apple_iphone_6_drops_smartphone_106178_2560x1600

Smartphone memang bukanlah sebuah alat yang digunakan di dalam air atau lingkungan yang basah (well kecuali pada kebanyakan smartphone-smartphone asal Jepang), tapi entah mengapa air selalu bisa mencari jalan untuk menyentuh perangkat yang satu itu. Entah itu di pantai, kolam renang, kolam ikan, di parit, bak kamar mandi, di toilet, mesin cuci, air hujan, ataupun dari tumpahan air minum. Selalu saja ada cara. Bahkan meskipun Anda orang yang jarang ke pantai atau kolam renang, air akan datang melalui cara yang tak terduga.

Apapun itu caranya dan di manapun itu, iPhone yang kecebur air harus dianggap sebagai situasi darurat. Bagimana tidak, waktu dan bad luck saja bisa membuat benda berteknologi canggih dan mahal ini tidak bisa diselamatkan lagi.

Berikut ini bukanlah sebuah panduan untuk menyelamatkan iPhone yang kena air, tapi ini adalah panduan yang bisa membantu Anda memperbesar harapan iPhone Anda terselamatkan. So, there’s a different ;)

Segera matikan

Sesegera mungkin angkat iPhone yang jatuh dari air. Semakin singkat waktunya, semakin besar harapan untuk bisa normal kembali. Begitupun sebaiknya, semakin lama dia di dalam air, semakin banyak ongkos untuk memperbaikinya. Jadi, seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, waktu is the way of success. Waktu adalah kunci kesuksesan. Perbedaan beberapa detik saja bisa signifikan pada si iPhone.

Begitu keluar dari air, segera matikan (kalau masih nyala) untuk mencegah kerusakan yang muncul akibat arus pendek pada bagian dalam iPhone, terutama pada konektor-konektor. Air dan perangkat elektronik biasanya tidak memiliki hubungan yang baik.

LCD and digitizer connectors

Keringkan

Ini sudah jelas. Langkah berikutnya adalah dengan mengeringkan si iPhone. Keringkan bagian luarnya dengan lap bersih dan kering. Dan, karena iPhone adalah smartphone yang jarang hang yang berarti baterainya tidak pernah bisa dicabut langsung, maka saya sarankan untuk diamkan iPhone dalam posisi berdiri dan biarkan gravitasi menarik sisa-sisa air di dalam untuk keluar dengan sendirinya dari celah bawah.

Digoncangkan atau dipukul-pukul supaya airnya lebih cepat keluar? Hmm.. cara ini terdengar bagus tapi tindakan ini malah akan membuat air di dalam semakin menyebar ke segala arah, dan mungkin akan menyentuh ke bagian yang masih kering atau vital dari perangkat. So, let it flow.

Dirasa sudah kering? Bagus, tapi jangan dulu dinyalakan

Layar juga bisa jadi indikator seberapa banyak air yang berhasil masuk ke bagian dalam iPhone. Kalau saat diangkat layarnya penuh air, artinya itu adalah berita buruk. Tapi kalau seandainya layarnya tampak kering dan baik-baik saja, belum tentu bagian lainnya baik.

Meski Anda sudah yakin si iPhone sudah kering, mohon untuk tidak menyalakannya. Saya tahu, siapapun akan memiliki hasrat sangat besar untuk segera menyalakannya untuk mengetahui nasib sahabatnya itu. Tapi percayalah, menyalakannya terlalu cepat sama dengan mengucapkan mantra kematian untuknya. Kabar baiknya, itu adalah cara yang tepat untuk punya alasan membeli sebuah iPhone baru ;)

Dan jangan coba untuk men-charger nya, ffs

Karena itu adalah cara yang benar untuk membuat kembang api di dalam rumah. Saya yakin kembang api sebaiknya dinyalakan di luar rumah, pada malam tahun baru.

Keringkan lebih lanjut…

Beras putih

… menggunakan beras. Tidak diragukan lagi beras adalah cara de-facto untuk mengeringkan smartphone yang baru saja tercebur. Beras cukup ampuh untuk mengeringkan bagian dalam smartphone yang masih lembab. Sebenarnya butir-butir silica adalah pilihan pertama dan yang terbaik untuk tugas seperti ini. Tetapi karena sangat jarang ada orang mengumpulkan paket-paket silica dari sepatu atau kamera yang dia beli, maka tugas silica diambil alih oleh beras. Lagian, kita berada di Indonesia di mana beras bisa ditemukan di mana-mana, alias ready stock.

Saran saya, sebelum mengubur si iPhone yang masih lembab itu ke dalam beras, bungkus iPhone nya terlebih dahulu dengan sesuatu yang tipis seperti tisu atau kain tipis untuk mencegah butiran-butiran halus (debu/tepung) dari beras masuk ke celah-celah iPhone. Jangan sampai itu masuk ke bagian jack atau speaker iPhone dan menjadi masalah berikutnya bagi Anda.

Diamkan selama beberapa… hari

Pada tahap ini, disarankan untuk menunggu selama beberapa hari sebelum menyalakannya kembali.

Terlalu lama? Mungkin, tapi itu semua tergantung seberapa banyak air yang masuk, yang tergantung pada seberapa cepat iPhone nya diangkat dari air. Tapi, jangan mengambil resiko. Sebaiknya ambil waktu selama mungkin karena menyalakannya terlalu cepat (>24 jam itu terhitung cepat) biasanya akan berbuah kekecewaan. Satu minggu atau lebih juga boleh.

Beras bukan segalanya

Beras memang akan sangat membantu dalam proses pengeringan tingkat lanjut, tapi beras bukanlah kunci kesuksesan. Beras punya batas. Kalau terlalu lama terendam (sampai layarnya penuh air, misalnya) jangan harap iPhone nya bisa nyala kembali tanpa kerusakan berarti. Jangankan kerusakan, bisa nyala pun sudah bagus.

Waktunya mencari tahu

Setelah beberapa hari atau minggu menjalani hari-hari tanpa si sahabat elektronik yang menemani, Anda akhirnya siap. Siap untuk menghadapi sebuah kenyataan apakah besok lusa Anda sudah meng-update status dari hape baru, atau, Anda dengan suka cita mengakui kalau iPhone adalah produk yang luar biasa dari Apple.

*drum roll*

Soal garansi

Di malam kejadian saat si iPhone baru saja ikut berenang di kolam tanpa ijin, Anda mungkin agak sulit tidur karena membayangkan banyak hal. Salah satu hal yang muncul di pikiran Anda waktu itu adalah soal garansi. Ya, mungkin bukan salah Anda sepenuhnya kalau iPhone nya tidak didesain anti air, tapi garansi tidak mencakup kerusakan yang disebabkan oleh air.

iPhone (dan iPod) dilengkapi dengan Liquid Contact Indicators (LCIs), yaitu indikator atau sensor cairan yang menunjukkan apakah perangkat tersebut pernah kena air atau tidak. Indikator ini terdapat pada bagian tertentu iPhone, luar dan dalam. Bagian luar biasanya pada bagian jack headphone atau pada slot kartu SIM. Dan bagian dalam biasanya ada di dekat baterai setelah casing dibuka.

Liquid Contact Indicators

Kesimpulan dan catatan

Angkat iPhone yang jatuh ke air secepat mungkin, lalu keringkan, dan diamkan selama mungkin, dengan beras. Kalau tidak, Anda sama seperti orang-orang itu yang “mas iPhone saya habis jatuh di toilet tadi malam, saya sudah keringkan selama 4 jam tapi kok belum bisa nyala ya? Solusinya mas?”

Walau banyak orang yang punya cerita sukses dari kejadian seperti ini, tapi sebagian besar iPhone yang pernah jatuh ke air tidak akan berfungsi normal 100% lagi. Bahkan ketika iPhone Anda nyala kembali dan terasa normal saat digunakan pertama kali, jangan terlalu heran kalau akan ada masalah muncul setelah beberapa hari digunakan.

Baterai, kualitas suara yang keluar dari speaker, hasil kamera dan responsifitas layar adalah hal-hal yang harus Anda perhatikan karena batarai, layar, dan speaker adalah bagian yang paling lemah terhadap air. Bagian-bagian tersebut adalah yang paling awal mengalami kerusakan setelah jatuh ke air.

Terakhir, untuk iPhone yang pernah jatuh ke air jangan dibawa ke Apple Store (atau toko resmi lainnya) karena garansi tidak berlaku untuk kerusakan yang disebabkan oleh cairan. Bawa ke tukang servis terdekat dan terpercaya Anda saja.

Good luck! 🙏

Referensi:
[iFixit]