Kepada pengguna Android yang mau mencoba jailbreak, pertimbangkan lagi

Android untuk orang miskin

Ya, pada dasarnya rooting di Android dan jailbreak di iOS hampir sama. Tapi yang membedakan antara rooting dan jailbreak adalah sifat dari kedua sistem operasi tersebut. Android lebih terbuka dibanding iOS, oleh karena itu tetaplah pakai Android karena dengan rooting Anda bisa lebih leluasa memodifikasi sistemnya.

Ya, rooting di Android lebih superior dibanding jailbreak di iOS. Oleh karena itu tetaplah pakai Android kalau bisa, karena saya khawatir kepuasan yang Anda dapatkan sewaktu menggunakan Android yang sudah di-root akan berbeda/berkurang saat menggunakan iDevice yang dijailbreak.

Ya, iOS juga punya toko aplikasi yang mirip dengan Google Play Store milik Google, namanya App Store dan pemiliknya adalah Apple. Tapi yang membedakan Play Store dan App Store adalah, sebagian besar aplikasi di Play Store itu gratis sedangkan sebagian besar aplikasi dan games di App Store itu berbayar. Oleh karena itu tetaplah pakai Android kalau bisa, karena saya khawatir Anda akan shock berat saat membuka App Store yang dipenuhi dengan $$, beda dengan Play Store yang sebagian besar FREE.

Ya, di Android memang mudah untuk menginstall aplikasi di luar Play Store (sideloading) beda dengan iOS yang harus membutuhkan App Store atau iTunes untuk menginstall aplikasi. Oleh karena itu tetaplah pakai Android, Anda pasti tidak mau beratus-ratus MB file .APK yang sudah Anda download menjadi terabaikan.

Ya, setelah jailbreak Anda memang bisa mendownload aplikasi di App Store tanpa bayar. Kadang-kadang ada/beberapa pembuat aplikasi yang menggratiskan aplikasinya di App Store dan secara kebetulan waktunya bersamaan dengan rilisnya jailbreak. Saya yakin itulah yang dimaksud orang-orang dengan “aplikasi gratis setelah jailbreak”. Kalau Anda tidak sabar menunggu para pembuat aplikasi menggratiskan aplikasinya, saya sarankan tetap pakai Android.

Ya, setelah jailbreak Anda juga bisa mendapatkan aplikasi gratis di luar App Store, yaitu dari Cydia. Tapi seperti halnya App Store, sebagian besar aplikasi di Cydia juga berbayar dan saya yakin sebagian dari Anda alergi dengan $$.

Ya, Android itu “open source” dan bisa Anda download dengan cuma-cuma, tetapi, itu tidak berarti semua kontennya (apps/games) harus gratis.

Ya, membuat aplikasi itu adalah salah satu cara untuk cari makan. Sama halnya dengan orang yang membuat cendol atau membuat batu bata untuk mencari nafkah.

Ya, Apple itu pelit dan tertutup sedangkan Google itu baik hati dan terbuka. Oleh karena itu, tetaplah pakai Android.

Jailbreak di iOS tidak sekeren yang Anda bayangkan.

19 Replies to “Kepada pengguna Android yang mau mencoba jailbreak, pertimbangkan lagi”

  1. well, saya bingung harus menggambarkan anda seperti apa, congkak sekali sepertinya, mereka (pengguna android yg anda hina dg tulisan sarkas anda) hanya tdk teredukasi dg baik, dan saya pikir itu bukan alasan untuk menghina seperti ini

    1. 1. Saya tidak “menghina”, hanya menghimbau pengguna Android yang mau terjun ke dunia jailbreaking.

      2. “udah terlalu lama bersarang di robot ijo”
      Sepertinya Anda yang menghina di sini. Orang yang lama pakai Android tidak mungkin tidak teredukasi. Apakah Anda mengimplikasikan kalau terlalu pakai Android justru bikin orang bodoh? Saya pengguna Android juga, dan saya merasa saya bukan orang yang tidak teredukasi dengan baik. Saya yakin Anda tahu bagaimana tipikal pengguna Android mendapatkan aplikasinya. Menginstall piracy app di Android itu hampir effortless. Tinggal aktifkan “unknown source” saja untuk sideloading.

      1. Ketika saya bilang tidak teredukasi yg saya maksud adalah mereka, user, yg blm peduli terhadap lisensi suatu aplikasi. Salah mengartikan open source dan piracy. Jujur saya sangat terganggu dengan tulisan yg anda buat.

        “..saya khawatir Anda akan shock berat saat membuka App Store yang dipenuhi dengan $$, beda dengan Play Store yang sebagian besar FREE.”

        Ini apa maksudnya? Sangat tendensius sekali, dan bernada merendahkan.

        1. > Ketika saya bilang tidak teredukasi yg saya maksud adalah mereka, user, yg blm peduli terhadap lisensi suatu aplikasi.

          Sayangnya, lisensi tidak berpengaruh untuk aplikasi (mobile). Yang penting adalah apakah aplikasi itu gratis atau berbayar. Kalau aplikasi yang diinginkan ternyata berbayar di Play Store, tidak susah untuk mencari market alternatif yang menyediakan aplikasi yang sama dengan cuma-cuma.

          > Jujur saya sangat terganggu dengan tulisan yg anda buat.

          Tidak perlu, karena Anda salah satu orang yang teredukasi, yang paham dan ngerti kalau open source tidak membenarkan pembajakan. Dan yang paling penting, mungkin pindah ke ekosistem iOS masih jauh dari pertimbangan Anda jadi himbauan ini belum berlaku untuk Anda.

          > Ini apa maksudnya? Sangat tendensius sekali, dan bernada merendahkan.

          Pernah dengar user Android bilang gini gak:

          “Ah, iOS jelek, semua aplikasinya berbayar. Mending di Android semua bisa gratis.”

          Saya sering.

          User-user seperti itu lah yang begitu pindah ke ekosistem iOS akan melanjutkan kebiasaannya begitu merasakan yang namanya jailbreak.

  2. nice article gan, dulu ane juga pakai android & bener ane juga sering donlod aplikasi berbayar secara gratis (bajakan) dari internet. Waktu pertama kali pakai iphone ane pas buka app store biasa aja malah ane seneng soalnya kebanyakan app di app & game store itu modern, aman & lebih enak dipandang ya walaupun banyak yang membayar (tapi menurut ane worth lah sama produk yang diberikan).

    yang pertama kali ane donlod itu file manager (belum tau cara pakainya ane kira sama kek android). Tapi lama lama ane ngerti juga belajar belajar sendiri & dari grup / forum iphone. Ane mau jailbreak supaya ane bisa tau lebih dalem tentang iOS.

    1. Ya, untuk orang yang hobinya utak atik OS ketiadaan file manager memang menjadi kekurangan yang paling besar dan terasa. Dulu saya sempat hapal semua direktori-direktori yang ada di Symbian S60 karena saya hobi menelusuri file system.

      Begitu mulai kenal komputer pun sama. Salah satu hal yang bikin saya tertarik dengan Linux adalah struktur file systemnya yang sangat beda dengan Windows yang berbasis angka (C:, D:, dst) Pindah dari symbian ke Linux terasa seperti ikan yang pindah ke kolam yang lebih besar.

      Tapi sayangnya, begitu pakai iOS saya cukup kecewa awalnya karena ketiadaan fitur favorit saya itu. Sebenarnya di iOS struktur direktorinya hampir sama dengan Linux atau Android, hanya saja akses ke direktori semacam itu ditutup sama sekali. Jadi ya, apa boleh buat. Tapi lama kelamaan saya mulai terbiasa juga.

      1. jadi ini TS ceritanya ga bisa akses file manager ya
        haha terlalu bodoh terlalu norak atau terlalu naif

        file manager ios sangat mudah di buka kok vro
        di aksesnya pun it’s so easy

        pengen tau ??? kepo dehh
        bagi gw malah gw alergi sama robot ijo

        1 lagi apakah secure robot ijo aman ??
        kasus :
        ketika lu kehilangan hp (Robot ijo lu)
        lu bisa emang untuk melacak keberadaan nya dimana (Find my phone)
        lu bisa jamin itu HH ga akan bisa di pake kecuali lu yang pake (icloud System)
        okelah kita katakan lu oprek semua HH lu jadi kece safe dan keren modis aman GPS ok finding phone ada tapi 1 hal

        ketika HH lu itu di reload OS nya udah wasalam lu kehilangan 100% HH lu dan HH lu itu di mainin secara normal sama penemu

        bandingkan dengan ios
        secure system dia pakai icloud

        misalkan lu kehilangan HH lu (Iphone) mau reload software wiping data gmn aja icloud tetep aja nongol dan yang bisa buka hanya orang tertentu (Owner).
        dan lagi icloud bisa di bypass??? sangat bisa karena system mana sih yang sempurna

        tapi perlu di ingat bypass icloud juga ada efek samping nya apa tuh
        1. No SMS No Telp No Signal No Wifi atau bisa di sebut (NO KONEKTIFITAS)
        jadi perlu lu pahami dari kalimat APPLE PELIT DAN GOOGLE BAIK HATI
        apakah selama ini developer robot ijo menghargai hak kepemilikan dengan system keamanan seperti itu ???
        yaaaaaa lu bisa mikir lah

        1. 1. Selamat datang di blog saya 🙂
          2. Meski tidak wajib, ada baiknya Anda berkeliling dulu di blog saya. Bisa dimulai dengan membaca-baca artikel-artikel sebelumnya, misalnya.

          2015-06-27 17:34 GMT+08:00 Disqus :

  3. Ane ngakak baca tread ini. Lu bilang enak di playstore banyak aplikasi yg gratis. Padahal lu bilang kalo pembuat aplikasi itu juga butuh makan. Aneh lu. Emang lu tau knpa aplikasi di appstore bnyak yang berbayar?

    1. Di appstore banyak yang berbayar karena biaya Developer Apple itu sifatnya subscribe bukan one time kaya google. Mulai $90/Tahun ( Rp.1.215.000,-/tahun ). Beda dengan google yang hanya $25 seumur hidup.

      Kenapa subscribe? karena developer apple sebelum mempublish aplikasi, aplikasinya harus direview & diuji coba dulu oleh apple.

  4. Ni yang bikin artikel belum ngerasain aja ios di jailbreak kaya gimana , shock lu pasti ngeliat tweak”nya kece” , apalagi kalo suka ngoprek di android begitu pindah ke ios gua yakin gabakal mau pindah ke android lagi , artikel aneh wkwk

  5. ane bener2 shock ketemu ipin…..bener kata mimin, kudu pertimbangan sebelum ini itu di ipin….asli sangat berbeda dengan andro

  6. Don’t judge the blogger by a single article.
    ==> untuk yang baru baca artikel satu ini saja dari blog ini, sebaiknya baca juga artikelnya yang lain-lain. This guy knows more than you thing.

    *sekedar nimbrung untuk (mudah-mudahan) bisa memecah kesalahpahaman berikutnya*

    1. Betul sekali bro arya, saya tiap waktu selalu mampir kemari, bro Ivan ini cerdas dengan tulisan-tulisannya , mungkin beberapa orang yg “Gagal Paham” kurang mengerti maksud tulisan beliau ini , Salam Damai
      Terus berkarya Bro Ivan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *