Benarkah update OTA pada iOS selalu bermasalah?

Saya biasa mendengar orang-orang komplain soal update Over the air (OTA) yang bermasalah di media sosial. Bahwa update dengan cara OTA pasti akan menyebabkan masalah seperti masalah baterai, muncul bug atau glitch aneh, masalah jaringan, dan lain-lain sebagainya.

Saya tahu kalau memang terkadang update dengan cara OTA bisa menyebabkan masalah, tetapi sebenarnya itu tidak selalu terjadi. Yang jadi masalah, orang-orang yang komplain itu sudah terlanjur membuat orang lain jadi waspada dan takut untuk update dengan cara OTA lagi.
Continue reading “Benarkah update OTA pada iOS selalu bermasalah?”

iPhontPorter, cara mudah porting font untuk iPhone

Buat yang suka gonta-ganti font di iPhone (jailbreak) kalian, sepertinya makin mudah nih untuk memasang font-font keren. Tinggal cari font yang diinginkan (dan legal) di internet, download, lalu port/konversi lewat iPhontPorter ini.

Syaratnya tentu saja, harus jailbreak (iOS 8 – 9.0.2) dan ada aplikasi BytaFont versi 2 atau 3.

iPhontPorter™ is a website that allows you to automatically port any font to iOS (provided that it is freeware or open-source). We are happy to say that it is the first site of its kind 😊 The process of ‘portation’ is very similar to that explained in the many guides available online except that here it is automated by a back-end program.

Sebuah bug iOS yang dapat merusak perangkat 64-bit dengan mudah

Sebuah bug yang sederhana tapi cukup berbahayanya baru saja ditemukan.

Hanya dengan mengatur kalender (Date & Time) ke 1 Januari 1970 akan mengakibatkan kerusakan/kegagalan pada proses boot (stuck di logo Apple), bahkan restore dan DFU mode tidak dapat membantu.

Untuk membuktikan kebenaran bug ini ternyata ada yang rela merusak iPhone 6 miliknya dan membuat video khusus…
Continue reading “Sebuah bug iOS yang dapat merusak perangkat 64-bit dengan mudah”

“Kenapa banyak iPhone refurbish?”

Beberapa waktu yang lalu pada artikel Mengenai iPhone refurbish ada seorang pembaca yang menanyakan soal iPhone rekondisi/refurbished…

kalo banyak banget iPhone refurbished yg beredar, apa iPhone termasuk kurang bagus? berarti banyak iPhone yg dikembailkan karena rusak kan?

Sayangnya dulu saya tidak sempat untuk membalasnya karena kelupaan, dan karena sudah terlambat untuk membalasnya langsung di sana, maka saya berniat untuk membalasnya melalui postingan ini.
Continue reading ““Kenapa banyak iPhone refurbish?””

Perlombaan review

Success

Pengguna iPhone, iPad dan iPod touch (iDevices) boleh berbangga karena keistimewaan yang dimiliki perangkat mereka. Setiap kali Apple meluncurkan iOS terbaru, semua perangkat yang mendukung langsung kebagian. Tidak ada sistem bertahap. Tidak ada ketergantungan terhadap OEM, pembagian berdasarkan negara, ataupun ketergantungan terhadap operator seperti halnya perangkat-perangkat Android.

Semua orang kebagian, semua orang berbahagia. Everybody’s fine.
Continue reading “Perlombaan review”

Cara restart/reboot iPhone

Restart biasa

Restart iPhone

  1. Pada kondisi standby, tekan dan tahan tombol Power (disebut juga tombol Sleep/Wake) sampai slider-nya muncul.
  2. Geser slider sampai ujung untuk mematikan iPhone.
  3. Setelah iPhone mati dengan sempurna, tekan tombol Power lagi untuk menyalakan.

Force restart

Force restart/reboot biasanya dijalankan ketika menyegarkan memori dari aplikasi yang tidak merespon (freeze/hang) atau masalah-masalah ringan lainnya.

Force restart iPhone

Cara force restart adalah dengan menekan tombol Power dan Home secara bersamaan selama kurang lebih 10 detik sampai logo Apple muncul lalu lepaskan. Kemudian tunggu sampai iPhone nyala kembali dengan normal.

Petisi untuk menyelamatkan jack 3.5 mm

Sebuah petisi menolak dihilangkannya jack 3.5 mm dari iPhone 7 muncul tiba-tiba dan menjadi sangat populer. Targetnya sih lumayan, 250.000 nama.

Not only will this force iPhone users to dole out additional cash to replace their hi-fi headphones, it will singlehandedly create mountains of electronic waste — that likely won’t get recycled.

Sebenarnya persoalan dihilangkannya jack 3.5 mm pada iPhone 7 masih sebatas rumor (untuk saat ini). Tetapi berhubung rumor ini sudah sangat sering muncul di situs-situs besar, maka kemungkinan rumor ini menjadi kenyataan cukup besar, meskipun tidak selalu.

Saya sendiri juga kurang setuju kalau jack 3.5 mm dihilangkan demi kompatibilitasnya dengan headset-headset yang sudah ada. Tapi, sebagai pengguna biasa kita tidak bisa berbuat apa-apa. Saya ragu kalau Apple mau peduli dengan 250.000 orang yang tidak setuju itu. Lagipula Apple sudah sering melakukan ini, dan meskipun selalu diprotes, Apple tetap merilisnya.

Tahun 2015 lalu pada bulan Maret Apple memperkenalkan MacBook terbaru yang desainnya sangat tipis. “Can you see it?” kata Tim Cook sambil senyum-senyum.

Yang revolusioner dari MacBook tersebut bukan hanya desain keyboard-nya atau semata-mata desain tipisnya saja. Tapi baterainya. Apple menemukan cara membuat MacBook menjadi lebih tipis dengan mendesain baterainya berlapis-lapis mengikuti kontur bagian dalam MacBook. Dengan desain seperti itu baterai MacBook bisa menggunakan semua ruangan yang tersedia di dalam chassis. Tapi sayang, karena sebagian besar port harus dikorbankan dan yang tersisa adalah jack 3.5 mm dan port USB tipe C yang posisinya berada pada bagian paling belakang MacBook.

Jadi kalau melihat pengalaman dari MacBook ini, Apple tentu sudah punya rencana untuk menghabisi jack entah tahun ini atau tahun depan. Yang penting, untuk apa? Semoga bukan semata-mata untuk desain tipis saja.