apple_iphone_6_drops_smartphone_106178_2560x1600

Suatu hari saat Anda pulang dari suatu tempat, dalam perjalanan Anda menemukan sebuah iPhone tergeletak di pinggir jalan. Sebagai orang baik hati dan bermoral, reaksi pertama Anda pastinya memeriksa kondisi di sekitar untuk mencari seseorang yang mungkin tahu soal iPhone tersebut. Mungkin saja pemiliknya belum jauh dari situ, dan mungkin saja orang yang pertama yang Anda temukan adalah pemiliknya. Intinya, bagaimana caranya tercepat supaya iPhone yang malang itu bisa segera kembali ke pemiliknya yang mungkin belum sadar.

Terdengar sederhana, benar? Sebenarnya orang baik seperti Anda, yang suka menolong orang lain yang kesusahan masih banyak. Namun pada kenyataannya, yang sering terjadi, mengembalikan sebuah iPhone yang hilang ke pemiliknya tidak semudah yang dibayangkan. Meskipun sudah ada niat. Ada beberapa faktor yang bisa memudahkan atau bahkan menyulitkan sebuah iDevice yang hilang untuk menemukan jalan kembali ke pemiliknya. Jadi, bagaimana cara yang tepat untuk mengembalikannya?

Berikut tips yang bisa Anda lakukan berdasarkan beberapa skenario yang mungkin terjadi.

1. iPhone yang ditemukan masih nyala, dan tanpa PIN/passcode atau password

iphone_6_smartphone_phone_display_106238_2560x1600

iPhone yang masih nyala berarti masih punya baterai yang cukup banyak sejak ditinggal/terjatuh. Atau bisa jadi kejadiannya memang baru saja terjadi. Pada iPhone dengan kondisi nyala dan tanpa passcode seperti ini, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mencari tahu siapa pemiliknya. Tapi sisi negatifnya (bagi pemilik) adalah informasi pribadi si pemilik jadi mudah diakses siapa saja.

  1. Buka kontak, dan cari tahu nama pemilik
  2. Untuk mengembalikan iPhone hilang ke pemilikinya yang pertama harus dilakukan adalah dengan mencari tahu nama pemilik iPhone tersebut. Cara paling cepat adalah dengan memeriksa kontak dan cari nomor telepon yang mungkin menyimpan informasi lengkap dari si pemilik. Kalau Anda bingung, coba ambil nomor yang sedang aktif pada iPhone tersebut dan buat panggilan ke nomor itu sendiri (kalau pulsanya ada), dari situ akan muncul nomor si pemilik. Kemudian carilah nomor tersebut pada daftar kontak, biasanya informasi lain seperti alamat email, alamat rumah, atau nomor telepon alternatif tersedia di situ.

    Cara lain adalah dengan langsung menghubungi orang-orang terdekat si pemilik dari kontak atau daftar panggilan keluar/masuk (call log). Carilah papa, mama, kakak, adek, atau siapapun yang bisa langsung dihubungi untuk segera melaporkan kalau iPhone si pemilik telah ditemukan.

  3. Cek email
  4. Anda juga bisa memanfaatkan email untuk mencari identitas si pemilik iPhone karena ada juga orang-orang yang tidak pernah mengisi informasi lengkap dirinya pada kontak. Oleh karena itu email ada langkah selanjutnya. Buka aplikasi email pada iPhone entah itu aplikasi bawaan atau aplikasi pihak ketiga seperti Gmail. Setelah dapat alamat emailnya, hubungi pemiliknya segera dan beritahukan. Anda juga bisa sekalian mengirimkan alamat untuk bertemu atau juga link dari Google Maps untuk lebih jelas.

  5. Akun media sosial
  6. Seandainya informasi email pemilik tidak bisa ditemukan entah karena alasan apapun itu, setidaknya pada iPhone tersebut Anda bisa menemukan sebuah atau beberapa aplikasi media sosial. Aplikasi media sosial seperti Facebook atau Twitter bahkan lebih memudahkan untuk mencari identitas si pemilik karena selain email, akun media sosial bisa diakses di manapun oleh pemiliknya, berbeda dengan aplikasi chatting semacam LINE, WhatsApp, BBM, dll.

    Setelah mengetahu siapa pemiliknya, Anda bisa menghubungi pemiliknya melalui akun media sosial yang paling aktif digunakan si pemilik. Tapi tentu saja, Anda harus menghubunginya melalui akun Anda sendiri karena tidak mungkin Anda menggunakan akun si pemilik untuk berkomunikasi. Untuk Facebook bisa melalui Pesan, dan Twitter melalui Direct Message (DM) atau mention langsung username si pemilik. Dengan begitu, si pemilik setidaknya punya rasa percaya pada Anda bahwa Anda tidak mengacak-acak akun miliknya.

  7. Telepon/SMS dan tunggu
  8. Oke, sebagian orang mungkin merasakan ketidaknyamanan ketika harus membuka kotak pesan, email atau aplikasi media sosial dari si pemilik yang notabene adalah orang asing. Sebagian orang mungkin cuek saja tapi sebagian lagi, seperti saya misalnya, merasa risih ketika harus membuka sesuatu yang menyangkut urusan pribadi orang lain yang bukan urusan kita. Jadi, selain membuka email yang kemungkinan kita akan melihat email dari orang kantor/bisnis si pemilik, atau membuka aplikasi media sosial yang bisa beresiko melihat urusan-urusan pribadi (chat, foto-foto, tag, dsb) si pemilik, yang paling mungkin dilakukan adalah mencari informasi melalui kontak saja. Kalau seperti itu, maka yang bisa Anda lakukan adalah kembali ke opsi pertama di atas yaitu dengan menghubungi (telepon/SMS) keluarga/kenalan si pemilik iPhone dan menunggu ditelepon balik.

2. iPhone masih nyala, tapi terkunci passcode

How to unlock iphone passcode from iTunes

Passcode adalah fitur keamanan yang paling umum digunakan oleh pengguna iDevices, terdiri dari 4 digit angka (sederhana), 6 digit angka (iOS 9) dan 8 digit alphanumeric (angka & huruf). Kalau Anda menemukan iPhone yang masih nyala dan layarnya terkunci passcode, proses mengembalikannya menjadi lebih sulit karena kita tidak bisa masuk ke menu dan mencari informasi-informasi pemiliknya dengan bebas. Tapi tenang, karena masih ada cara yang bisa ditempuh.

Untuk iPhone 4S ke atas Anda bisa memanfaatkan Siri (asisten virtual) yang bisa diakses dengan cara menekan tombol Home dan menahannya selama beberapa detik sampai ada suara dan respon dari Siri. Dengan Siri, Anda bisa melakukan panggilan langsung ke nomor telepon yang sudah diberikan nama panggilan sebelumnya, bahkan dari layar yang terkunci. Misalnya saja, “Siri, call dad” untuk menelepon ayah, “Siri, call mom” untuk menelepon ibu, “Call my wife/husband”, “Call my sister”, dan sebagainya. Anda juga bisa menanyakan pada Siri “Who am I” untuk mengetahui siapa nama pemilik iPhone tersebut. Meski begitu, Siri secara resmi mendukung bahasa Indonesia tetapi Anda tetap bisa berbicara kepada Siri dengan melokalkan nama orangnya, misalnya “Siri, call Papa/Ayah” atau “Siri, Call Mama”. Tidak ada salahnya dicoba kan?

Akan tetapi, ada syarat agar cara ini bisa berhasil dan itu bergantung pada konfigurasi pada iPhone tersebut.

Catatan:
Siri membutuhkan koneksi internet untuk bisa bekerja.

  • Yang pertama adalah Siri sudah diaktifkan dan juga diatur untuk bisa diakses dari lockscreen (layar yang terkunci).
  • Untuk mengaktifkan Siri, masuk ke Settings > General, lalu aktifkan Siri.
    Untuk mengaktifkan Siri di lockscreen adalah masuk ke Settings > Touch ID & Passcode dan pada menu Allow Access When Locked aktifkan Siri menjadi On.

  • Syarat kedua adalah si pemilik sudah mengisi informasi dirinya dan juga mengatur nama panggilan untuk kontak tertentu.
  • Pengguna iDevice bisa membuat dirinya dikenali Siri dengan mengisi informasi kontak pada menu Settings > General > Siri > My Info atau pada Settings > Mail, Contacts, Calendar > My Info.

Kalau kedua syarat tersebut terpenuhi, Anda bisa mencoba membuat panggilan ke kontak seperti dengan cara yang saya sebutkan di atas. Seperti “Call mom/dad” atau “Call my wife/husband” dan seterusnya sampai Siri setidaknya mengenali satu kontak. Kalau ternyata si pemilik sama sekali belum mengaktifkan Sifi atau mematikan fitur Siri di lockscreen, atau Siri-nya aktif tetapi tetap tidak membuahkan hasil, well… sayang sekali.

Pada situasi seperti ini, terpaksa Anda harus menunggu sampai si pemilik atau keluarganya atau temannya menelepon iPhone tersebut dan berbicara langsung dengan Anda. Supaya iPhone nya tetap bisa bertahan sementara Anda menunggu panggilan, langkah terbaik adalah dengan mengisi baterai iPhone nya biar tidak lowbat dan mati. Semakin lama iPhone nya standby maka semakin besar kemungkinan masuknya telepon si pemilik. Namun tentu saja, dengan asumsi Anda sebagai orang yang menemukan sudah punya charger iPhone/iPad (kabel 30-pin atau lightning). Kalau ternyata Anda bukanlah pengguna produk Apple, apa boleh buat Anda terpaksa harus membeli atau setidaknya meminjam kabel data khusus iPhone/iPad ke orang lain.

3. iPhone ditemukan dalam keadaan mati

Kalau iPhone nya ditemukan di jalanan (atau tempat umum terbuka lainnya) bisa jadi iPhone nya mati karena sudah lama ditinggal. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah segera hubungkan ke pengisi daya biar iPhone nya tidak terlalu lama kehabisan baterai. iPhone yang terlalu lama kehabisan baterai bisa butuh waktu yang lama juga untuk bangkit kembali. Selain itu, semakin cepat iPhone nya nyala maka semakin cepat pemiliknya bisa menelepon. Entah iPhone nya nantinya terkunci passcode atau tidak, yang penting baterainya terisi dulu biar Anda bisa leluasa mengerjakan tugas detektif Anda.

Pindahkan kartu SIM ke handphone lain

iPhone SIM card

Kalau iPhone nya sama sekali tidak bisa dinyalakan meskipun sudah dicharge selama berjam-jam, Anda bisa mencoba memindahkan kartu SIM yang ada di dalam iPhone ke handphone lain yang mendukung.

Untuk iPhone 4/4S kartu SIM yang digunakan adalah ukuran micro (sedang) sedangkan untuk iPhone 5 keatas ukurannya adalah nano (kecil). Setelah memindahkan kartu SIM dari iPhone yang hilang tersebut ke handphone milik Anda, Anda bisa mulai mencari informasi kontak yang mungkin tersimpan pada memori kartu SIM tersebut. Biasanya memori penyimpanan dari kartu SIM tidak begitu besar, hanya puluhan KB saja, tetapi cukup untuk menyimpan beberapa nomor penting. Segera hubungi nomor yang mungkin kenalan dekat dari si pemilik iPhone.

Seandainya fitur Siri tidak membantu mencari tahu siapa nama pemilik iPhone karena belum diaktifkan atau informasi kontak belum dimasukkan secara lengkap oleh sang pemilik, Anda bisa memasukkan kartu SIM cadangan ke iPhone dan meneleponnya dari handphone yang berisi kartu SIM bawaan iPhone. Dengan begitu ketika Anda menelepon ke iPhone tersebut nama peneleponnya akan muncul di layar yang mungkin juga dilengkapi dengan foto.

Nama, nomor telepon dan juga foto sudah lumayan membantu di media sosial. Anda bisa gabungkan informasi tersebut dan mencarinya di media sosial, misalnya Facebook.

Anda bisa mencari nama terlebih dahulu pada kolom pencarian Facebook, kemudian bandingkan dengan foto yang muncul. Kalau cocok atau ada kemiripan, Anda bisa membuka halaman profil orang tersebut untuk melihat status terbarunya. Kalau ada status-status yang berkaitan soal iPhone yang hilang, congrats!! Anda sudah berhasil menemukan pemiliknya. Selain nama dan alamat email, Facebook juga menerima pencarian berupa nomor telepon dan akan menampilkan nama akun Facebook yang nomor teleponnya sama dengan yang Anda cari.

Facebook search

4. iPhone nyala dan terkunci serta muncul pesan kehilangan (Lost Mode)

iPhone, iPad dan iPod touch yang menjalankan iOS versi 7 ke atas sudah dilengkapi dengan fitur Activation Lock. Fitur Activation Lock adalah fitur bawaan untuk iPhone (dan iPad/iPod touch) dengan iOS 7 ke atas yang berguna untuk mencegah proses aktivasi kembali pada iPhone yang hilang/dicuri dengan cara mengharuskan dimasukkannya Apple ID dan password pemilik asli. Selain untuk keperluan aktivasi, Apple ID dan passwordnya juga dibutuhkan pada proses menonaktifkan Find My iPhone (aplikasi pelacak) dan sebelum melakukan reset.

Find My iPhone

Activation Lock ini terhubung dengan iCloud milik Apple yang memungkinkan pelacakan iDevice yang hilang. Salah satu fitur yang tersedia adalah Lost Mode alias mode hilang. Seseorang bisa mengunci suatu iPhone secara remote dengan cara mengaktifkan fitur Lost Mode melalui website iCloud.com, atau melalui aplikasi Find My iPhone yang diakses dari perangkat iOS lain seperti iPad atau iPod touch.

Dengan fitur Lost Mode ini si pemilik iPhone yang hilang bisa mengirimkan pesan khusus ke iPhone miliknya yang hilang dengan catatan, iPhone tersebut terhubung ke internet. iPhone yang dalam Lost Mode akan terkunci layarnya dan data di dalamnya tidak akan bisa diakses. Tapi meskipun begitu informasi yang ditampilkan oleh si pemilik sudah cukup untuk segera ditindaklanjuti. Biasanya seseorang akan mengirimkan pesan kehilangan, nomor telepon yang bisa dihubungi, alamat email yang bisa dihubungi, ataupun alamat rumah yang bisa di datangi. Misalnya, “iPhone ini hilang, segera hubungi nomor 081*********”, atau “iPhone ini hilang, mohon hubungi nomor 081******** atau ke alamat ini …”, dsb.

Jadi, kalau ternyata iPhone yang Anda temukan dalam kondisi Lost Mode dan ada pesan di layarnya, segeralah meresponnya dengan menghubungi pemiliknya.

5. iPhone nyala tetapi tidak terkunci passcode dan tidak dalam Lost Mode

Find My iPhone

Ini skenario yang hampir sama dengan skenario pertama, masih nyala dan tidak terkunci sama sekali, namun ada yang perlu diperhatikan sedikit.

Dikarenakan Activation Lock/Find My iPhone yang hanya bisa melacak sebuah iPhone dan mengaktifkan fitur Lost Mode hanya kalau iPhone nya terhubung internet saja, maka untuk iPhone yang ditemukan di jalanan kita perlu mengetahui dengan jelas kondisi dari iPhone tersebut.

  • Koneksi internet
  • Apakah iPhone nya bisa terhubung ke internet melalui jaringan seluler pada saat ditemukan? Kalau iPhone nya punya kartu SIM yang memiliki paket data dan internetnya aktif, maka cepat atau lambat si pemilik akan segera menguncinya dan mengirimkan pesan Lost Mode ke iPhone tersebut. Tugas Anda sebagai pengemban misi adalah menjaga agar iPhone bisa tetap terhubung ke internet dengan lancar tanpa hambatan. Jangan putuskan internetnya, jangan cabut kartu SIM nya, dan tentu saja jangan matikan iPhone nya. Tunggu sampai iCloud menjalankan tugasnya, mengirimkan pesan si pemilik ke iPhone yang Anda pegang.

    Seandainya iPhone nya tidak terhubung ke internet (bisa jadi karena pulsa/paket data habis), bisa dipastikan kalau pesan kehilangan tidak akan datang saat itu juga. Anda bisa membantu si pemilik yang malang dengan menghubungkan iPhone nya ke internet melalui jaringan wi-fi dan menunggu sampai pesan Lost Mode-nya muncul.

  • Konfigurasi Find My iPhone (FMI)
  • Mengaktifkan Find My iPhone/Activation Lock adalah hal yang sangat dianjurkan kepada setiap pengguna iDevices. Ini adalah fitur keamnan yang sangat penting yang bisa melindungi iDevice Anda dari situasi horror seperti kehilangan atau kecurian. Tapi meskipun begitu ada saja orang-orang yang tidak juga mengaktifkan fitur ini pada iDevice miliknya. Sebagian karena lupa, dan sebagian karena tidak tahu caranya atau tahu caranya tetapi belum sadar betul dengan pentingnya fitur ini. Oleh karena itu kalau suatu saat Anda menemukan sebuah iPhone yang tidak terkunci passcode/password dan juga tidak dalam mode hilang/Lost Mode sementara masih terhubung ke internet, Anda harus segera memeriksa konfigurasi Find My iPhone pada iPhone tersebut karena kemungkinan besar belum diaktifkan.

    Pada iPhone yang FMI-nya belum sempat diaktifkan sebelum hilang atau pernah aktif tetapi entah kenapa jadi nonaktif (OFF) lagi, tidak akan ada pesan Lost Mode yang akan muncul di layar iPhone tersebut karena meskipun terhubung ke internet, iPhone nya tidak bisa berkomunikasi dengan iCloud. Karena FMI adalah jembatan yang menghubungkannya. Untuk iPhone dengan kondisi seperti itu FMI tidak bisa membantu, makanya Anda kembali harus memanfaatkan trik mencari identitas seperti yang sudah saya jelaskan pada skenario #1 di atas.

Oke, saya rasa 5 skenario di atas sudah cukup untuk membantu Anda paham langkah-langkah apa yang tepat atau harus diambil. Seandainya ada yang kurang, kelupaan atau mau ditambahkan, silakan berikan tips Anda pada kolom komentar di bawah. Kalau mau berbagi pengalaman juga boleh :)

Tambahan

Untuk iPhone atau iPad, kalau Anda masih punya niat untuk mengembalikannya maka sebaiknya jangan melakukan reset atau restore ulang. Restore (melalui PC) memang akan menghilangkan passcode yang ada pada iPhone tapi juga menghilangkan data-datanya dan semua informasi yang bisa membantu Anda untuk menemukan kembali pemiliknya.

Referensi:
[Macworld]
[TeachMeiOS]
[Apple Support]
[Apple Support]