Kepada pengguna Android yang mau mencoba jailbreak, pertimbangkan lagi

Android untuk orang miskin

Ya, pada dasarnya rooting di Android dan jailbreak di iOS hampir sama. Tapi yang membedakan antara rooting dan jailbreak adalah sifat dari kedua sistem operasi tersebut. Android lebih terbuka dibanding iOS, oleh karena itu tetaplah pakai Android karena dengan rooting Anda bisa lebih leluasa memodifikasi sistemnya.
Continue reading “Kepada pengguna Android yang mau mencoba jailbreak, pertimbangkan lagi”

Inikah yang dipikirkan orang-orang tentang jailbreak?

Jailbreak makes free

Hai kalian yang sudah jago, hebat, master, pakar atau ahli di dunia jailbreak, jujur, apa sih motivasi utama kalian saat pertama kali ingin melakukan jailbreak pada iDevice kalian?

Dan setelah skill kalian sudah mencapai level tertingginya seperti sekarang ini, pernahkah terpikirkan oleh kalian untuk mendidik para jailbreaker generasi muda/pemula untuk tidak seperti gambar di atas?

Tapbots permalukan pembajak Tweetbot

Trik mengurangi pembajakan dengan cara menyisipkan Tweet “pengakuan” seperti ini tampaknya lumayan bekerja, tapi hanya untuk pengguna yang berbahasa Inggris saja. Masyarakat kita pastinya cuek-cuek saja, toh followers yang membacanya akan menganggapnya sebagai status English yang biasa-biasa saja. Kalaupun ada yang ngerti maksud dari “I’ve been demoing a pirated copy of @tweetbot…” mungkin hanya beberapa, itu pun cuek juga.

Tapi buat orang lain, terutama English user, ini cukup membuat mereka malu.

Ada banyak yang mendukung Tapbots, tapi banyak pula yang menentangnya. Tapi hey, Tweet pengakuan semacam ini tidak akan terbit secara otomatis tanpa persetujuan langsung dari pengguna Tweetbotnya. Artinya, pengguna Tweetbot bajakan masih bisa membatalkan pengiriman Tweet tersebut dan menggantinya dengan Tweet yang lain.

Dan siapakah yang kecolongan mempublikasikan Tweet pengakuan tersebut? Pastinya orang-orang tolol saja, atau orang yang kurang ngerti maksud dari Tweet yang akan ia kirimkan, dengan kata lain, mereka tidak ngerti bahasa Inggris. Jadi sekali lagi, ini hanya masalah bahasa saja.

Mungkin lebih bagus kalau Tweetbot bisa mendeteksi bahasa apa yang diguanakn penggunanya dan secara otomatis mengirimkan Tweet sesuai dengan bahasa yang dipilih penggunanya, Indonesia misalnya?

Falcon Pro

Ausdroid:

On Saturday night, Falcon Pro seemingly hit its 100,000 user token limit. New users are unable to use Falcon Pro to connect to their Twitter account, and existing users now have to jump through some extra hoops to authenticate the application. This means that a popular Android Twitter client has only taken 2.5 months to reach the limit.

Interestingly, the Play Store page for Falcon Pro says that the application has between 10,000 and 50,000 installs, which puts it quite short of the 100,000 user limit, if we’re to assume that one install = one user (Falcon Pro is yet to gain features to deal with multiple accounts). In actual fact, users can purchase Falcon Pro once and install it on any device registered to their Google account, and could be using it for different accounts on different devices, causing one purchase to use multiple user tokens.

Even so, this doesn’t seem to account for the rather large gulf between 50,000 and 100,000. While it’s likely that a portion of those tokens went to multi-device users, it seems likely that the rest fell to piracy.

Batas maksimal token yang 100.000 sudah terpenuhi, tetapi install masih 40.000+. Ada apa dengan Falcon Pro?

“Installous” di App Store diprotes pembajak

Installous

Sekali Anda pernah melakukan jailbreak pada iDevice Anda, bisa dijamin kalau Anda sudah mengenal yang namanya Install0us (awalnya pake “0” bukan “o”) dari Cydia. Tidak diragukan lagi, aplikasi ini, bersama-sama dengan AppSync adalah pintu gerbangnya pembajakan aplikasi iOS. Apptrackr yang berfungsi sebagai database aplikasi, Installous yang mendownload secara gratis, Installous pula yang menginstall. Karena fiturnya ini, Installous bagi sebagian orang adalah aplikasi yang wajib diinstall setelah melakukan jailbreak.
Continue reading ““Installous” di App Store diprotes pembajak”