Sn0wbreeze

Ini adalah halaman yang khusus menyediakan tutorial jailbreak iPhone menggunakan Sn0wbreeze. Selain untuk jailbreak, fitur utama dari Sn0wbreeze adalah untuk membuat custom ipsw atau custom firmware yang berguna untuk mempertahankan baseband dari iPhone. Mempertahankan baseband dari iPhone sangat diperlukan jika Anda adalah pemilik iPhone SU yang membutuhkan unlock.

Perhatian!:
Saya tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang mungkin terjadi pada perangkat Anda. Jika perangkat Anda bermasalah, tolong jangan menyalahkan saya, atau para developer jailbreak. Yang perlu Anda lakukan adalah posting masalah Anda di sini dan jelaskan secara rinci apa yang terjadi. Percayalah, selama kerusakan yang terjadi bukan pada hardware, perangkat Anda akan selalu bisa diperbaiki. Tapi, jika Anda mengikuti panduan berikut ini dengan hati-hati saya yakin tidak akan terjadi apa-apa pada perangkat Anda. Terima kasih.

Langkah 1

iTunes

Pertama-tama, pastikan kalau iTunes sudah terinstall di komputer Anda. Kalau belum terinstall, Anda bisa mendownload iTunes terbaru langsung dari situs Apple.

Langkah 2

iOS
Download iOS yang sesuai dengan versi yang ingin Anda upgrade atau yang ingin Anda jailbreak. Misalnya, saat ini iPhone Anda menjalankan iOS 4.3.3 dan Anda berniat untuk mengupgrade ke iOS 5.0, maka Anda harus mendownload file iOS 5.0 terlebih dulu.

Langkah 3

Sn0wbreeze
Download Sn0wbreeze yang sesuai dengan iOS yang ingin Anda jailbreak dari halaman Downloads.
Download: Sn0wbreeze v2.9 (untuk iOS 3.1.3, 3.2.x, 4.0.x, 4.1, 4.2.1, 4.3 – 4.3.3, dan 5.0.1)

Langkah 4

Exstrak, dan jalankan Sn0wbreeze yang telah didownload.
Snowbreeze

Langkah 5

Saat Sn0wbreeze berjalan, akan tampil seperti ini:
Sn0wbreeze

Klik OK > Close Credit untuk melewati tampilan credit dari Sn0wbreeze.
Sn0wbreeze

Selanjutnya adalah mengklik tombol Next (tombol biru).

Langkah 6

Buka Windows Explorer dan cari file .ipsw yang telah Anda siapkan sebelumnya.
iOS

Kemudian klik file .ipsw tersebut lalu tarik ke jendela utama Sn0wbreeze dan lepaskan (drag & drop).
Sn0wbreeze

Pastikan bahwa Sn0wbreeze sukses mengenali file .ipsw tersebut. Kalau sukses, akan muncul seperti gambar ini:
Sn0wbreeze

Klik Next untuk melanjutkan ke langkah berikutnya.

Langkah 7

Anda akan muncul 3 buah pilihan dan Anda akan disuruh memilih modus mana yang akan Anda gunakan seperti yang tampil pada gambar di bawah ini.
Sn0wbreeze
Maksud dari ketiga pilihan tersebut adalah:

  • Baseband Preservation Mode: Merupakan mode paling dasar dari Sn0wbreeze. Hanya mempertahankan baseband saja, tidak menjailbreak ataupun tidak menginstall Cydia secara otomatis. Selain itu tidak ada fitur “hacktivate“.
  • Simple Mode: Mempertahankan baseband, sekaligus menjailbreak dan menginstall Cydia serta beberapa paket-paket penting.
  • Expert Mode: Juga mempertahankan baseband, melakukan jailbreak, menginstall Cydia, ada fitur hacktivate dan beberapa opsi penting untuk jailbreak.

Kalau ingin membuat custom ipsw yang langsung bisa di jailbreak, maka pilihlah menu Simple Mode, tapi kalau Anda hanya ingin mempertahankan basebandnnya saja dan tidak butuh jailbreak, maka Anda bisa memilih menu paling atas (Baseband Preservation Mode).

Sn0wbreeze

Kemudian klik Next.

Jika memilih Baseband Preservation Mode, maka pada saat Anda mengklik tombol Next akan muncul kotak dialog seperti ini:
Sn0wbreeze

Klik Yes untuk memprosesnya.

Langkah 8

Sn0wbreeze kemudian akan memproses file .ipsw yang telah Anda masukkan dan akan membuat sebuah file .ipsw yang baru yang disebut custom ipsw atau custom firmware.
Sn0wbreeze
Tunggu sampai proses ini selesai (biasanya memakan waktu 5-10 menit).

Langkah 9

Setelah Sn0wbreeze sukses membuat custom ipsw, akan muncul tampilan seperti ini:
Sn0wbreeze

Periksa apakah file .ipsw buatan Sn0wbreeze sudah benar-benar jadi, biasanya lokasi nya ada di Desktop Windows,
Sn0wbreeze

Kalau file .ipsw nya sudah muncul, klik saja tombol OK untuk melanjutkan ke langkah selanjutnya,
Sn0wbreeze

Langkah 10

Kemudian Sn0wbreeze akan menuntun Anda untuk membuat iPhone Anda masuk ke DFU Mode.
Langkah awal:

  • Matikan iPhone Anda
  • Hubungkan iPhone dengan komputer
  • Klik tombol Start jika Anda sudah siap

Sn0wbreeze

Langkah selanjutnya:
Tekan dan tahan tombol Power dan Home secara bersamaan selama beberapa detik,
Sn0wbreeze

Lepaskan tombol Power dan tetap tekan tombol Home,
Sn0wbreeze

Langkah 11

Setelah Sn0wbreeze mendeteksi iPhone Anda sudah masuk ke DFU mode, klik Start untuk menjalankan Pwned DFU.

Langkah 13

Sn0wbreeze akan menjalankan iReb, dan begitu iPhone Anda berhasil masuk ke modus Pwned DFU (layar menjadi hitam) maka akan muncul kotak dialog yang memberitahukan bahwa iPhone Anda sudah siap di restore.

Langkah 14

Jalankan iTunes, tunggu sampai iTunes mengenali iPhone Anda dan memberitahukan bahwa iPhone sedang dalam recovery mode.
iTunes

Tekan Shift pada keyboard sambil mengklik tombol Restore pada iTunes,
iTunes

Kemudian carilah custom ipsw hasil buatan Sn0wbreeze tadi (jangan pilih yang masih original).

Langkah 15

iTunes akan memulai proses restore pada iPhone Anda. Dengan menggunakan Sn0wbreeze Anda bisa mengupgrade iOS tanpa mengupgrade baseband.

Catatan:
Karena memilih Baseband Preservation Mode pada langkah sebelumnya, jadinya proses ini tidak akan menjailbreak iPhone Anda. Kalau mau menjailbreaknya, pilih mode Simple pada langkah awal tadi, atau gunakan program jailbreak lainnya contohnya Redsn0w.


Boot tethered

iBooty adalah sebuah program yang terekstrak otomatis (muncul sendiri) setelah Sn0wbreeze selesai membuat custom ipsw, biasanya tersimpan pada desktop. Gunakan iBooty untuk membuat iPhone Anda nyala dengan normal (setelah stuck pada logo Apple – hanya untuk jailbreak tethered) .

Langkah 1

Jalankan iBooty dari komputer Anda.

Langkah 2

Pada menu dropdown, pilih device Anda (misalnya iPhone x) dan klik tombol Start.

Langkah 3

Setelah mengklik tombol Start, Anda akan dituntun untuk membuat iPhone Anda masuk ke DFU mode. Ikuti saja instruksinya sampai selesai hingga iPhone Anda bisa nyala kembali dengan normal.