. MATE adalah desktop environment (DE) yang dikembangkan sejak proyek GNOME 2 (DE pertama yang digunakan Ubuntu) dihentikan.

MATE awalnya diciptakan karena ketidaksukaan pengguna Ubuntu terhadap Unity yang dinilai sangat minim kostumisasi. MATE kemudian dikembangkan untuk meneruskan GNOME 2 dan mulai tersedia untuk pengguna Linux Mint mulai sejak tahun 2012.

Kini, dimulai sejak dirilisnya rilis 15.04 Beta 1, Ubuntu MATE sudah resmi dimasukkan ke keluarga besar Ubuntu. Ini artinya paket-paket untuk Ubuntu MATE akan masuk ke repositori resmi Ubuntu yang akan mempermudah pengguna untuk membuat Ubuntu MATE-nya up to date.

Selamat buat para developer dan pengguna Ubuntu MATE 🙂
Continue reading “Ubuntu MATE resmi menjadi keluarga Ubuntu”

Perbandingan konsumsi memori beberapa desktop Ubuntu

Jika Anda sama seperti saya, punya komputer/laptop dengan RAM pas-pasan, Anda mungkin butuh desktop environment yang baru yang lebih ringan.

RAM yang terinstall di laptop saya ini (Acer 4736Z) belum pernah diupgrade, masih sama saat pertama kali dibeli sekitar empat tahun yang lalu. Karena itu, laptop saya ini sudah tidak kuat lagi menggunakan desktop standar Ubuntu (Unity) karena laptop dengan RAM yang hanya 1GB sangat tidak nyaman menggunkan Unity.

Solusinya cuma satu, ganti desktop. Cari yang lebih ringan.
Continue reading “Perbandingan konsumsi memori beberapa desktop Ubuntu”

Mau memindahkan posisi launcher Unity di Ubuntu?

Unity Dash
Dash pada Ubuntu 13.04.

Tampilan desktop Ubuntu mulai sejak Ubuntu 11.04 memang lain daripada desktop Ubuntu sebelum-sebelumnya. Perbedaan yang paling utama dan yang mencolok adalah keberadaan sebuah sidebar atau yang disebut dengan launcher di sebelah kiri desktop dan hilangnya panel bawah yang biasanya ditemui pada desktop GNOME pada umumnya.

Sebenarnya penggunaan launcher seperti ini bukan pertama kalinya pada Ubuntu 11.04, karena di Ubuntu 10.10 Netbook Edition pun menggunakan tampilan serupa. Namun karena tidak semua orang pernah memakai versi netbooknya makanya masih sedikit orang yang tahu. Barulah sejak Ubuntu 11.04 dirilis, penggunaan launcher Unity dijadikan default dan Ubuntu versi netbook dihilangkan agar semua komputer desktop, notebook dan netbook mempunyai tampilan antarmuka yang sama.

Tapi, dari beberapa orang yang mencoba mungkin ada yang kurang suka dengan penerapan launcher ini, lalu kemudian berniat memindahkannya ke posisi lain, misalnya ke bawah. Jika Anda salah satu orang yang berniat untuk mengubah posisi launcher Unity, Anda mungkin harus bersabar, karena untuk saat ini hal itu tidak bisa dilakukan. Ya, kita tidak/belum bisa memindahkan launcher Unity ini ke posisi yang kita inginkan dan memang tidak ada rencana developer untuk membuat fitur itu.
Continue reading “Mau memindahkan posisi launcher Unity di Ubuntu?”

Membuat menu Refresh pada klik-kanan Ubuntu

Salah satu kebiasaan yang sulit hilang dari pengguna Windows yang baru mencoba Linux/Ubuntu adalah kebiasaanya me-Refresh desktop. Namun karena di Linux/Ubuntu tidak terdapat menu ini, kita hanya bisa me-refresh dari tombol F5 atau CtrlR saja. Sebenarnya di Ubuntu pun kita bisa membuat sendiri menu Refresh ini dan menampilkannya pada menu klik-kanan dengan program tambahan.

Tertarik mencobanya? Silakan ikuti langkah sederhana di bawah ini.
Continue reading “Membuat menu Refresh pada klik-kanan Ubuntu”