Kini repository Cydia akan diikutkan ke dalam backup iTunes

Cydia sources

Ada berapa source atau repositori yang sudah Anda tambahkan ke Cydia di iDevice Anda? Apakah Anda bisa mengingat semuanya?

Dulunya setiap kali melakukan restore lalu kemudian jailbreak, kita harus mengandalkan ingatan kita untuk menambahkan repo pihak ketiga secara manual satu persatu ke Cydia sebelum kita bisa menginstall aplikasi atau tweak favorit kita. Untungnya, sekarang proses itu jadi lebih mudah.

Salah satu perubahan yang ada pada Cydia terbaru (1.1.19) yang dirilis beberapa hari yang lalu adalah adanya dukungan pada proses backup iTunes.

This means that if you add a few sources, backup your jailbroken device, restore, and both put your backup onto your device and jailbreak again, Cydia will conveniently have your list of sources including the ones you added.

Mulai sekarang, kapanpun Anda melakukan backup via iTunes, source atau repositori yang sudah Anda tambahkan ke Cydia akan secara otomatis ikut ter-backup. Sehingga ketika Anda me-restore datanya kembali (Restore from backup), Cydia akan membaca semua repositori yang sudah ter-backup tersebut.

Cydia terbaru kini berjalan sebagai “mobile”

Cydia tweaked

Salah satu perubahan yang ada pada Cydia versi terbaru yang dirilis pada hari ini (1.1.19) adalah Cydia tidak lagi berjalan sebagai root seperti sebelumnya, tetapi sebagai mobile.

Kalau root adalah username atau akun yang memegang hak akses tertinggi yang mampu memodifikasi seluruh sistem, maka mobile adalah nama untuk user normal atau user biasa pada iOS. Sebagai perbandingan, beberapa aplikasi Cydia berjalan sebagai root sehingga dapat menjalankan fitur yang butuh akses root, sedangkan semua aplikasi yang berasal dari App Store berjalan sebagai mobile. Aplikasi mobile tidak se-powerful aplikasi root.

Lalu, apa sih efek dari perubahan ini?
Selanjutnya

Definisi root

Terminal

root adalah username (nama pengguna) atau akun yang memiliki akses ke semua perintah dan file pada Linux atau sistem operasi lain yang berbasis UNIX, atau Unix-like. root juga sering disebut sebagai root user, user root atau superuser.

Kata root juga memiliki beberapa makna tambahan ketika digabungkan dengan istilah lain, dan inilah yang menjadi salah satu sumber kebigungan bagi orang-orang yang baru (newbie) di sistem operasi Linux dan turunannya.
Selanjutnya

Bedanya iTunes Match dan iCloud Music Library

This means that if you’ve matched your library with Apple Music and iCloud Music Library, you need to keep backups of your original files. If not, you’ll end up with files that you can’t play without an Apple Music subscription.

So think carefully if you plan to use iCloud Music Library.

Bedanya adalah ada pada DRM (yang mencegah file musik didistribusikan ulang).

Kalau Anda berlangganan iTunes Match, setiap file musik yang Anda miliki di perpustakaan musik iTunes (lokal) yang telah dicocokkan atau diupload ke iTunes Match akan dipertahankan status DRM nya. Artinya kalau file originalnya DRM-free dan Anda mendownload ulang lagu Anda, maka file musik yang datang akan DRM-free juga. Akan tetapi, file yang didownload dari Apple Music akan memiliki DRM.

Jadi, kalau Anda berlangganan iTunes Match dan juga Apple Music, disarankan untuk tidak berhenti dari iTunes Match kalau file musik (lokal) Anda telah terhapus karena nantinya file musik yang didownload ulang akan memiliki DRM.

Sumber:
[Kirkville]

Jailbreak iOS 8.4 dengan TaiG

Sangat jarang sebuah jailbreak dirilis bersamaan dengan rilisnya iOS terbaru. Kali ini tim TaiG (@taig_jailbreak) beruntung, mereka berhasil merilis jailbreak bersamaan dengan rilisnya iOS 8., bahkan perbedaannya hanya dalam hitungan jam saja. Ini dimungkinkan karena rupanya celah keamanan pada iOS 8.3 yang dimanfaatkan oleh TaiG belum ditutup oleh Apple.

Bahkan bisa dikatakan kalau pada iOS 8.4 ini Apple tidak peduli dengan jailbreak, karena lebih fokus ke peluncuran layanan Apple Music dan pembaruan aplikasi pemutar musiknya.

Jadi, buat Anda yang sudah terlanjur mengupdate ke iOS 8.4 Anda beruntung, karena jailbreaknya sudah tersedia. Buat Anda yang masih di iOS 8.3, silakan update ke 8.4, atau Anda tetap bisa bertahan di 8.3.

Cara jailbreak iOS 8.4 ini masih sama dengan sebelumnya (8.3) karena sama-sama menggunakan TaiG. Untuk mendapatkan versi TaiG yang kompatibel untuk iOS 8.4 Anda bisa mengunjungi website resminya langsung di taig.com/en.

Enjoy. Thanks buat @taig_jailbreak dan @3KAssistant.

Download iOS 8.4

iOS 8.4 telah tersedia, Anda sudah bisa mendownloadnya dari direct link pada halaman Downloads.

Beberapa perubahan yang dibawa pada iOS 8.4 ini adalah:

  • Desain baru pada aplikasi Music.
  • Perkenalan layanan baru, Apple Music.
  • Peningkatan fitur iBooks.
  • Perbaikan bug.

Catatan:
Disarankan untuk mendownload file di atas menggunakan downloader/download accelerator agar menghindari perubahan ekstensi file. Jika Anda mendownload file di atas menggunakan browser (built-in) maka ada kemungkinan file hasil download-an berubah menjadi RAR atau ZIP, kalau itu terjadi Anda cukup mengubah ekstensinya dari .RAR menjadi .IPSW.

Jailbreak starter kit

Untuk memfasilitasi pengguna iDevice baru atau pengguna lama yang baru saja melakukan jailbreak dan belum tahu apa yang harus dilakukan setelah itu, saya membuat sebuah halaman khusus “Jailbreak Starter Kit” yang memberikan daftar aplikasi dan tweak Cydia dari berbagai kategori.

Halaman tersebut ditujukan bagi pemula yang belum punya rencana atau belum tahu apa saja yang bisa dilakukan dengan jailbreak. Siapapun bisa memberi masukan atau menambahkan tweak terbaru yang mungkin bisa berguna dan disukai orang lain.

Silakan dicek di http://appbuntu.com/jailbreak/start/ :)

Mematikan layar dengan shortcut (Ubuntu)

Sejak mengganti laptop Acer saya yang sudah lama dengan laptop Dell (Inspiron 11 3138), hal (kecil) yang pertama yang saya rasakan adalah tidak adanya shortcut keyboard untuk mematikan layar.

Sebenarnya tombol multimedia (play, pause, search, brightness, dll) di keyboard Dell 3138 ini lumayan lengkap karena dirancang untuk berfungsi di Ubuntu dan Windows 8, tapi sayangnya tombol multimedia yang ada di jajaran tombol F ini tidak terdapat tombol khusus untuk mematikan layar, dan karena kebetulan masih ada tombol yang masih kosong, yaitu F10 maka saya berniat untuk mengatur tombol F10-nya dengan shortcut untuk mematikan layar.
Selanjutnya

CodeWeavers is bringing DirectX 11 to Linux

CrossOver Ubuntu

Kabarnya, CrossOver yang merupakan produk CodeWeavers akan mulai mendukung teknologi DirectX 11 pada akhir tahun ini. CrossOver adalah program sejenis Wine yang berguna untuk menjalankan program-program berbasis Windows (.EXE) di GNU/Linux.

Sebelumnya Wine sudah mendukung DirectX 9 tetapi karena kebanyakan game terbaru tidak lagi mendukung DirectX 9 maka CodeWeavers mengambil keputusan untuk memasukkan dukungan DirectX 11 ke CrossOver.

Dikutip dari blog CodeWeavers:

However, you might still be able to play these titles on your Mac or Linux computer when they are released later this year using CrossOver. In the coming months, CodeWeavers will have support for DirectX 11; better controller support; and furtherimprovements to overall GPU performance. While these incremental improvements for game support may seem small (at first), the cumulative improvements for game support will allow for many of these games to ‘just run’ when released. And when more games ‘just run’ in CrossOver, it won’t matter if you’re battling against Thor or Apollo using a PC, a Mac, or a Linux computer.

Meskipun CrossOver adalah produk berbayar, tetapi kabarnya dukungan terhadap DirectX11 ini akan diteruskan ke Wine yang open source.

Kebanyakan Linux gamers cenderung lebih memilih OpenGL yang native dan menghindari teknologi yang berhubungan dengan Windows untuk masalah kompatibilitas, tetapi saya pikir dukungan terhadap DirectX yang lebih bagus akan lebih memudahkan masuknya game-game berkualitas ke GNU/Linux, meski masih sebatas portingan. Yang pada akhirnya akan menguntungkan gamers dan bahkan non-gamers juga.

1 2 159