PwnageTool, Sn0wbreeze dan RedSn0w adalah tiga program yang paling sering digunakan dalam dunia jailbreaking. Walaupun tujuannya adalah untuk me-njailbreak sebuah versi iOS, tetapi ketiga program ini berbeda dari segi fitur dan cara penggunaannya.

Jadi jika Anda berencana untuk menjailbreak iDevice milik Anda, gunakanlah yang sesuai atau yang cocok dan yang mudah Anda mengerti.

Jailbreak Programs

  1. RedSn0w

  2. RedSn0w

    • RedSn0w dikembangkan oleh iPhone Dev-Team (biasa disingkat dengan Dev-Team), sekelompok hacker iOS yang terkenal dalam komunitas jailbreaking.
    • Redsn0w pada awalnya bernama QuickPwn
    • RedSn0w tersedia untuk Mac OS X dan juga Windows
    • RedSn0w membutuhkan iDevice yang dalam kondisi DFU untuk dapat melakukan proses jailbreak
    • RedSn0w mengharuskan kita untuk memperbarui perangkat lunak (iOS) iDevice kita ke versi yang terbaru agar dapat dijailbreak.
    • RedSn0w tidak cocok digunakan oleh unlocker.
    • Selain untuk melakukan jaibreak, RedSn0w juga bisa digunakan untuk menyimpan/membackup SHSH pada iDevice.
  3. PwnageTool

  4. PwnageTool

    • Sama dengan Redsn0w, PwnageTool adalah program jailbreak yang dikembangkan oleh Dev Team.
    • PwnageTool hanya untuk pengguna Mac OS X saja, tidak untuk pengguna Windows ataupun Linux.
    • PwnageTool sering digunakan bagi para unlocker (para pemilik iPhone yang membutuhkan unlock) untuk mempertahankan baseband iDevice mereka agar tidak ikut naik/terupgrade pada saat restore.
    • PwnageTool digunakan untuk membuat custom firmware/iOS yaitu file iOS yang dimodifikasi agar dapat mempertahankan baseband dari iDevice.
  5. Sn0wbreeze

  6. Sn0wbreeze

    • Sn0wbreeze dibuat oleh seorang hacker iOS yang menyebut dirinya iH8sn0w
    • Sn0wbreeze cocok untuk pengguna Windows, dan merupakan alternatif dari PwnageTool
    • Sn0wbreeze memiliki fungsi yang mirip dengan PwnageTool, yaitu digunakan untuk membuat custom firmware/ipsw agar dapat mempertahankan baseband dari iDevice.
    • Fitur utama dari Sn0wbreeze:
      • Baseband Preservation Mode: Merupakan mode paling dasar dari sn0wbreeze. Hanya mempertahankan baseband saja, tidak menjailbreak ataupun tidak menginstall Cydia secara otomatis. Selain itu tidak ada fitur “hacktivate”.
      • Simple Mode: Mempertahankan baseband, sekaligus menjailbreak dan menginstall Cydia serta beberapa paket-paket penting.
      • Expert Mode: Juga mempertahankan baseband, melakukan jailbreak, menginstall Cydia, hacktivation, dan beberapa pake penting untuk jailbreak.
  7. Absinthe

  8. Absinthe

    • Adalah sebuah program jailbreak yang dikembangkan oleh Chronic Dev Team.
    • Selain versi GUI, Absinthe juga memiliki versi command-line yang dijalankan dari Command Prompt/Terminal, dikembangkan oleh iPhone Dev Team.
    • Absinthe tersedia untuk platform Windows, OS X dan Linux.
    • Awalnya dirilis sebagai solusi jailbreak untuk iPhone 4S dan iPad 2 pada iOS 5.0.1.

    Versi awal dari Absinthe, menggunakan exploit yang disebut dengan Corona. Exploit ini sukses digunakan pada iOS versi 5.0.1 terutama untuk iPhone 4S dan iPad 2. Versi berikut dari Absinthe menggunakan exploit Racoon, yang tidak lain adalah anagram dari Corona. Corona bekerja dengan baik untuk semua iDevice pada iOS 5.1.1.

Jailbreak Patch

Yang dimaksud dengan patch adalah sebuah program kecil yang dibuat untuk memperbaiki masalah atau memperbarui dan menambah fitur program lain.

Developer seperti iPhone Dev-Team sudah terkenal dengan Redsn0w, program jailbreak terpopuler saat ini. Jika sebuah exploit jailbreak telah ditemukan (baik oleh Dev-Team maupun dari hacker lain) dan siap untuk dipublikasikan, mereka (Dev-Team) biasanya langsung memasukkan exploit tersebut langsung kedalam Redsn0w, mereka tidak membuat sebuah program baru. Selain karena Redsn0w sudah sangat populer, Redsn0w juga sudah memiliki banyak fitur tambahan, berbeda dengan program jailbreak lain yang biasanya hanya terdiri dari satu tombol utama saja yaitu tombol “Jailbreak”.

Chronic Dev Team disisi lain biasanya akan merilis program baru jika exploit jailbreak yang baru telah ditemukan. Contohnya adalah Greenpois0n dan Absinthe.

Chronic Dev dan Dev Team sering bekerja sama dalam merilis program jailbreak. Jika salah satu hacker dari Chronic Dev menemukan exploit yang baru, biasanya mereka akan membuat program jailbreak yang baru, lalu exploitnya tersebut akan dikirim ke Dev Team (untuk dimasukkan ke Redsn0w). Kerjasama dari kedua tim ini membuat setiap program jailbreak yang baru akan mempunyai exploit yang sama. Sebagai contoh, pada saat Absinthe 2.0.4 (Racoon) dirilis, Redsn0w versi terbaru pada saat itu juga sudah mengikut sertakan exploit Racoon. Sangat jarang dua buah program jailbreak berbeda menggunakan exploit yang berbeda.

Tethered jailbreak adalah kondisi yang terjadi jika sebuah program jailbreak memiliki exploit yang tidak cukup kuat untuk menerobos keamanan iOS, dan akan membuat iDevice berakhir pada boot-loop. Walaupun kebanyakan orang sudah sadar tentang resiko dari jailbreak tethered ini, tetapi karena kegiatan jailbreak sudah menjadi sangat populer dikalangan pemilik iDevice, orang-orang akan tetap menjailbreak iDevice mereka, tidak peduli sudah untethered atau masih tethered jailbreak.

Berdasar pada kenyataan ini, para developer biasanya merilis patch disamping program jailbreak utama. Absinthe 2.0.4 (utama) dan Rocky Racoon 5.1.1 (patch) misalnya.

Absinthe 2.0.4 akan digunakan bagi orang-orang yang memiliki iDevice yang masih fresh, belum dijailbreak atau baru saja di restore. Sedangkan Rocky Racoon 5.1.1 akan digunakan bagi orang-orang yang sudah menjailbreak iDevicenya tetapi masih tethered untuk mendapatkan untethered jailbreak. Jailbreak patch semacam ini sangat berguna bagi orang yang tidak ingin merasakan untethered jailbreak tanpa harus merestore ulang iDevice mereka, entah karena data-data yang sudah banyak tersimpan atau murni karena malas saja.

Program utama adalah program jailbreak yang dijalankan dari komputer. Sedangkan jailbreak patch adalah sebuah program kecil yang harus diinstall langsung ke iDevice yang masih tethered jailbreak, bisa didapatkan dari Cydia.

Unlock Tools

  1. Ultrasn0w

    • Ultrasn0w adalah unlock tools yang berbasis software
    • Ultrasn0w dibuat oleh @MucleNerd yang merupakan salah satu anggota inti dari iPhone Dev Team
    • Ultrasn0w hanya mendukung sebagian besar baseband versi lama, yaitu:
      • 1.59.00
      • 4.26.08
      • 5.11.07
      • 5.12.01
      • 5.13.04
      • 6.15.00
    • Versi terbaru dari Ultrasn0w saat ini adalah versi 1.2.7 yang sudah mendukung sampai iOS 5.1.1. Untuk informasi selengkapnya tentang Ultrasn0w silakan ke halaman ini
  2. GEVEY

    • Gevey juga adalah salah satu unlock tools, tetapi berbeda dengan Ultrasn0w. Gevey adalah unlock tools berbasis hardware
    • Berbasis hardware di sini bukan berarti melibatkan proses modifikasi hardware, tetapi hanya menambahkan sebuah komponen baru.
    • GEVEY adalah sebuah simcard tray yang dirancang khusus yang dapat digunakan untuk mengunlock iPhone
    • varian terbaru saat ini adalah GEVEY Ultra (iPhone 4) dan GEVEY Ultra S (iPhone 4S)
    • Gevey hanya mendukung baseband tertentu saja, dan sebagian besar adalah baseband versi terbaru, yaitu:
      • 1.59.00
      • 2.10.04
      • 3.10.01
      • 4.10.01
      • 4.11.08
      • 4.12.01
      • 1.0.11
      • 1.0.13
      • 1.0.14
      • 2.0.10

SHSH Programs

  1. Redsn0w

  2. TinyUmbrella